15 Metode Pembelajaran Yang Efektif Diterapkan Oleh Guru

15 Metode Pembelajaran Yang Efektif Diterapkan Oleh Guru
photo by unsplash/nci

Berkecimpung di dunia pendidikan adalah profesi yang sangat mulia. Menjadi guru atau pengajar yang berhasil membuat anak didiknya menjadi orang yang sukses merupakan suatu perbuatan yang tidak dapat terbayarkan. Untuk menjadi guru yang sukses harus mengetahui metode pembelajaran (learning methods) yang tepat untuk diimplementasikan kepada anak-anak didiknya. Lalu, apa yang dimaksud dengan metode pembelajaran? Apa pengertian dari metode pembelajaran? Apa saja jenis-jenis metode pembelajaran yang efektif diterapkan dalam mendidik? Dan, apa fungsi dan tujuan dari learning methods tersebut? Untuk mengetahuinya, mari kita ulas satu persatu secara lebih rinci.

Pengertian Metode Pembelajaran Secara Umum

Pengertian metode pembelajaran adalah proses penyampaian materi pendidikan kepada siswa yang dilakukan secara sistematis dan teratur oleh staf pengajar atau guru. Pendapat lain memaparkan bahwa metode pembelajaran adalah strategi atau taktik untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas yang diterapkan oleh staf pengajar sehingga tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai secara efektif.

Seorang guru harus menguasai metode yang tepat dalam proses belajar mengajar, sesuai dengan karakter muridnya. Dengan begitu, proses belajar-mengajar menjadi lebih menyenangkan dan efektif sehingga anak didik dapat menyerap pelajaran dengan lebih mudah.

Baca Juga: Pengertian Metode Penelitian, Jenis-Jenis dan Contohnya

Definisi Metode Pembelajaran Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami apa metode pembelajaran itu, para ahli telah menjelaskan definisi mengenai metode pembelajaran, yaitu sebagai berikut:

1. Sobri Sutikno

Pengertian metode pembelajaran adalah cara penyajian topik yang diberikan kepada siswa sehingga proses pembelajaran terjadi pada siswa dalam upaya mencapai tujuan mereka.

2. Hasby Ashidiqi

Pengertian metode pembelajaran adalah seperangkat cara untuk mencapai tujuan tertentu dalam proses pembelajaran.

3. Nana Sudjana

Metode pembelajaran adalah metode yang digunakan oleh guru untuk menjalin hubungan dengan siswa selama proses belajar mengajar.

4. Ahmadi

Definisi metode pembelajaran adalah pengetahuan tentang berbagai bentuk pengajaran yang digunakan guru atau instruktur.

5. Abdurrahman Ginting

Metode pembelajaran adalah metode atau pola unik untuk menggunakan berbagai prinsip dasar pendidikan, serta teknik dan sumber daya terkait lainnya agar proses pembelajaran terjadi pada siswa.

Fungsi dan Peran Metode Pembelajaran

Learning method memiliki fungsi tertentu. Menurut Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, ada beberapa fungsi dan peran dari metode pembelajaran, diantaranya yaitu:

1. Sebagai Alat Motivasi Ekstrinsik

Motivasi adalah dorongan dalam diri seseorang untuk melakukan sesuatu, baik secara sadar maupun tidak. Motivasi sangat diperlukan dalam proses belajar mengajar. Learning method memiliki peran sebagai alat motivasi eksternal (ekstrinsik) untuk siswa. Dengan cara ini, siswa dapat mengikuti proses belajar-mengajar dengan baik.

2. Sebagai Strategi Pembelajaran

Setiap siswa di kelas memiliki tingkat kecerdasan yang berbeda, terlepas dari kenyataan bahwa siswa terbaik memenuhi kelas. Keterampilan kecerdasan siswa ini akan mempengaruhi kemampuan mereka untuk menyerap pelajaran yang diajarkan oleh guru.

Dengan menerapkan metode pembelajaran tertentu, setiap siswa di kelas dapat menangkap dengan baik pengetahuan yang disampaikan oleh guru. Dengan cara ini, setiap guru harus mengetahui learning method terbaik yang dapat diterapkan untuk setiap kelas.

3. Sebagai Alat Untuk Mencapai Tujuan

Metode pembelajaran bertindak sebagai fasilitas pendidikan yang berfungsi untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa. Dengan kata lain, learning method adalah alat bagi siswa untuk mencapai tujuan belajar mereka.

Mempresentasikan subjek tanpa mempertimbangkan metode pembelajaran dapat mengurangi nilai kegiatan belajar mengajar. Selain fakta bahwa siswa kurang termotivasi, tidak adanya learning method akan menyulitkan guru untuk menyampaikan materi pendidikan sehingga tujuan pengajaran tidak tercapai secara efektif.

Baca Juga: Pengertian Kreatif, Ciri-Ciri Orang Kreatif, dan Bentuk-Bentuk Kreativitas

Tujuan Metode Pembelajaran

Pada dasarnya, tujuan utama dari learning method adalah untuk membantu mengembangkan keterampilan individu siswa sehingga mereka dapat memecahkan masalah. Adapun beberapa tujuan dari metode pembelajaran, diantaranya sebagai berikut:

  • Untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan individu mereka sehingga mereka dapat mengatasi masalah dengan solusi alternatif yang inovatif.
  • Agar proses pembelajaran dapat dilakukan dalam suasana yang menyenangkan dan memotivasi sehingga siswa dapat lebih mudah memahami materi pembelajaran.
  • Untuk membantu menemukan, menguji, dan menyusun data yang diperlukan dalam upaya mengembangkan disiplin ilmu.
  • Untuk memberikan pembelajaran ke arah yang ideal secara akurat, cepat, dan seperti yang diharapkan.
  • Fasilitasi proses pembelajaran dengan hasil yang baik sehingga tujuan pengajaran dapat tercapai.
  • Membantu proses belajar mengajar sehingga pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dapat dilaksanakan dengan cara terbaik.

15 Macam Metode Pembelajaran

Guru harus tahu metode pengajaran mana yang paling efektif dalam menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Jenis-jenis metode pembelajaran adalah sebagai berikut:

Metode Pembelajaran Ceramah

Metode ceramah adalah cara mengajar yang konvensional, yaitu menyampaikan informasi pelajaran secara lisan kepada siswa. Metode ini dianggap sebagai metode yang paling praktis dan ekonomis, tetapi metode ini memiliki beberapa kekurangan.

KelebihanKekurangan
Guru dapat sepenuhnya mengendalikan kelas.Beberapa siswa yang lebih suka belajar visual akan mengalami kesulitan menerima pelajaran.
Proses pembelajaran lebih mudah dilakukan.Siswa lebih pasif karena mereka hanya mendengarkan instruktur.
Himbauan siswa untuk berusaha berlatih fokus.Proses pengajaran lebih berfokus pada memahami kata-kata saja.
Kegiatan belajar mengajar dapat dihadiri oleh banyak siswa.Kegiatan belajar mengajar cenderung membosankan.

Metode Pembelajaran Diskusi

Metode diskusi adalah cara pengajaran yang menekankan kegiatan diskusi siswa untuk belajar memecahkan masalah. Metode ini dilakukan dengan membentuk kelompok diskusi untuk membahas suatu masalah tertentu.

KelebihanKekurangan
Mendorong peserta didik untuk mengungkapkan pendapat mereka.Hanya cocok untuk kelompok kecil.
Melatih peserta didik tentang toleransi dan hormati pendapat orang lain.Topik dalam diskusi biasanya terbatas.
Mendorong siswa untuk berpikir kritis.Diperlukan cara dan bentuk formal untuk mengekspresikan pendapat.
Proses diskusi cenderung didominasi oleh siswa yang suka berbicara.

Metode Pembelajaran Demonstrasi

Metode demonstrasi adalah metode pengajaran yang dilakukan dalam bentuk praktik sehingga siswa dapat melihat secara langsung apa yang sedang dipelajari. Metode ini biasanya lebih menarik dan membuat siswa lebih fokus pada topik.

KelebihanKekurangan
Siswa lebih mudah memahami informasi yang disampaikan oleh guru.Guru haruslah orang yang memiliki banyak pengetahuan tentang materi yang diajarkan.
Informasi lebih mudah dipahami karena melalui praktik langsung.Ini hanya efektif ketika siswa tidak terlalu banyak.
Meminimalkan kemungkinan kesalahpahaman karena siswa melihat bukti nyata.Tidak semua subjek bisa diperlihatkan.

Metode Kuliah Plus

Mirip dengan metode ceramah umum, tetapi disertai dengan metode lain dalam penyampaian subjek. Sebagai contoh;

  • Metode ceramah ditambah pertanyaan dan jawaban.
  • Metode kuliah plus diskusi dan tugas rumah.
  • Metode ceramah ditambah demonstrasi dan latihan.

Metode Pembelajaran Resitasi

Learning method resitasi ini mengharuskan siswa untuk membuat resume dari materi yang disampaikan oleh guru. Resume ditulis di atas kertas menggunakan kata-kata siswa sendiri.

Kelebihan:

  • Mendorong peserta didik untuk berlatih menulis yang baik.
  • Siswa cenderung lebih mengingat pelajaran yang diajarkan oleh guru.
  • Melatih siswa untuk bertanggung jawab dan mengambil inisiatif

Kekurangan:

  • Beberapa siswa meniru resume teman mereka, atau yang lainnya.
  • Sulit untuk menilai apakah siswa benar-benar memahami kurikulum yang telah mereka lakukan.

Metode Pembelajaran Eksperimental

Metode eksperimental dilakukan dengan kegiatan praktik atau percobaan laboratorium sehingga siswa dapat melihat objek secara langsung.

Kelebihan:

  • Siswa dapat mengeksplorasi dan mengembangkan melalui eksperimen.
  • Membuat siswa berpikir bahwa topik tersebut dapat diuji melalui eksperimen.
  • Menghasilkan siswa dengan jiwa peneliti untuk pengembangan ilmiah.

Kekurangan:

  • Siswa tidak dapat melakukan eksperimen tanpa alat.
  • Tidak semua subjek keilmuan yang dapat dilakukan dengan metode eksperimental.
  • Aktivitas metode ini hanya dapat dilakukan di bidang studi tertentu dan dalam waktu terbatas.

Metode Pembelajaran Karya Wisata

Metode karya wisata adalah learning method menggunakan lingkungan atau tempat-tempat tertentu yang memiliki sumber pengetahuan bagi siswa.

Kelebihan:

  • Metode ini harus menerima pengawasan langsung dari guru.
  • Memanfaatkan interaksi langsung dengan lingkungan alam dan tempat-tempat tertentu.
  • Kegiatan mengajar lebih menyenangkan dan menarik.
  • Mendorong siswa untuk lebih kreatif dalam berpikir dan mengekspresikan pendapat.

Kekurangan:

  • Membutuhkan biaya besar.
  • Kegiatan harus direncanakan dengan hati-hati.
  • Dalam pelaksanaannya harus melalui kesepakatan banyak pihak, baik sekolah, orang tua dan pihak lain.
  • Faktor keamanan menjadi sangat penting untuk dipertimbangkan.
  • Banyak siswa memprioritaskan tujuan rekreasi daripada tujuan belajar.

Metode Pembelajaran Latihan

Metode pelatihan adalah metode pengajaran yang dilakukan dengan melatih keterampilan sosial siswa dengan merancang, membuat, atau menggunakan sesuatu.

Kelebihan:

  • Dapat melatih keterampilan motorik dan kognitif siswa.
  • Anda dapat melatih kreativitas pada siswa.
  • Anda dapat melatih fokus, kecepatan, dan ketepatan siswa.

Kekurangan:

  • Beberapa siswa yang tidak tertarik akan mengalami kesulitan menyesuaikan diri.
  • Kemungkinan menghambat bakat lain yang ada dalam diri siswa.
  • Hal itu dapat membuat siswa bosan karena kegiatan ini membutuhkan waktu lama.

Metode Pembelajaran Perancangan

Metode perancangan, siswa dirangsang untuk melakukan proyek yang kemudian akan diperiksa.

Kelebihan:

  • Akan mendorong siswa untuk berpikir kritis dan dapat menyelesaikan masalah.
  • Melatih peserta didik sehingga mereka dapat mengintegrasikan pengetahuan, sikap, dan keterampilan secara terpadu.

Kekurangan:

  • Hanya bisa dilakukan ketika ada acara lomba.
  • Membutuhkan staf pengajar khusus untuk merencanakan dan melaksanakan kegiatan ini.
  • Ini membutuhkan sumber daya dan fasilitas yang cukup besar.

Metode Debat

Metode ini, siswa berdiskusi satu sama lain beradu argumentasi, baik secara individu maupun dalam kelompok. Perdebatan secara formal dilakukan dengan aturan-aturan tertentu di mana tujuannya adalah untuk membahas masalah dan bagaimana menyelesaikannya.

Kelebihan:

  • Melatih kekompakan tim siswa dan kerja kelompok.
  • Melatih siswa untuk menyampaikan dan membela argumen mereka.
  • Mendorong murid untuk mencari informasi sebagai alat untuk memperkuat argumen mereka.
  • Praktikkan kemampuan siswa untuk mengekspresikan pendapat dan kepercayaan diri.

Kekurangan:

  • Sering menimbulkan argumen yang tidak memiliki solusi.
  • Hanya siswa tertentu yang melakukan kegiatan debat.
  • Pendapat yang disampaikan seringkali tanpa substansi dan hanya berisi bantahan.

Metode Pembelajaran Skrip Kooperatif

Metode skrip kooperatif yaitu memasangkan siswa dan mengharuskan siswa untuk menyampaikan esensi topik secara lisan. Di akhir sesi, guru akan memberikan kesimpulan dari topik.

Kelebihan:

  • Melatih siswa untuk mendengarkan, menyimpulkan dan mengirimkan esensi materi.
  • Melatih siswa untuk lebih berani dan lebih percaya diri di kelas.
  • Siswa berpartisipasi lebih aktif secara keseluruhan.

Kekurangan:

  • Metode ini hanya dapat diterapkan untuk bidang studi tertentu.
  • Metode ini hanya bisa dilakukan dengan dua kelompok dan dua orang berpasangan.

Metode Pembelajaran Mind Map

Metode pembelajaran mind map yaitu metode yang menerapkan cara berpikir yang konsisten tentang suatu masalah, bagaimana suatu masalah terjadi dan bagaimana penyelesaiannya. Dengan metode ini, peserta didik dapat meningkatkan daya berpikir analitis dan kritis mereka sehingga mereka memahami masalah dari awal hingga selesai.

Kelebihan:

  • Learning method ini dianggap lebih efektif dan efisien.
  • Munculnya ide-ide baru diilustrasikan dalam diagram.
  • Alur pemikiran peserta didik menjadi efektif dalam memberi manfaat bagi kehidupan mereka.

Kekurangan:

  • Membutuhkan pengetahuan membaca jauh sebelum memetakan.
  • Tidak semua siswa dapat berpartisipasi dalam kegiatan.
  • Beberapa informasi terperinci dapat hilang dari pemetaan.
  • Ada kemungkinan orang lain tidak memahami mind map temannya karena hanya berisi poin-poin penting saja.

Metode Pembelajaran Penelitian

Metode pembelajaran penelitian dapat mendorong siswa untuk menyadari apa yang telah dicapai selama pembelajaran. Intelektual terlibat dalam metode ini, dan itu mendorong siswa untuk memahami bahwa apa yang telah mereka pelajari berharga.

Metode Pembelajaran Discovery

Metode ini dilakukan dengan mengembangkan pemahaman yang aktif, mandiri, dan lebih baik tentang metode belajar siswa. Dalam hal ini, siswa mencari jawaban atas pertanyaan mereka sendiri untuk membantu mereka mengingatnya dengan lebih baik.

Kelebihan:

  • Untuk mengembangkan kemampuan kognitif siswa.
  • Mendorong siswa untuk dapat berpikir lebih luas dan lebih mandiri.
  • Meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa melalui temuan yang dibuatnya.
  • Terjadi peningkatan hubungan timbal balik antara siswa dan guru.

Kekurangan:

  • Metode ini hanya cocok untuk kelas kecil.
  • Siswa harus memiliki persiapan mental dalam proses pembelajaran.
  • Siswa lebih memperhatikan temuan mereka daripada memperhatikan keterampilan dan sikap.
  • Tidak semua penemuan dapat menyelesaikan masalah.

Metode Pembelajaran Berbagi Peran

Metode pembelajaran bertukar peran (role playing) dilakukan dengan melibatkan siswa untuk mewakili karakter atau situasi tertentu. Metode ini dapat melatih komunikasi siswa untuk berinteraksi dengan orang lain.

Kelebihan:

  • Siswa dapat mempraktikkan subjek pelajaran secara langsung.
  • Membangun kepercayaan diri murid dengan melakukan peran tertentu di depan kelas.
  • Siswa memahami topik dengan lebih baik.

Kekurangan:

  • Beberapa siswa tidak menyukai metode ini.
  • Siswa yang introvert umumnya kesulitan mengikuti metode permainan peran.

Baca Juga: Pengertian Belajar Menurut Para Ahli, Tujuan, Jenis dan Ciri-Ciri

Kesimpulan

Sebagai guru, pengajar, dosen, atau lainnya, sudah seharusnya mengetahui dan menerapkan learning method yang tepat. Tujuannya adalah agar para peserta didik dapat meraih impiannya dengan cara yang benar dan tepat. Maka dari itu, pahamilah semua metode pembelajar tersebut dengan sungguh-sungguh.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *