5 Tugas Supervisor Yang Dapat Menjadi Jembatan Bagi Karyawan dan Manajer

5 Tugas Supervisor Yang Dapat Menjadi Jembatan Bagi Karyawan dan Manajer
Photo by Sora Shimazaki from Pexels

Di dalam suatu organisasi, instansi, atau perusahaan terdapat suatu struktur organisasi yang dirancang untuk kelancaran proses operasional perusahaan. Ada aliran di mana kebijakan atau ide disusun, dirumuskan, dieksekusi, dan menghasilkan hasil tertentu. Langkah perumusan dan perencanaan dilakukan oleh manajer dan dilaksanakan oleh karyawan yang menempatinya. Tentunya diperlukan adanya pengawasan dalam pelaksanaan. Disinilah peran dan tugas supervisor dimulai.

Antara manajer sebagai penyusun perencanaan dan karyawan sebagai pelaksana, terdapat perantara yang bertugas memonitor dan mengawasi agar setiap rencana dapat berjalan dengan baik. Supervisor kemudian memiliki tugas untuk memantau setiap pelaksanaan rencana yang dilakukan di tingkat yang lebih rendah dan memastikan semuanya berjalan dengan baik.

Supervisor yang baik pasti memiliki rasa empati yang tinggi dan dapat merangkul semua karyawan di belakangnya. Hal ini sangat berguna agar seluruh karyawan merasa menjadi bagian dari sistem dan dapat bekerja secara maksimal. Selain itu, seorang supervisor juga tidak boleh acuh atau cuek dan harus selalu mendampingi bawahannya, serta menyalurkan informasi dan perintah dari para manajer ke setiap divisi. Setidaknya ada 5 (lima) peran supervisor dalam alur kerja perusahaan.

1. Memberikan motivasi kepada karyawan

Tentunya hasil kerja supervisor harus dapat memberikan motivasi lebih kepada para karyawan. Ini bertujuan untuk menjaga pendekatan kerja dan kualitas kerja karyawan. Dengan fokus dan kualitas yang terjaga diharapkan produksi sistem kerja atau perencanaan yang telah disusun sebelumnya dapat terlaksana secara maksimal. Nilai produksi perusahaan yang tinggi juga akan mengangkat nama perusahaan secara umum.

Setidaknya pekerjaan supervisor dapat memberikan mood yang baik kepada karyawan. Apalagi jika seorang supervisor bisa membuat suatu pekerjaan menjadi mudah dan menyenangkan, jelas semua karyawan di sebelahnya juga akan memberikan respon dan kinerja yang terbaik.

2. Mampu memberikan instruksi kepada karyawan

Instruksi yang diberikan secara teratur dan detail dapat memudahkan pekerjaan karyawan. Secara pragmatis, pekerjaan yang mudah memiliki harapan sukses yang tinggi. Sebagai seorang supervisor, pembinaan karyawan harus dilakukan secara terjadwal atau teratur, karena selain sebagai ruang koordinasi kerja, dan biasa juga dapat menjaga komunikasi yang baik antara supervisor dengan karyawannya.

3. Mampu memantau dan mengevaluasi

Tanggung jawab supervisor adalah memantau dan mengevaluasi setiap pekerjaan karyawan. Perencanaan pelaksanaan yang dilakukan oleh manajer tidak selalu berjalan sesuai rencana. Ketika suatu saat terjadi perubahan produksi, supervisor harus mampu mengevaluasi pekerjaan yang sedang dilakukan.

Dengan kontrol yang kuat, upaya dapat dilakukan untuk melaksanakan pekerjaan sesuai rencana. Metode evaluasi yang benar, koreksi juga dapat dilakukan untuk mendapatkan hasil kerja yang tidak mencapai tujuan. Penilaian yang dilakukan juga harus bersifat konstruktif, agar karyawan tetap memiliki semangat kerja yang tinggi.

4. Menjelaskan deskripsi atau uraian pekerjaan

Mengemban tugas untuk mengkomunikasikan rencana kerja dan menjelaskan kepada karyawan tidaklah mudah. Tugas supervisor adalah melakukan ini. Penjelasan atau rincian yang diberikan kepada karyawan harus dapat menyampaikan semua detail yang terdapat dalam perencanaan manajer.

Tentunya dalam menyampaikan hal ini kepada karyawan supervisor harus memahami terlebih dahulu rencana-rencana yang sedang disusun. Setelah dipahami, kemudian rencana tersebut diteruskan ke karyawan. Karyawan harus memahami rencana yang disiapkan oleh manajer agar dapat melaksanakannya dengan baik dan tepat.

5. Manajemen karyawan

Melakukan tugas supervisor sebagai jembatan antara karyawan dan manajer, supervisor harus dapat mengelola karyawan. Setiap saat, supervisor harus membuat pengaturan dan perintah agar karyawan tetap bekerja secara maksimal. Selain motivasi yang kuat, supervisor juga harus bisa memberi perintah agar setiap rencana tetap jelas.

Kesimpulan

Dengan mengetahui 5 (lima) fungsi dan tugas supervisor tentunya penting untuk setidaknya mendapatkan gambaran tentang apa saja peran supervisor. Penting juga untuk membuat pemahaman tentang situasi dan status masing-masing karyawan. Hal tersebut akan difasilitasi dengan penggunaan sistem manajemen informasi yang tepat.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *