Menu

7 Cara Meningkatkan Kemampuan Otak

Faktor penting yang menentukan kualitas hidup seseorang adalah meningkatkan fungsi kognitifnya. Realitanya, kemampuan berpikir atau cognitive ability secara optimal tidak hanya dibutuhkan oleh orang yang masih berusia muda saja, tapi seumur hidup hingga tua. Bahkan ketika usia senja, kemampuan otak sangat menentukan tingkat ketergantungan diri terhadap bantuan orang lain.

Efek Negatif Jika Tidak Meningkatkan Fungsi Kemampuan Otak

Sebagai organ terpenting di dalam tubuh kita, salah satu fungsi otak adalah untuk mengendalikan tubuh manusia. Kesehatan otak sangat mempengaruhi fungsi kognitif yang ditandai dengan kemampuan otak untuk memproses berbagai macam stimulus dari lingkungan sekitar, seperti mempelajari hal-hal baru, melakukan pinilaian, kemampuan mengingat, mengikuti intuisi, dan kemampuan berbahasa seseorang.

Kemampuan otak bisa menurun saat seseorang jarang menerima dan memproses stimulus dari luar, atau seseorang jarang menggunakan otak untuk memikir. Selain itu ketika kita tidak meningkatkan kemampuan otak dan daya berpikir secara optimal akan berdampak pada menurunnya fungsi otak seiring dengan menuanya seseorang.

Baca Juga:

Bagaimana Cara Fungsi Kognitif Otak Bekerja?

Otak manusia yang terdiri dari 2 bagian, yaitu otak besar (cerebrum) dan otak kecil (cerebellum) yang keduanya berfungsi dalam menerima dan memproses stimulus. Hal ini terjadi hanya jika kita melakukan aktivitas yang mendorong untuk mencari, bergerak, atau mempelajari sesuatu secara 3 dimensi di dunia nyata. Salah satu kegiatan yang memberikan efek positif adalah bermain permainan yang mengasah otak, tetapi cara ini tidak secara optimal membantu meningkatkan fungsi otak.

7 Aktivitas Yang Bisa Meningkatkan Kemampuan Otak

Aktivitas seseorang akan menentukan seberapa besar kemampuan otak dan yang akan menentukan apakah aktivitas tersebut dapat meningkatkan kemampuan fungsi kognitif otak. Dikutip dari hellosehat.com ada beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan secara rutin untuk meningkatkan kemampuan otak.

1. Mengatur Pola Makan dan Asupan Nutrisi

Selain otot, otak juga organ tubuh yang membutuhkan energi paling banyak agar dapat menjalankan fungsinya dengan optimal. Lebih kurang 20% energi tubuh akan didistribusikan ke otak untuk melakukan pekerjaan besar. Dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat dan glukosa akan menyuplai energi yang cukup bagi otak untuk bekerja. Tipe karbohidrat kompleks sangat baik dikonsumsi karena dapat menghasilkan energi yang memiliki daya tahan yang lama.

Berikut ini beberapa nutrisi yang berefek positif terhadap fungsi kognitif otak, diataranya:

  • Zat besi. Mineral ini akan membantu darah untuk mendistribusikan oksigen ke otak dan seluruh tubuh manusia. Defisiensi (kekurangan) zat besi sangat berisiko bagi perempuan yang sedang menstruasi atau sedang hamil.
  • Antioksidan. Fungsinya untuk mencegah kerusakan sel-sel tubuh, termasuk diantaranya kerusakan sel-sel otak.
  • Vitamin. Vitamin D dan vitamin B12 sangat berpengaruh pada fungsi dan perkembangan saraf pusat. Kekurangan vitamin D dan vitamin B12 akan meningkatkan risiko kehilangan ingatan serta penerunan kemampuan otak untuk berpikir.
  • Docosahexaenoic acid (DHA). DHA adalah bagian dari Omega-3 yang berfungsi sebagai bahan pembentuk otak esensial karena tubuh manusia tidak dapat memproduksinya sendiri. Dengan mengkonsumsi DHA atau Omega-3 akan membantu memperlambat penurunan kemampuan otak yang hal ini terajdi karena penuaan.

2. Mempelajari Hal-Hal Baru

Dengan mempelajari hal-hal baru, kamu akan terbuka terhadap new experience (pengalaman baru) yang berarti bahwa otak terus aktif menerima dan memproses informasi. Fungsi kognitif otak akan terus terasah karena terus memproses informasi baru, hal ini akan meningkatkan ukuran dan struktur neuron dan koneksi antar neuron juga terus berkembang dikarenakan kamu terus belajar. Mempelajari hal-hal baru diluar seperti mengikuti kegiatan sosial, membaca buku, dan lainnya akan mengurangi keparahan dari gangguan kognitif yang sulit disembuhkan seperti penyakit Alzheimer.

3. Tetap Bersosial

Tetap bersosial dapat mencegah seseorang dari merasa kesepian dan depresi. Keduanya merupakan pemicu turunnya kemampuan otak. Sering merasa terisolasi dari lingkungan sekitar akan menyebabkan efek buruk bagi kesehatan tubuh. Kedua faktor tersebut akan saling berinteraksi sehingga akan meningkatkan produksi hormon stress yang akhirnya akan berpengaruh buruk pada fungsi kognitif otak. Bersosialisasi dengan banyak orang akan mencegah penurunan kemampuan fungsi kognitif otak.

4. Menjaga Pola Tidur yang Cukup

Selain tubuh, otak juga memerlukan istirahat untuk menyimpan dan memproses ingatan yang telah dipelajari sebelumnya. Untuk mengistirahatkan otak dari segala aktivitas adalah dengan “tidur”. Kekurangan tidur bisa menyebabkan menurunnya fungsi otak dalam memikir dan memproses informasi yang diterimanya. Tidur yang cukup +- 7 jam sehari akan menyediakan energi yang cukup untuk otak sehingga kamu dapat berkonsentrasi kembali.

5. Berolahraga yang Cukup dan Rutin

Saat berolahraga terjadi beberapa mekanisme yang menstimulus fungsi kognitif seseorang. Dengan olahraga yang cukup, otak akan bekerja secara optimal dengan menghasilkan protein brain-derived-neurotrophic factor (BDNF) yang berfungsi meningkatkan aliran darah ke otak. Hal ini akan meminimalisir kerusakan sel-sel otak sehingga mencegah terjadinya stroke dan dapat membantu dalam regenerasi sel-sel otak baru. Jadi, fungsi otak akan otomatis meningkat dan menjaga kemampuan mengingat otak. Berdasarkan penelitian yang menunjukan anak yang aktif berolahraga akan memiliki kemampuan akademik lebih baik dibandingkan yang jarang berolahraga.

6. Mengelola Stress

Stress yang timbul karena lingkungan sekitar akan meningkatkan hormon kortisol dalam tubuh. Hal tersebut terjadi karena otak memproses pikiran terus-menerus hingga menimbulkan kecemasan. Jika saat ini kamu mengalami stress yang cukup lama, ada kemungkinan kadar hormon kortisol pada tubuh kamu meningkat dan konstan. Jika tidak segera kamu antisipasi, hal ini akan menurunkan fungsi otak dan membuat kamu mengalami gangguan mood serta kesulitan belajar dan bekerja. Kamu bisa menghilangkan stress dengan yoga atau meditasi, dengan begitu hormon kortisol tidak meningkat secara konstan.

7. Berpartisipasi Pada Kegiatan Sosial

Mengikuti kegiatan sosial seperti menaman sejuta pohon, keagamaan, charity atau yang lainnya akan melatih otak memproses informasi baru. Misalnya kamu mengikuti kegiatan menanam pohon untuk kelestarian bumi, kegiatan ini akan mendorong otak untuk menerima stimulus dari luar sehingga akan membantu kamu dalam membangun prespektif terhadap sesuatu.

7 cara diatas sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan otak kamu. Semoga tips-tips tersebut bisa membantu kamu atau orang terdekat kamu meningkatkan kualitas hidupnya. Semoga bermanfaat, selamat mencoba.

7 Cara Meningkatkan Kemampuan Otak