Mengenal Apa itu Dongeng? Pengertian, Ciri, Jenis, dan Strukturnya

Mengenal Apa itu Dongeng? Pengertian, Ciri, Jenis, dan Strukturnya
Photo by Craig Adderley from Pexels

Dongeng merupakan bagian yang sering meenmami anak-anak menjelang tidurnya. Biasanya orang tua akan menceritakan sebuah dongeng kepada anak-anaknya. Cerita di dalam dongeng memiliki banyak makna yang tersirat tentang kehidupan dan memberi nasihat kepada kita. Dongeng menjadi karya sastra yang abadi dengan berbagai macam kisah fiktif yang penuh dengan inspirasi.

Pada pembahasan kali ini kita akan memaparkan secara lengkap mengenai apa itu dongeng, pengertian dongeng menurut para ahli, struktur didalam sebuah dongeng, ciri dan karakteristiknya, dan jenis-jenis dongeng. Mari kita ulas satu persatu.

Apa itu Dongeng?

Yang dimaksud dengan dongeng adalah sebuah karya sastra kuno yang mengandung cerita luar biasa dan imajiner (fiksi) yang dianggap masyarakat umum sebagai cerita yang tidak benar-benar terjadi. Pendapat lain mengatakan bahwa dongeng adalah cerita tradisional yang diceritakan secara turun temurun yang tujuannya untuk menghibur dan mengajarkan nilai-nilai moral. Dongeng sering digunakan untuk membantu anak-anak belajar berimajinasi, membentuk, dan membangun karakter mereka.

Walaupun bersifat fiksi, tidak jarang dongeng terinspirasi oleh peristiwa yang terjadi di dunia nyata atau berdasarkan hal-hal yang telah terjadi. Dongeng biasanya berisi ajaran moral, menggambarkan kebenaran, dan ada beberapa dongeng yang mengandung satire (sindiran).

Baca Juga: Karya Sastra Novel: Pengertian dan Unsur-Unsur Didalamnya

Pengertian Dongeng Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami apa itu dongeng, kita bisa merujuk pada pendapat para ahli berikut:

1. Poerwadarminta

Pengertian dongeng adalah cerita tentang fakta-fakta lama yang aneh atau cerita yang tidak terjadi. Dongeng diceritakan terutama untuk menghibur, meski banyak juga yang menggambarkan kebenaran, mengandung pelajaran (moral), bahkan sindiran. Selain itu dongeng mengandung harapan, keinginan, dan nasihat yang tersirat dan tersurat.

2. James Danandjaja

Pengertian dongeng adalah cerita rakyat yang populer yang tidak dianggap benar. Dongeng juga tidak terikat oleh tempat atau waktu, karena dongeng disampaikan untuk menghibur.

3. Charles Perrault

Pengertian dongeng adalah cerita pendek tentang petualangan imajiner dengan situasi dan karakter magis dan luar biasa.

4. Agus Triyanto

Definisi dongeng adalah cerita fantasi sederhana yang sebenarnya tidak terjadi dan berfungsi untuk menyampaikan ajaran moral (mendidik) dan menghibur. Oleh karena itu, dongeng adalah salah satu bentuk karya sastra yang ceritanya fiksi atau tidak benar-benar terjadi.

5. Liberatus Tenge

Dongeng adalah cerita imajiner yang kebenarannya sulit dipercaya karena disajikan dengan hal-hal yang magis, aneh, dan absurd.

Struktur Cerita Dongeng

Secara umum dongeng terdiri dari 3 (tiga) bagian penting. Struktur dongeng adalah sebagai berikut:

  1. Pendahuluan

    Bagian pengenalan dongeng, bagian ini biasanya dibuat untuk menjelaskan secara singkat isi dongeng.
  2. Isi atau peristiwa

    Bagian utama dan terpenting dari sebuah dongeng yang isinya menjelaskan setiap peristiwa secara berurutan.
  3. Penutup

    Bagian akhir dari dongeng yang biasanya berisi pesan moral dan kata penutup.

Unsur-Unsur Intrinsik Dongeng

Setiap karya dongeng mengandung unsur intrinsik yang saling melengkapi. Unsur intrinsik dongeng adalah:

  1. Tema

    Gagasan atau ide pokok yang didasarkan pada dongeng. Ada dua jenis tema dalam sebuah cerita, yaitu tema eksplisit dan tema implisit.
  2. Latar Belakang

    Informasi tentang ruang, waktu, dan suasana pada saat terjadinya suatu karya sastra.
  3. Alur

    Urutan peristiwa dalam dongeng yang saling berhubungan berdasarkan hubungan sebab-akibat. Memahami plot akan memudahkan kita dalam memahami kejadian suatu cerita.
  4. Tokoh

    Para aktor dongeng yang mengalami berbagai peristiwa dalam sejarah.
  5. Karakterisasi / penokohan

    Cara pengarang menampilkan tokoh-tokohnya dalam sebuah dongeng, baik itu karakter, ciri khasnya, dan kondisi fisiknya.
  6. Sudut pandang

    Cara pengarang menempatkan dirinya dalam dongeng atau dari sudut mana pengarang melihat cerita tersebut.
  7. Gaya bahasa

    Jenis gaya bahasa yang digunakan dalam dongeng untuk memberikan efek tertentu guna menghidupkan suasana cerita dongeng.
  8. Amanat

    Pesan moral yang ingin disampaikan oleh pengarang dongeng kepada pembaca atau pendengarnya.

Baca Juga: Pengertian Pantun, Ciri, Karakteristik, Jenis beserta Contohnya

Ciri dan Karakteristik Dongeng

Dongeng memiliki ciri khas tersendiri yang membedakannya dengan karya sastra lainnya. Ciri-ciri dongeng adalah sebagai berikut:

  • Alur cerita dongeng sangat sederhana.
  • Dongeng biasanya pendek dan padat.
  • Tokoh-tokoh dalam dongeng biasanya tidak disajikan secara detail.
  • Dongeng biasanya diceritakan secara lisan sebagai hiburan atau cerita pengantar tidur.
  • Secara umum dongeng mengandung pesan moral kepada pendengar / pembacanya.

Jenis-Jenis Dongeng

Ada berbagai jenis dongeng yang bisa dikenali tergantung dari karakteristik cerita masing-masing. Berikut jenis-jenis dongeng adalah:

  • Mite atau mitos

    Sejenis dongeng yang menceritakan hal-hal yang berhubungan dengan roh, seperti jin, setan, atau dewa. Beberapa contoh mitos, Nyi Blorong, Nyi Roro Kidul, Joko Tarub, Laveyan dan lain-lain.
  • Sage

    Sejenis dongeng yang ceritanya menceritakan tentang tokoh tertentu yang memiliki keberanian, kepahlawanan, kesaktian, dan kebaikan. Contohnya Calon Arang, Ciung Wanara, Airlangga, Wiro Sableng dan lain-lain.
  • Fabel

    Sejenis dongeng yang menceritakan kehidupan hewan di mana hewan-hewan ini dapat berperilaku seperti manusia. Contoh dongeng fabel, Kancil dan buaya, semut, dan belalang, antara lain.
  • Legenda

    Jenis dongeng yang diyakini oleh sebagian penduduk setempat sebagai kebenaran, tetapi tidak dianggap sakral atau sakral. Contoh kisah legenda, Lutung Kasarung, Danau Toba, Batu Menangis dan lain-lain.
  • Parabel

    Sejenis dongeng yang ceritanya mengandung nilai-nilai pendidikan, baik moral, religius maupun jenis lainnya yang disalurkan secara tersirat. Contoh dongeng farabel Malin Kundang.

Baca Juga: Pengertian Puisi, Unsur-Unsur, Dan Jenis-Jenis Puisi

Kesimpulan

Sama seperti halnya karya sastra lainnya, dongen memiliki unsur instriksik dan cirinya tersendiri. Ada banyak jenis dongeng yang bisa kita dapati dari setiap wilayah Indonesia.

2 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *