Arti Kewajiban, dan Perbedaannya dengan HAK

Arti Kewajiban, dan Perbedaannya dengan HAK
photo by pexels/shvetsa

Setiap manusia memiliki kewajiban yang harus dilakukan, baik secara sukarela atau tidak. Namun, apa arti kewajiban sebenarnya? Dan, apa perbedaan hak dan kewajiban? Mari kita bahas satu persatu.

Arti kewajiban adalah suatu tindakan yang harus dikerjakan oleh seseorang sebagai bentuk tanggung jawab. Ada juga yang menyatakan bahwa, pengertian kewajiban adalah sesuatu yang wajib atau harus untuk dilakukan oleh seseorang dengan penuh rasa tanggung jawab agar mendapatkan haknya, atau sebaliknya, seseorang harus melaksanakan kewajibannya karena sudah mendapatkan haknya.

Arti Kewajiban Menurut Pendapat Para Ahli

Para ahli telah menjelaskan dengan rinci mengenai pengertian kewajiban, diantaranya yaitu:

1. Prof. R. M. T. Sukamto Notonagoro

Kewajiban adalah “sesuatu yang harus dilakukan oleh pihak tertentu dengan penuh rasa tanggung jawab, yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan.”

2. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Arti kewajiban adalah “sesuatu yang diwajibkan, atau sesuatu yang harus dilaksanakan.”

Baca Juga: Pengertian Norma, Macam-Macam, Fungsi, Karakteristik, dan Contohnya

Jenis-Jenis Kewajiban

George Nathaniel Curzon mengelompokkan kewajiban pada beberapa jenis, yaitu:

  • Kewajiban Mutlak, yaitu kewajipan seseorang terhadap dirinya sendiri dan tidak berkaitan dengan hak dan tidak melibatkan hak dari pihak lain. Contohnya, kewajipan menuntut ilmu, kewajiban menjaga kebersihan diri.
  • Kewajiban Publik, yaitu kewajiban yang berhubungan dengan hak-hak publik. Contohnya, kewajiban mematuhi peraturan dan hukum-hukum yang berlaku.
  • Kewajiban Positif & Negatif, yaitu kewajiban yang mengharuskan seseorang untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Kewajiban positif menghendaki untuk melakukan sesuatu, sebaliknya kewajiban negatif menghendaki tidak untuk melakukan sesuatu.
  • Kewajiban Umum, yaitu kewajiban yang ditujukan kepada seluruh warga negara secara umum. Contohnya, kewajiban memiliki KTP atau SIM bagi pengendara kendaraan bermotor.
  • Kewajiban Khusus, yaitu kewajiban yang ditujukan kepada golongan tertentu, perjanjian, atau bidang hukum tertentu. Contohnya, kewajiban untuk menjalankan regulasi perlindungan konsumen bagi pelaku usaha.
  • Kewajiban Primer, yaitu kewajiban yang timbul dari tindakan yang tidak melawan hukum, atau sebaliknya kewajiban yang timbul karena ada perbuatan yang melanggar hukum.

Perbedaan Hak dan Kewajiban

Pada prinsipnya, hak dan kewajiban adalah satu kesatuan yang saling terikat. Seseorang yang telah mendapatkan haknya maka harus melaksanakan kewajibannya, begitu juga sebaliknya, seseorang yang telah melaksanakan kewajibannya maka harus mendapatkan haknya.

Dalam konteks ini, hak adalah sesuatu yang harus menjadi milik seseorang. Maka, orang tersebut dapat mengambil haknya, namun bisa juga tidak mengambilnya. Sedangkan, kewajiban adalah sesuatu yang harus dikerjakan atau dilaksanakan oleh seseorang. Maka, orang tersebut harus melakukannya dengan penuh tanggung jawab. Jika tidak dilaksanakan, maka orang tersebut akan dikenakan sanksi berupa sanksi sosial atau sanksi hukum.

Baca Juga: Arti Kata Komitmen, Ciri-Ciri, dan Bentuk Sikap Komitmen

Contoh – Contoh Kewajiban Manusia

Semua orang memiliki hak dan kewajiban dalam dirinya sendiri dan kehidupan bermasyarakat. Berikut beberapa contoh kewajiban yaitu sebagai berikut:

  1. Setiap orang wajib menghormati dan menghargai orang lain.
  2. Setiap individu wajib menghargai hak asasi manusia.
  3. Setiap individu yang telah memiliki penghasilan wajib membayar pajak
  4. Setiap warga negara wajib membela serta mempertahankan kedaulatan negaranya.
  5. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk mematuhi dan menaati segala hukum dan peraturan yang berlaku di negaranya.
  6. Setiap orang yang telah dewasa berkewajiban untuk bekerja untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya.
  7. Setiap orang wajib mendapatkan pendidikan yang layak untuk dapat menimba ilmu.

Kesimpulan

Hak dan kewajiban adalah satu bagian yang tidak bisa dilepaskan. Setiap individu memiliki hak dan kewajiban harus mereka lakukan dan dapatkan.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *