3 min read

8 Jenis Usaha Yang Cocok dan Sangat Menguntungkan di Tempat Wisata

8 Jenis Usaha Yang Cocok dan Sangat Menguntungkan di Tempat Wisata
Photo by Tron Le / Unsplash

Diketahui, wabah Covid-19 berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata. Banyak perusahaan yang gulung tikar akibat penurunan pengunjung ke destinasi wisata akibat pembatasan aktivitas.

Pandemi, bagaimanapun, tidak akan bertahan selamanya. Masalah Covid-19 akan terpecahkan di beberapa titik di masa depan, dan dunia akan dapat menjalankan bisnisnya seperti biasa. Dan ketika momen itu tiba, industri pariwisata akan kembali berkembang.

Pada dasarnya, bisnis perjalanan dan wisata tidak pernah berdiri sendiri. Apalagi saat tahun ajaran hampir berakhir. Karena kami tinggal di Indonesia, kami memiliki akses ke banyak destinasi yang indah dan mempesona.

Pengunjung asing terus mengunjungi Indonesia pada tingkat yang stabil setiap tahun. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa pada tahun 2019 negara tersebut dikunjungi oleh 18 juta wisatawan mancanegara. (sumber)

Padahal, tempat wisata paling populer di Indonesia adalah Bali, Borobudur, Bunaken, Raja Ampat, dan Pulau Komodo. Di sisi lain, lokasi wisata lain terus berkembang dan menarik lebih banyak pengunjung.

Ada baiknya melihat berbisnis di tempat tujuan wisata

Kita semua setuju bahwa peluang bisnis ada di lingkungan yang padat. Dengan asumsi demikian, mengapa tidak membangun toko di dekat tempat-tempat wisata?

Bagi mereka yang sudah memiliki cukup uang tetapi tidak yakin bisnis apa yang akan diluncurkan di dekat lokasi wisata, kami telah mengumpulkan beberapa contoh perusahaan yang dianggap tepat:

1. Bisnis penginapan

Berbicara tentang bisnis, Anda tidak harus membuat resort bintang lima atau sesuatu yang mewah. Ingatlah bahwa tidak semua orang mampu untuk pergi berlibur. Karena itu, hotel dengan harga rendah dan fasilitas dasar menjadi semakin populer.

Anda dapat memanfaatkan rumah Anda sebagai wisma bahkan jika Anda hanya memiliki tempat tinggal di dekat tempat wisata. Dengan menawarkan fasilitas yang lebih lengkap dan terkadang memungkinkan pemilik rumah untuk tinggal dan berinteraksi dengan pengunjung, gaya perumahan ini merupakan pilihan yang baik bagi para pelancong. Villa dan homestay hampir dapat dipertukarkan dalam hal fasilitas.

2. Usaha rental mobil dan motor

Di kawasan wisata, sewa kendaraan baik roda empat maupun roda dua sepertinya terbilang cukup murah. Bagaimana ini terjadi? Banyak individu akan menemukan diri mereka dalam situasi di mana mereka tidak dapat membawa mobil mereka sendiri karena terlalu jauh.

Apalagi bagi wisatawan internasional. Jika Anda berada di perusahaan persewaan mobil, Anda juga dapat menawarkan layanan antar-jemput untuk pelancong ke dan dari hotel mereka atau tujuan lainnya.

3. Bisnis pemandu wisata profesional

Pengunjung asing ke Indonesia seringkali membutuhkan bantuan penerjemah. Mereka membutuhkan penerjemah karena berbagai alasan. Selain itu, layanan ini mirip dengan layanan pemandu wisata, di mana para pelancong selalu ingin tahu lebih banyak tentang tempat yang mereka tuju.

Ini peluang bisnis yang bagus. Anda dapat memulai agen pemandu wisata atau layanan terjemahan untuk menghasilkan uang. Pemandu wisata juga sangat penting bagi anak sekolah yang berkunjung ke tempat wisata sejarah.

4. Usaha kuliner

Tidak masalah apakah Anda menjalankan restoran di kawasan industri, kota pertambangan, bandara, atau daerah kumuh. Karena tempat-tempat ini cocok, mereka akan jauh lebih cocok di kawasan pariwisata. Namun, Anda harus menyesuaikan dengan adat dan tradisi setempat.

Akan sangat ideal jika perusahaan kuliner diciptakan untuk menyediakan berbagai pilihan masakan yang bersumber dari lokal. Namun, apa yang dianggap berpotensi menjual adalah soal perspektif. Makanan lokal, seperti es krim, juga sangat diminati.

5. Jual-beli souvenir

Jika Anda tidak membeli sesuatu yang unik di lokasi yang Anda tuju, perjalanan Anda akan sia-sia. Karena banyak wisatawan mengunjungi tempat-tempat wisata, toko-toko suvenir menjadi hal yang biasa.

Souvenir, kerajinan tangan lokal, dan kaos atau pakaian dengan desain atau gambar lokasi wisata adalah salah satu barang yang paling laris.

6. Bisnis event organizer

Di lokasi wisata, tidak jarang individu mengadakan acara atau kegiatan seperti pertemuan bisnis, pernikahan, reuni, peluncuran produk dan sebagainya.

Akibatnya, kebutuhan untuk layanan perencanaan acara jelas. Alhasil, tak jarang event organizer menjalankan bisnisnya di kawasan wisata.

7. Bisnis jasa fotografi

Kamera profesional tidak tersedia untuk semua orang. Alhasil, jasa fotografer profesional tetap dibutuhkan untuk mendokumentasikan keceriaan liburan.

Dimungkinkan untuk memulai perusahaan fotografi dan percetakan di lokasi wisata. Ya, untuk perusahaan percetakan Anda, fotografer keliling mungkin akan digunakan.

8. Counter/kios pulsa dan money changer

Pendirian kios atau toko di lokasi yang berbeda sangat diperlukan, seperti halnya dalam industri jasa makanan. Makanan, minuman, dan kebutuhan lainnya untuk wisatawan termasuk dalam kategori ini.

Wisatawan yang kehabisan pulsa juga biasanya akan mencari loket penjualan pulsa.

Destinasi wisata, seperti yang Anda lihat, memiliki banyak perusahaan yang sukses. Ide bisnis ini bisa cocok untuk orang-orang yang tinggal di tujuan wisata.