3 min read

Pengertian Infrastruktur, Jenis, Karateristik, Komponen, dan Contohnya

Pengertian Infrastruktur, Jenis, Karateristik, Komponen, dan Contohnya

Secara umum, pengertian infrastruktur mengacu pada semua sistem dan layanan fisik dan sosial (seperti rumah, jalan raya , dan pasokan air dan energi) yang dibutuhkan untuk menjalankan masyarakat atau bisnis.

Menurut yang lain, definisi infrastruktur mengacu pada semua jenis layanan yang digunakan oleh masyarakat umum untuk memfasilitasi berbagai acara lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, infrastruktur mengacu pada struktur kongkrit dan non fisik yang dibangun oleh pemerintah dan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sosial dan ekonomi dasar masyarakat.

Pembangunan fisik utilitas umum seperti jalan raya, bandara, pelabuhan, pembangkit listrik, telekomunikasi, air bersih, tata pengolahan limbah, rumah sakit, fasilitas sekolah, dan sebagainya disebut sebagai infrastruktur. Lebih lanjut, infrastruktur mencakup masalah teknologi yang menopang operasi ekonomi masyarakat, seperti moda angkutan, pengiriman barang dan jasa, dan sebagainya.

Pandangan Ahli tentang Pengertian Infrastruktur

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang apa itu infrastruktur, sebaiknya konsultasikan pendapat ahli berikut ini:

1. Grigg, Neil S. (1998)

Pengertian infrastruktur, menurut Neil S. Grigg, merupakan penataan fisik yang mencakup sanitasi, irigasi, dan transportasi, serta perumahan dan pelayanan publik lainnya, untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar manusia, baik sosial maupun ekonomi.

Baca Juga: Komponen dan Indikator Pembangunan Ekonomi

2. N. Gregory Mankiw (2003)

Definisi infrastruktur menurut N. Gregory Mankiw merupakan salah satu bentuk modal publik yang terdiri dari jalan raya umum, jembatan, sistem pembuangan limbah, dan aset publik lainnya yang diinvestasikan oleh pemerintah.

3. Robert J. Kodoatie (2005)

Pengertian infrastruktur menurut Robert J. Kodoatie merupakan kerangka kerja yang melayani proses sosial dan ekonomi dengan tetap menghubungkan sistem lingkungan, dan sistem ini dapat dijadikan landasan dalam pembuatan kebijakan.

Jenis dan Macam Infrastruktur

Prasarana adalah aset fisik dan non fisik yang dibangun di lingkungan penunjang kota, menurut uraian di atas. Ada banyak jenis infrastruktur dalam pengertian infrastruktur:

1. Infrastruktur keras

Infrastruktur yang berkaitan dengan pembangunan fisik bangunan umum termasuk dalam kategori ini. Item berikut digunakan dalam infrastruktur keras:

  • Jalan Raya,
  • Bandara,
  • Rel Kereta Api,
  • Pelabuhan,
  • Saluran Irigasi,
  • dan sebagainya.

Baca Juga: Tujuan dan Faktor-Faktor Pembangunan Ekonomi

2. Infrastruktur Keras Non Fisik

Semua layanan ini terkait dengan fungsi utilitas publik. Prasarana keras non fisik mencakup berbagai hal, beberapa di antaranya disebutkan di bawah ini:

  • Ketersediaan air minum yang aman
  • Ketersediaan listrik
  • Penyediaan jaringan telekomunikasi
  • Penyediaan bbm
  • dan layanan lainnya

3. Prasarana Lunak

Segala sesuatu yang berkaitan dengan proses, prinsip, standar, hukum, dan layanan publik yang diberikan oleh berbagai pihak, terutama pemerintah, disebut infrastruktur. Infrastruktur lunak adalah salah satunya, dan mencakup hal-hal seperti:

  • Etika tempat kerja
  • Peraturan yang mengatur lalu lintas, kualitas layanan publik, dan undang-undang lainnya (seperti yang mengatur perdagangan, perkawinan, dan sebagainya).

Komponen dan Contoh Infrastruktur

Infrastruktur yang dikembangkan oleh pemerintah dan swasta terdiri dari sejumlah elemen berbeda yang bekerja sama untuk saling menguntungkan. Berikut adalah beberapa elemen infrastruktur, menurut P3KT (Program Pembangunan Infrastruktur Kota Terpadu):

  • Kota mempersiapkan Pembaruan kota Pembangunan kota baru Jalan dalam kota
  • Air untuk minum
  • Air dari saluran pembuangan Pengelolaan
  • limbah Pengendalian banjir
  • Perbaikan untuk Perbaikan perumahan di desa Sewa rumah di fasilitas market place

Sedangkan porsi infrastruktur menurut APWA (American Public Works Association) terdiri dari:

  • Waduk, penampungan air, pengangkutan dan pengiriman, serta instalasi pengolahan air semuanya merupakan bagian dari skema pengelolaan air bersih.
  • Pengumpulan, pengolahan, penggunaan kembali, dan daur ulang adalah bagian dari skema pengelolaan air limbah.
  • Fasilitas dan proses pengendalian untuk pengolahan limbah padat.
  • Daerah tangkapan air, fasilitas pengendali banjir, limpasan irigasi.
  • Alat bantu navigasi dan layanan di atas air.
  • Jalan raya, rel kereta api, dan bandara, serta sinyal lalu lintas dan sistem kendali, merupakan contoh sarana transportasi.
  • Transportasi umum tersedia.
  • Pembangkitan dan penjualan listrik kepada masyarakat umum adalah contoh sistem kelistrikan.
  • Perangkat dan layanan komunikasi.
  • Fasilitas untuk gas alam.
  • Sekolah dan rumah sakit adalah contoh bangunan umum.
  • Perumahan yang disediakan oleh pemerintah Taman kota, taman bermain, dan stadion adalah contoh tempat rekreasi.

Baca Juga: Pengertian Perdagangan Internasional

Beberapa komponen yang disebutkan di atas dapat dikelompokkan menjadi tiga karakteristik terkait dengan manfaat infrastruktur bagi masyarakat, yaitu:

  • Komponen yang menghasilkan umpan balik / masukan lingkungan. Misalnya, fasilitas listrik dan air bersih termasuk dalam kelompok ini.
  • Komponen yang mengambil keluaran / keluaran masyarakat. Saluran drainase, tempat pembuangan sampah, dan limbah adalah contoh barang yang termasuk dalam kelompok ini.
  • Komponen dengan kemampuan memberi dan menerima dari masyarakat. Jaringan komunikasi dan jalan raya adalah contoh infrastruktur yang termasuk dalam kelompok ini.

Kesimpulan

Itulah penjelasan tentang pengertian infrastruktur, dengan memahaminya dapat dibedakan menurut jenis dan fungsinya.

Sumber: maxmanroe.com