Contoh Globalisasi di Bidang Pendidikan, Budaya, Ekonomi, dan Teknologi

Contoh Dampak Globalisasi di Bidang Pendidikan, Budaya, Ekonomi, dan Teknologi
Photo by Francesco Ungaro from Pexels

Globalisasi telah merubah banyak sendi kehidupan banyak negara, seperti ekonomi, budaya, politik, teknologi. dan lainnya. Ada banyak contoh globalisasi yang bisa kita di bidang politik, sosial, ekonomi, pendidikan dan teknologi yang terjadi di Indonesia.

Sebagai negara maritim yang terbuka, Indonesia akan secara langsung menerima dampak positif dan negatif dari proses globalisasi. Ini adalah proses perkembangan dan kemajuan yang tidak dapat dihindari sebagai negara-negara terbuka.

Sebelum membahas contoh globalisasi lainnya yang terjadi di berbagai bidang kehidupan, ada baiknya kita sedikit membahas tentang apa itu globalisasi. Singkatnya, globalisasi adalah suatu proses integrasi internasional (global) yang terjadi di suatu negara akibat pertukaran visi, pemikiran, produk, dan berbagai aspek budaya dunia lainnya.

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa globalisasi merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh negara untuk dapat bersaing. Selain itu, dengan globalisasi program pembangunan serta pemerataan informasi dapat terlaksana dengan efektif.

Baca Juga: Pengertian Globalisasi, Teori, Faktor, dan Dampaknya

Contoh Globalisasi di Berbagai Bidang

Seperti yang telah disebutkan di atas, kita tidak bisa menghindari proses globalisasi yang terjadi. Namun kita dapat membatasi atau meminimalisir dampak negatif tersebut sehingga hal-hal yang merugikan dan tidak sesuai dengan budaya Indonesia dapat disaring dan dibuang.

Nah, berikut adalah beberapa contoh globalisasi yang telah terjadi di berbagai bidang:

1. Globalisasi di bidang politik

Banyak sekali dampak globalisasi di bidang politik. Namun secara umum bentuk-bentuk globalisasi di bidang politik adalah sebagai berikut:

  • Adanya sistem politik di suatu negara, Indonesia merupakan negara yang memiliki politik bebas aktif. Artinya, negara Indonesia tidak berpihak pada blok manapun, tetapi tetap aktif dalam politik internasional, misalnya menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
  • Organisasi internasional terbentuk, banyak organisasi internasional dibentuk dengan berbagai visi dan misi. Misalnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa, APEC, ASEAN, dll.
  • Terbentuknya kerjasama antarnegara maka integrasi negara-negara di dunia akan mengarah pada kerjasama politik antar negara, baik kerjasama bilateral maupun multilateral yang akan saling menguntungkan masing-masing negara.
  • Kehadiran ideologi asing, hal ini tidak dapat dihindari, karena globalisasi itu sendiri telah menyebabkan berbagai ideologi asing masuk ke dalam suatu negeri. Namun sedikit disayangkan, jika ideologi asing tersebut tidak sejalan dengan filosofi negara Indonesia, maka dapat menimbulkan kekacauan.
  • Adanya campur tangan dari luar negeri, hal ini merupakan bentuk globalisasi yang dapat menimbulkan kekisruhan politik di suatu negara jika tidak dikendalikan dengan baik. Misalnya, kita bisa melihat beberapa negara Timur Tengah berperang karena campur tangan negara lain.
  • Masyarakat menjadi peduli dengan pemerintah, dalam keterbukaan kali ini kita bisa melihat bagaimana masyarakat dilibatkan dalam proses pemerintahan. Hal ini tentunya dapat berdampak positif dan negatif bagi pemerintah itu sendiri.

2. Bentuk globalisasi pada bidang sosial

Sosial kehidupan masyarakat Indonesia telah banyak mengalami perubahan akibat globalisasi. Beberapa contoh bentuk globalisasi di bidang sosial yaitu sebagai berikut:

  • Masyarakat sudah tidak homogen, yaitu masyarakat tidak lagi didominasi oleh suku bangsa tertentu. Misalnya di Jakarta masyarakatnya sangat heterogen, dimana masyarakatnya tidak didominasi oleh suku Betawi karena sudah bercampur dengan suku lain, seperti Batak, Jawa, Ambon, Minang, Sunda dan lain-lain.
  • Masuknya bahasa asing, inilah dampak nyata globalisasi yang kita lihat saat ini. Tidak hanya bahasa Inggris, ada beberapa bahasa asing yang dipelajari oleh masyarakat Indonesia, misalnya bahasa Mandarin, Jepang, Rusia, Korea, Arab, Perancis dan lainnya.
  • Kesetaraan gender, jika dahulu perempuan tidak diperhatikan dalam dunia kerja, tidak lagi menjadi masalah. Saat ini, perempuan sudah memiliki hak yang sama untuk bekerja dan memiliki jenjang karir yang baik.
  • Masyarakat yang semakin individualistis merupakan dampak buruk globalisasi terhadap kehidupan sosial. Globalisasi meningkatkan persaingan dalam masyarakat sehingga banyak orang yang cenderung individualis.
  • Pudarnya sikap gotong-royong, Indonesia yang dulu terkenal dengan budaya gotong-royongnya perlahan-lahan kehilangan jati dirinya. Inilah dampak globalisasi yang terjadi ditengah-tengah masyarakat.

3. Contoh globalisasi dalam sektor perekonomian

Globalisasi telah berdampak besar pada perekonomian beberapa negara. Beberapa bentuk contoh globalisasi di bidang ekonomi yaitu sebagai berikut:

  • Tingginya aktivitas ekspor dan impor, merupakan hubungan kerjasama antar negara di bidang ekonomi. Ekspor-impor secara signifikan dapat meningkatkan devisa suatu negara dan memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri.
  • Lahirnya pasar bebas, artinya semua negara di suatu kawasan dapat melakukan kegiatan ekonomi di antara mereka sendiri. Misalnya pasar bebas di negara-negara Asia Tenggara atau yang kita kenal sebagai Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
  • Perusahaan asing masuk ke Indonesia, yaitu perusahaan asing dapat menjalankan usahanya di Indonesia dan saling menguntungkan. Misalnya Starbucks, McDonalds, KFC dan restoran lainnya.
  • E-commerce berkembang pesat, perkembangan teknologi informasi merupakan salah satu bentuk globalisasi. Hal ini membuat bisnis e-commerce di beberapa negara semakin tumbuh besar, termasuk Indonesia.
  • Masuknya produk luar negeri, globalisasi memudahkan proses impor produk luar negeri. Hal ini menyebabkan banyak produk asing membanjiri pasar Indonesia.

Baca Juga: Pengertian Integrasi Nasional, Faktor-Faktor, Syarat, dan Contohnya

4. Bentuk globalisasi pada bidang pendidikan

Globalisasi juga berdampak secara langsung pada sektor pendidikan di beberapa negara. Contoh globalisasi dalam pendidikan adalah sebagai berikut:

  • Pertukaran pelajar, kerjasama yang dijalin antar negara dalam bidang pendidikan merupakan salah satu bentuk globalisasi. Ini memungkinkan setiap negara untuk bertukar siswa.
  • Akses informasi yang mudah, siswa sekarang memiliki akses yang lebih mudah ke berbagai informasi terkait pelajaran mereka. Media online dan buku digital (eBook) memberikan kemudahan bagi mahasiswa untuk mempelajari berbagai materi secara online maupun digital.
  • Pertukaran guru, biasanya untuk bidang studi tertentu, misalnya bahasa Inggris, Mandarin dan bahasa asing lainnya. Namun, tidak menutup kemungkinan bidang studi lain.

5. Globalisasi pada sektor kebudayaan

Ada sejumlah dampak globalisasi terhadap kebudayaan di Indonesia. Berikut beberapa contoh globalisasi di bidang budaya adalah:

  • Meningkatnya imigrasi, kehadiran banyak orang asing di Indonesia, dapat menyebabkan migrasi.
  • Pengaruh pakaian masyarakat, dunia fashion sangat dinamis dan berpengaruh antar negara. Di Indonesia bisa dengan cepat menerima fashion dari pakaian yang sedang trend di luar negeri, contohnya trend fashion korea.
  • Budaya asing berkembang di Indonesia, hal ini sebagai dampak dari kemudahan akses informasi dan komunikasi. Misalnya dalam dunia musik, banyak orang Indonesia yang terpengaruh oleh musik luar, contohnya Korean Pop (K-Pop).
  • Budaya lokal yang semakin memudar, sebagian besar generasi muda Indonesia lebih menyukai budaya asing daripada budaya lokal. Hal ini membuat budaya dalam negeri hanya diketahui oleh orang-orang tertentu.
  • Pertukaran budaya antar negara merupakan hal yang positif karena dapat meningkatkan eksistensi budaya lokal di mata dunia internasional.

6. Contoh globalisasi di bidang teknologi

Iptek di Indonesia mengalami perkembangan yang sangat pesat, hal ini merupakan dampak positif dari proses globalisasi. Contoh globalisasi di bidang iptek yaitu:

  • Kemudahan komunikasi dan memperoleh informasi, berkat internet dan berbagai komputer dan perangkat seluler.
  • Kemudahan mendapatkan berita terkini tentang suatu peristiwa di berbagai belahan dunia dengan adanya berbagai media online yang terpercaya dan cepat dalam memberitakan suatu peristiwa.
  • Kemudahan transaksi jual beli berkat teknologi yang memungkinkan Anda menangani order dan pembayaran secara online atau digital.

Baca Juga: Dampak Positif dan Negatif Globalisasi di Berbagai Bidang

Kesimpulan

Saat ini tidak ada negara yang dapat berdiri sendiri memenuhi kebutuhan domestiknya. Globalisasi menjadi platform untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan bagi suatu negara, bahkan bagi negara yang mendeklarasikan bahwa mereka negara tertutup.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *