fbpx
Fungsi-dan-Tujuan-Manajemen-Operasional

Fungsi dan Tujuan Manajemen Operasional

Fungsi Manajemen Operasional

Setelah mengetahui definisi manajemen operasional (Baca: Pengertian Manajemen Operasional Menurut Para Ahli), manajemen operasional memiliki beberapa fungsi dan tujuan penting bagi perusahaan, diantaranya:

1. Fungsi Perencanaan (Planning)

Dalam perencanaan, manajer operasi bertugas untuk menentukan suatu tujuan subsistem operasi dari suatu organisasi/perusahaan dan mengembangkan sebuah program, prosedur dan kebijakan yang diperlukan untuk mencapai tujuan.

Pada tahap ini mencakup sebuah penentuan peranan dan focus dari operasi, termasuk dalam perencanaan produk, perencanaan fasilitas, penetapan kualitas dan kuantitas bahan, dan perencanaan penggunaan sumber daya produksi.

2. Fungsi proses (Processing)

Manajemen operasional ini memiliki fungsi yang dilaksanakan dengan memimpin, mengawasi serta memotivasi karyawan untuk melaksanakan tugas operasional. Hal ini bersifat teknis, diantaranya berupa metode yang dipakai dalam mengolah bahan baku produksi.

3. Fungsi Pengorganisasian (Organizing)

Dalam pengorganisasian, manajer operasi menentukan sebuah struktur departemen, divisi, bagian, grup, seksi, dan individu dalam suatu subsistem operasi untuk mencapai suatu tujuan organisasi.

Manajer operasi juga bertugas dalam menentukan kebutuhan sumber daya yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan operasi dan juga mengatur tanggung jawab serta wewenang yang diperlukan dalam melaksanakannya. Dengan fungsi ini maka proses produksi dapat berjalan dengan efektif dan efisien.

4. Fungsi Pengendalian atau Pengawasan (Controlling)

Manajemen operasi berfungsi untuk mengembangkan sebuah standar dan jaringan komunikasi yang dibutuhkan agar sebuah pengorganisasian dan penggerakan sesuai dengan yang direncanakan dalam mencapai tujuan.

Baca Juga: Tugas dan Ruang Lingkup Manajemen Operasional

5 Tujuan Manajemen Operasional

Ada 5 tujuan utama dari manajemen operasional, diantaranya:

1. Productivity (meningkatkan efektivitas). Untuk meningkatkan efektivitas dalam perusahaan.

2. Efficiency (meningkatkan efisiensi). Untuk meningkatkan efisiensi dalam perusahaan.

3. Quality (Meningkatkan Kualitas). Untuk meningkatkan kualitas produk dan pelayanan di dalam perusahaan.

4. Reduced processing time (Mengurangi waktu proses produksi). Untuk mengurangi waktu proses produksi yang dibutuhkan.

5. Economy (Mengurangi Biaya). Untuk mengurangi biaya dalam kegiatan perusahaan.

Dengan mengetahui fungsi dan tujuan manajemen operasional akan membuka wawasan kamu akan pentingnya manajemen operasional diterapkan diperusahaan. Semoga Bermanfaat.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *