Fungsi dan Tujuan Manajemen Risiko

Fungsi-dan-Tujuan-Manajemen-Risiko

Fungsi Manajemen Risiko

Setelah memahami definisi manajemen risiko (Baca: Pengertian Manajemen Risiko Menurut Para Ahli), ada beberapa fungsi dan tujuan manajemen risiko, diantaranya sebagai berikut:

1. Perencanaan (Planning)

Perencanaan dimulai dengan menetapkan visi, misi, tujuan yang berkaitan dengan manajemen risiko. Kemudian dilanjutkan dengan penetapan target, kebijakan dan prosedur yang berkaitan dengan manajemen risiko. Visi, misi, prosedur dan kebijakan tersebut ditulis untuk memudahkan pengarahan, sekaligus menegaskan dukungan manajemen terhadap program manajemen risiko. (en.wikipedia)

2. Pelaksanaan (Actuating)

Proses identifikasi dan pengukuran risiko (risk measurable) diteruskan dengan manajemen pengelolaan risiko yang merupakan aktivitas operasional utama dari manajemen risiko.

3. Pengendalian (Controling)

Pengendalian dalam manajemen resiko meliputi evaluasi secara periodik pelaksanaan manajemen resiko, output pelaporan yang dihasilkan dari risk management dan umpan balik (feed back).

Baca Juga: Jenis-Jenis Manajemen Risiko

Tujuan Manajemen Risiko

Jika dilihat dari pengertian para ahli ada enam tujuan manajemen risiko dalam perusahaan atau organisasi, diantaranya adalah:

1. Melindungi Perusahaan (Protecting)

Memberikan perlindungan organisasi dari tingkat risiko signifikan yang bisa menghambat proses pencapaian tujuan organisasi atau perusahaan.

2. Mendorong Manajemen Agar Proaktif

Mendorong manajemen agar bertindak proaktif dalam mengurangi potensi risiko, dan menjadikan risk management sebagai sumber keunggulan bersaing dan kinerja perusahaan.

3. Membantu Pembuatan Kerangka Kerja

Membantu dalam pembuatan kerangka kerja yang konsisten atas risiko yang ada pada proses bisnis dan fungsi-fungsi di dalam sebuah perusahaan.

4. Sebagai Peringatan untuk Berhati-Hati

Mendorong semua individu dalam perusahaan agar bertindak hati-hati dalam menghadapi risiko perusahaan demi tercapainya tujuan yang diinginkan bersama.

5. Sosialisasi Manajemen Risiko

Membangun kemampuan individu maupun manajemen untuk mensosialisasikan pemahaman tentang resiko dan pentingnya risk management.

6. Meningkatkan Kinerja Perusahaan

Membantu meningkatkan kinerja perusahaan dengan menyediakan informasi tingkat risiko yang disebutkan dalam peta risiko (risk map). Hal ini juga berguna dalam pengembangan strategi dan perbaikan proses secara berkesinambungan (continue).

Demikianlah fungsi dan tujuan manajemen risiko yang sangat dibutuhkan didalah organisasi atau perusahaan. Semoga bermanfaat.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *