Kenali Jenis-Jenis Reklame Yang Digunakan Sebagai Sarana Pemasaran

Pengertian Reklame, Fungsi, Manfaat, dan Jenis-Jenisnya
Photo by Paula Nardini from Pexels

Untuk mendapatkan engagement yang tinggi dari setiap produk yang dipasarkan, seorang pemasar harus memaksimalkan semua channel pemasaran baik secara online maupun online. Salah satunya dengan memaksimalkan fungsi-fungsi reklame. Umumnya reklame berisi konten
audio dan visual untuk mengkomunikasikan pesan bisnis tertentu.

Reklame, saat ini sangat mudah ditemukan hampir di semua platform periklanan baik online dan offline. Nah, lalu apa sih yang dimaksud dengan reklame itu? Apa pengertian reklame menurut para ahli? Apa fungsi reklame pada suatu bisnis? Apa saja ciri dan karakteristik sebuah reklame? Serta, apa saja jenis dan contoh reklame? Untuk memahaminya lebih mendalam, mari kita bahas secara rinci.

Apa itu Reklame?

Secara etimologis, kata “reklame” merupakan serapan kata dari bahasa Spanyol yaitu “reclamos” yang artinya ada seruan yang diulang-ulang. Dengan kata lain, yang dimaksud dengan reklame adalah perbuatan yang mengajak orang lain untuk berulang kali mengikuti isi iklan tersebut.

Secara umum pengertian reklame adalah sarana atau alat untuk menyampaikan informasi, menawarkan, mempromosikan dan memperkenalkan suatu produk atau jasa kepada masyarakat luas melalui penggunaan gambar dan kata-kata yang menarik. Pandangan lain menyatakan bahwa, pengertian baliho adalah media visual yang menggunakan gambar dan tulisan yang diolah sedemikian rupa sehingga pesan-pesan tertentu dapat dikomunikasikan kepada publik.

Tujuan pembuatan reklame adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang suatu produk, jasa, atau hal lain dengan cara yang menarik. Selain itu, reklame juga bertujuan untuk membangun brand produk atau perusahaan agar melekat pada calon konsumen.

Baca Juga: Pengertian Promosi Menurut Para Ahli

Pengertian Reklame Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami apa itu iklan, kita dapat merujuk pendapat dari berbagai ahli sebagai berikut:

1. Panji (1990: 120)

Pengertian reklame adalah segala kegiatan yang bertujuan untuk memperkenalkan suatu barang, jasa, atau hal lain, dengan tujuan menarik perhatian masyarakat umum.

2. Barata (1988: 210)

Pengertian reklame adalah suatu kegiatan yang bertujuan untuk menyampaikan informasi atau gagasan, barang atau jasa, dengan maksud untuk menarik perhatian orang terhadap gagasan, barang atau jasa tersebut.

Jenis dan Contoh-Contoh Reklame

Reklame itu sendiri dapat dibedakan menjadi beberapa kategori. Berikut ini beberapa jenis reklame, yaitu sebagai berikut:

1. Jenis Reklame Berdasarkan Medianya

  • Reklame audiovisual
    Artinya, jenis reklame yang disampaikan dalam bentuk gambar dan suara. Contohnya seperti, Iklan TV, iklan YouTube, iklan di film, dan lainnya.
  • Reklame audio
    Artinya, jenis reklame audio yang disampaikan melalui suara, secara langsung atau tidak langsung. Contoh seperti, iklan radio dan iklan audio di spotify,
  • Reklame visual
    Artinya, jenis reklame yang ditransmisikan dalam bentuk visual atau gambar. Contohnya seperti iklan megatron, poster, spanduk, plakat, brosur, selebaran, papan nama dan banyak lagi.

2. Jenis Reklame Berdasarkan Lokasi Pemasangan

  • Reklame dalam ruangan (indoor)
    Artinya, reklame yang dipasang di dalam ruangan. Umumnya reklame dalam ruangan berukuran kecil atau sedang dengan bahan kertas. Contoh seperti etiket, label, leaflet, dan brosur.
  • Reklame luar ruangan (outdoor)
    Artinya, jenis reklame yang dipasang di luar ruangan dan terkena sinar matahari. Pada umumnya reklame outdoor berukuran relatif besar dan terbuat dari bahan anti air serta tahan terhadap sengatan matahari. Contoh seperti, baliho, spanduk, papan nama dan lainnya.

3. Jenis Reklame Berdasarkan Tujuan Pembuatan

  • Reklame komersial
    Artinya, jenis reklame yang dibuat untuk tujuan komersial yang tujuannya adalah untuk menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. Contoh seperti poster, spanduk, baliho dan lain-lain.
  • Reklame non-komersial
    Artinya, jenis reklame yang dibuat untuk kepentingan umum, misalnya seperti himbauan,, informasi layanan masyarakat/publik, dan lain-lain. Contoh seperti, himbauan donor darah, himbauan membayar pajak, himbauan tertib berlalu-lintas dan lain-lain.

4. Jenis Reklame Berdasarkan Sifatnya

  • Reklame penerangan
    Artinya, jenis papan reklame yang memberikan informasi kepada masyarakat umum. Contohnya poster informasi kesehatan.
  • Reklame permintaan atau ajakan
    Yakni, jenis reklame yang mengundang atau meminta masyarakat untuk mengikuti undangan / permintaan tersebut. Contohnya seperti, reklame donor darah dan reklame bantuan bencana alam.
  • Reklame peringatan
    Artinya, jenis reklame untuk mengingatkan khalayak bahwa mereka harus melakukan hal-hal tertentu. Contohnya reklame rambu lalu lintas.

Baca Juga: Pengertian Strategi Pemasaran, Konsep, Ciri, Fungsi dan Tujuan

Ciri dan Karakteristik Reklame

Berdasarkan pemaparan diatas, reklame memiliki ciri-ciri khusus yang membedakannya dengan channel pemasaran lainnya. Ciri-ciri baliho tersebut adalah sebagai berikut:

  • Singkat, jelas, dan mudah dimengerti.
    Reklame biasanya menggunakan frasa/kalimat yang pendek, jelas, dan mudah dipahami oleh masyarakat luas.
  • Menarik dan mencolok
    Untuk menarik perhatian masyarakat luas, biasanya reklame didesain dengan komposisi warna yang mencolok.
  • Jujur.
    Dalam hal ini, pesan yang disampaikan dalam iklan harus jujur​.
  • Dilakukan berulang kali
    Berdasarkan definisi, reklame digunakan untuk menyampaikan pesan secara berulang-ulang agar lebih banyak orang mengetahui pesan yang ingin mereka sampaikan.

Fungsi dan Tujuan Reklame

Secara umum reklame memiliki fungsi sebagai media informasi untuk menyampaikan pesan iklan kepada masyarakat luas. Beberapa fungsi dari reklame adalah:

  • Memberikan informasi kepada publik tentang suatu merek, produk, atau layanan.
  • Mempengaruhi orang agar mau menggunakan produk atau layanan.
  • Membangun kesan publik yang baik tentang merek, produk, atau layanan yang diinformasikan.
  • Meningkatkan kepuasan pelanggan terhadap produk tersebut.
  • Menjadi sarana atau alat komunikasi antara penjual dan calon konsumen.

Kesimpulan

Dengan reklame informasi yang ingin disampaikan oleh perusahaan dapat diserap oleh masyarakat luas. Isi reklame yang baik, tidak hanya berisi informasi yang penting, namun juga harus memberikan value kepada calon konsumen yang mendapatkannya.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *