Apa itu Akuisisi? Pengertian, Tujuan, Manfaat dan Klasifikasi Akuisisi Dalam Bisnis

Pengertian Akuisisi, Tujuan, Manfaat dan Klasifikasi Dalam Bisnis
image by inc.com

Bisnis merupakan sesuatu hal yang sangat dinamis. Setiap pengusaha dapat menjalankan dan mengembangkan bisnisnya dengan berbagai macam strategi. Ketika sebuah perusahaan telah maju pesat, maka strategi selanjutnya adalah mengekspansi ke bisnis lain atau tetap yang sama dengan tujuan untuk mempertahankan dan memperluas pasarnya. Salah satu cara yaitu dengan melakukan akuisisi bisnis atau perusahaan lain.

Selain akuisisi ada juga strategi lain yang dapat diterapkan oleh perusahaan, diantaranya seperti merger, konsolidasi, joint venture, frenchisee, dan lainnya. DIbutuhkan kemampuan mengelola bisnis yang baik agar akuisisi dapat menghasilkan keuntungan bisnis yang besar.

Nah, agar lebih memahami seperti apa itu akuisisi, apa saja tujuan dan manfaatnya, serta klasifikasi apa saja yang ada didalamnya. Dibawah ini akan dijelaskan secara detail dan lengkap.

Apa Yang Dimaksud Dengan Akuisisi?

Secara umum pengertian akuisisi adalah pengakuan suatu perusahaan, baik organisasi publik maupun swasta, yang dilakukan oleh perusahaan yang mengakuisisi. Disebutkan juga bahwa yang dimaksud dengan akuisisi adalah pengambilalihan saham atau aset suatu perusahaan oleh perusahaan lain.

Ada banyak alasan dan tujuan mengapa satu perusahaan diakuisisi oleh perusahaan lain. Selain alasan ekonomis (keuntungan), alasan mengakuisisi perusahaan adalah untuk mempercepat pertumbuhan unit bisnisnya tanpa harus membangunnya dari awal.

Pengertian Akuisisi Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami apa definisi akuisisi, kita dapat mengacu pada pendapat dari berbagai ahli sebagai berikut:

1. Brealey, Myers dan Marcus (1999)

Pengertian akuisisi adalah takeover (pengambilalihan) suatu perusahaan melalui pembelian saham atau aset perusahaan, dan perusahaan yang dimaksud, dan perusahaan yang dibeli tetap ada.

2. PS Sudarsanan (1999)

Pengertian akuisisi adalah perjanjian, di mana satu perusahaan membeli aset atau saham perusahaan lain, dan pemegang saham perusahaan lain yang akan diakuisisi tidak lagi menjadi pemilik perusahaan.

3. Michael A. Hitt

Yang dimaksud dengan akuisisi adalah mengakuisisi atau membeli perusahaan lain dengan cara membeli sebagian besar saham perusahaan sasaran.

4. Charles A. Scharf

Akuisisi adalah transaksi di mana pembeli (perusahaan) memperoleh sebagian atau seluruh aset atau bisnis penjual (perusahaan), atau total atau sebagian saham atau sekuritas lainnya dari penjual, dimana transaksi dilakukan atas dasar kesepakatan antara pembeli dan penjual.

5. Made Sudana (2011)

Definisi akuisisi adalah penggabungan dua perusahaan di mana perusahaan yang mengakuisisi membeli sebagian saham dari perusahaan yang diakuisisi, sehingga manajemen mengendalikan perusahaan yang diakuisisi dipindahkan ke perusahaan yang mengakuisisi, sedangkan kedua perusahaan tersebut tetap beroperasi sebagai entitas hukum yang berdiri sendiri.

6. Summer N. Levine

Pengertian akuisisi adalah suatu transaksi yang terjadi antara dua pihak, di mana pembeli pada akhirnya memperoleh dan menjadi pemilik sebagian besar atau seluruh kekayaan penjual.

7. Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.22

Yang dimaksud dengan akuisisi adalah perolehan kepemilikan perusahaan oleh pihak pengakuisisi yang diterjemahkan menjadi pengalihan kendali atas perusahaan yang mengambil alih (pengakuisisi).

Tujuan Dari Akuisisi Bisnis

Dalam setiap agenda bisnis, termasuk melakukan akuisisi bisnis tentunya ada tujuan yang ingin dicapai oleh para stakeholders. Secara umum ada beberapa tujuan akuisisi adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan sinergi perusahaan

Secara umum akuisisi dilakukan untuk meningkatkan laba atau nilai tambah perusahaan yang terlibat dalam proses akuisisi, baik pengakuisisi dan diakuisisi.

2. Memperluas pangsa pasar (expanding market share)

Akuisisi dilakukan karena perusahaan ingin memperluas pangsa pasarnya karena perusahaan yang diakuisisi sudah memiliki pangsa pasar yang cukup besar.

3. Melindungi pasar

Persaingan usaha yang ketat merupakan salah satu alasan akuisisi dilakukan. Ketika perusahaan ingin memperkuat posisinya di pasar tertentu, mengakuisisi perusahaan pesaing dianggap melindungi pasar yang ingin dikuasainya.

4. Memperoleh produk tertentu

Suatu cara untuk mengembangkan bisnis yaitu perusahaan dapat dilakukan dengan menghasilkan produk baru. Ketika perusahaan lain menghasilkan produk berkualitas dan diinginkan, produk ini dapat dibeli dan dikembangkan kembali.

5. Memperkuat bisnis inti

Mengakuisisi perusahaan lain yang bergerak dalam bisnis yang sama pada akhirnya memperkuat bisnis inti suatu perusahaan agar semakin kuat dan besar.

Manfaat Melakukan Akuisisi Bisnis

Sesuai dengan tujuan akuisisi, setiap perusahaan yang melakukan akuisisi akan memperoleh beberapa keuntungan. Menurut Bradley T. Shapiro (1991: 933), keuntungan dari akuisisi adalah sebagai berikut:

  • Perusahaan akan mengalami tingkat pertumbuhan yang lebih cepat dalam bisnis saat ini daripada tumbuh secara internal.
  • Perusahaan yang mengakuisisi dapat mengurangi persaingan bisnis dengan membeli beberapa badan usaha untuk menggabungkan kekuatan pasar dan kendala persaingan.
  • Perusahaan pembeli dapat memasuki pasar penjualan dan pemasaran baru yang saat ini tidak dapat ditembus.
  • Adanya peningkatan keterampilan manajerial yaitu pendampingan manajerial dalam pengelolaan aset suatu badan usaha.

Klasifikasi Akuisisi Dalam Bisnis

Pada prinsipnya, akuisisi dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok besar, pertama berdasarkan objek akuisisi atau bentuk dasarnya, dan kedua tergantung pada jenis bisnisnya. Sehubungan dengan pengertian akuisisi di atas, jenis akuisisi adalah sebagai berikut:

1. Berdasarkan bentuk dasar atau objek akuisisi

Dalam upaya mengambil alih perusahaan lain, setidaknya ada 3 prosedur dasar yang dilakukan oleh suatu perusahaan, yaitu:

Merger atau konsolidasi

Merger adalah suatu proses penggabungan dua atau lebih perusahaan, dimana penggabungan tersebut menimbulkan nama perusahaan baru atau menggunakan salah satu entitas yang telah ada. Sedangkan, konsolidasi adalah penggabungan dari dua atau lebih perusahaan, di mana semua perusahaan yang digabungkan menghilang dan membuat usaha patungan dengan nama baru.

Akuisisi saham

Akuisisi saham merupakan bentuk pembelian saham suatu perusahaan, baik secara tunai maupun dengan menggantinya dengan efek lain. Misalnya obligasi atau saham lainnya.

Akuisisi aset

Akuisisi aset merupakan bentuk pengambilalihan atau pembelian aset suatu perusahaan yang bertujuan untuk mencegah perusahaan memiliki pemegang saham minoritas.

2. Bergantung pada kaitannya dengan jenis usaha

Akuisisi berdasarkan keterkaitan dengan jenis usahanya dapat dilakukan dengan 3 (tiga) cara, yaitu:

Horizontal acquisition (akuisisi horizontal)

Akuisisi horizontal merupakan akuisisi perusahaan sasaran yang memiliki lini bisnis yang sama untuk meningkatkan pangsa pasarnya. Dengan kata lain, akuisisi ini akan mematikan pesaing, baik dalam produksi maupun pemasaran.

Vertical acquisition (akuisisi vertikal)

Akuisisi vertikal merupakan bentuk akuisisi suatu perusahaan yang masih dalam suatu rantai produksi yang tujuannya adalah untuk menjamin ketersediaan dan penjualan barang.

Akuisisi konglomerat

Akuisisi konglomerat merupakan akuisisi perusahaan lain yang tidak terkait dengan perusahaan yang diakuisisi, baik secara horizontal maupun vertikal. Tujuan akuisisi ini adalah untuk mendukung perusahaan akuisisi dan memperkuat portofolio grup perusahaan.

Kesimpulan

Ada berbagai macam tujuan dan alasan strategi akuisisi dilakukan oleh pebisnis. Dengan adanya pengambilalihan tersebut dapat membuka dan memperkuat bisnis dan diharapkan dapat menyerap tenaga kerja produktif.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *