Pengertian Akuntabilitas, Dimensi, dan Ruang Lingkupnya

Pengertian Akuntabilitas, Dimensi, dan Ruang Lingkupnya
image by corporatefinanceinstitute.com

Istilah akuntabilitas sering sekali disandingkan dengan sektor bisnis dan pemerintah. Akuntabilitas menjadi tolak ukur dari sebuah pelayanan publik dan private.

Setiap perusahaan harus bisa menunjukan akuntabilitasnya agar pelanggan, klien, dan partnernya percaya dengan apa yang ditawarkan. Lalu, seperti apa sih sebenarnya akuntabilitas itu? Mari simak penjelasannya berikut ini.

Apa itu Akuntabilitas Secara Umum

Akuntabilitas atau accountability merupakan istilah yang menggambarkan tingkat pertanggungjawaban seseorang atau lembaga tertentu yang berkaitan dengan sistem administrasinya.

Pengertian Akuntabilitas Menurut Kajian Para Ahli

Untuk lebih memahami apa itu akuntabilitas, berikut ini pemaparan para ahli:

Mardiasmo (2006: 3)

Definisi akuntabilitas yaitu sebagai bentuk pertanggungjawaban untuk mempertanggungjawabkan berhasil atau tidaknya misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya, melalui sarana penyerahan laporan yang dilakukan secara berkala.

Mahmudi (2010: 23)

Arti akuntabilitas adalah kewajiban agen (pemerintah) untuk mengelola sumber daya, menginformasikan dan menyebarluaskan semua kegiatan dan aktivitas yang berkaitan dengan penggunaan sumber daya publik dalam amanat (manda yang bersifat prinsipil).

Syahrudin Rasul (2002: 8)

Pengertian akuntabilitas adalah kemampuan untuk memberikan jawaban atas otoritas yang lebih tinggi atau tindakan seseorang / sekelompok orang terhadap masyarakat luas suatu organisasi.

Turner dan Hulme (1997)

Pengertian akuntabilitas mensyaratkan bahwa lembaga sektor publik lebih menekankan pada akuntabilitas horizontal (publik/masyarakat), bukan hanya akuntabilitas vertikal (otoritas yang lebih tinggi).

Wikipedia

Akuntabilitas adalah konsep etika yang erat kaitannya dengan administrasi publik pemerintahan (kekuasaan eksekutif pemerintah, badan legislatif, dan peradilan).

Dimensi Akuntabilitas

Menurut Syahrin Rasul (2002: 11), dimensi akuntabilitas dibedakan menjadi 5 bagian, diantaranya sebagai berikut:

  • Accountability for probity and legality (Akuntabilitas hukum dan kejujuran)

Tanggung jawab kejujuran adalah untuk mencegah penyalahgunaan jabatan, kedudukan, korupsi dan kolusi. Akuntabilitas hukum menjamin penerapan aturan hukum, sementara akuntabilitas yang jujur ​​menjamin praktik organisasi yang sehat.

  • Akuntabilitas manajerial

Tanggung jawab kinerja juga dikenal dengan istilah akuntabilitas manajerial, yang artinya tanggung jawab untuk mengelola organisasi secara efektif dan efisien.

  • Akuntabilitas program

Akuntabilitas program artinya bahwa program organisasi harus menjadi program yang berkualitas dan mendukung strategi untuk mencapai visi, misi, dan tujuan organisasi. Selain itu, lembaga publik harus bertanggung jawab atas program yang telah dijalankan hingga program tersebut dilaksanakan.

  • Akuntabilitas kebijakan

Lembaga publik harus mampu mempertanggungjawabkan kebijakan yang telah ditetapkan dengan mempertimbangkan dampak yang dihadapinya ke depan.

  • Akuntabilitas finansial atau keuangan

Tanggung jawab keuangan adalah tanggung jawab lembaga publik untuk menggunakan dana publik (uang rakyat) secara ekonomis, efisien dan efektif, tidak ada pemborosan atau kebocoran dana atau korupsi.

Aspek dan Ruang Lingkup Akuntabilitas

Berikut adalah ruang lingkup dan aspek-aspek dalam akuntabilitas:

  1. Akuntabilitas merupakan hubungan kinerja
  2. Akuntabilitas berorientasi pada hasil
  3. Akuntabilitas membutuhkan laporan yang lengkap
  4. Akuntabilitas tidak ada tanpa adanya konsekuensi
  5. Akuntabilitas meningkatkan kinerja organisasi

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian akuntabilitas. Lembaga publik dan private harus bisa menunjukan accountability agar lebih dipercaya oleh masyarakat luas.

1 Shares:
Leave a Reply