Pengertian Asimilasi dan Faktor-Faktor Pendorong Terjadinya Asimilasi

Pengertian Asimilasi
photo by pexels/andersonguerra

Setiap budaya yang ada di suatu daerah atau negara merupakan bentuk dari proses asimilasi yang terjadi secara alami. Pada hakikatnya, manusia merupakan makhluk yang selalu ingin bersosial dan berbaur dengan lingkungan baru. Nah, dari hal tersebut terciptalah assimilation, baik yang terjadi secara alamiah atau sengaja dibuat.

Lalu, apa sih yang dimaksud dengan asimilasi itu? Apa pengertian asimilasi sebenarnya? Apa saja fungsi dari asimilasi ini? Bagaimana bisa terjadinya asimilasi di suatu daerah? Apa saja faktor-faktor terjadinya proses assimilation? Dan, apa saja dampak yang akan dirasakan dari proses ini? Untuk memahaminya lebih dalam, mari kita ulas satu persatu secara detail.

Apa Yang Dimaksud Dengan Asimilasi?

Istilah “asimilasi” berasal dari bahasa Inggris, yang berarti “assimilation”, yang berarti perpaduan, pembauran, penerimaan dan pencampuran yang harmonis. Sehingga kata asimilasi dapat didefinisikan sebagai proses penyesuaian sifat asli dengan karakteristik lingkungan sekitar untuk membentuk tatanan sosial, kebiasaan dan budaya baru yang dianggap tepat.

Pengertian asimilasi adalah suatu kondisi di mana ada penggabungan dua budaya yang disertai dengan hilangnya karakteristik khas budaya asli dan menghasilkan budaya baru. Pendapat lain mengatakan bahwa pengertian assimilation adalah proses interaksi sosial dalam jangka waktu yang lama antara dua orang yang memiliki budaya yang berbeda.

Dalam prakteknya, kedua komunitas melakukan berbagai upaya untuk mengurangi perbedaan, baik individu maupun kelompok, dengan memprioritaskan minat dan tujuan bersama. Sehingga tercipta suatu tatanan sosial budaya yang baru.

Baca Juga: Pengertian Integrasi Nasional, Faktor-Faktor, Syarat, dan Contohnya

Pendapat Para Ahli Tentang, Apa itu Asimilasi?

Untuk lebih memahami apa itu asimilasi, kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli berikut:

1. James Garbarino

Pengertian asimilasi adalah perpaduan dua elemen budaya dalam suatu masyarakat.

2. Alvin L. Bertrand

Pengertian asimilasi adalah proses tingkat sosial yang maju yang muncul karena ada golongan atau kelompok orang yang memiliki perbedaan antar budaya yang berinteraksi langsung dalam jangka waktu yang lama yang kemudian menghasilkan perubahan budaya kedua elemen tersebut dan secara keseluruhan menjadi budaya baru.

3. Koentjaraningrat

Arti asimilasi adalah proses perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat akibat perkembangan dan hubungan interaksi sosial yang berkelanjutan dan serius, sehingga mendorong orang untuk menggabungkan budaya yang ada untuk mengakomodasi semua pihak-pihak dalam pengelolaan bentuk-bentuk tatanan sosial yang ada.

4. Vander Zanden

Pengertian asimilasi adalah proses interaksi sosial yang terjadi antar kelompok, mulai dengan berpikir, saling menghormati, dan bertindak, memungkinkan mereka untuk berbaur dengan identitas baru sebagai unit sosial.

5. James Danandjaja

Asimilasi adalah proses penyesuaian antara kelompok orang yang memiliki budaya berbeda dengan identitas dan karakteristik mereka sendiri yang secara bertahap mengalami penurunan budaya suatu kelompok dan menghadirkan budaya baru.

6. Seymour Smith

Definisi asimilasi adalah tahap kedua dari proses perubahan sosiokultural dalam masyarakat, yang dimotivasi oleh akulturasi sebelumnya untuk menciptakan budaya baru yang diterima oleh masyarakat tanpa munculnya konflik sosial.

Faktor-Faktor Yang Mendorong dan Menghambat Asimilasi

Proses assimilation sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik faktor pendorong maupun faktor penghambat. Berikut ini adalah faktor-faktor pendorong dan penghambat dari proses asimilasi:

1. Faktor Pendorong Proses Asimilasi

  • Ada sikap toleransi pada setiap individu.
  • Ada peluang yang sama bagi setiap individu di bidang ekonomi.
  • Sikap menghargai dan menghormati orang lain dan budaya yang berbeda.
  • Ada sikap terbuka dari kelompok dominan di masyarakat.
  • Ada kesamaan dalam elemen budaya universal.
  • Perkawinan campuran terjadi antara kelompok dengan budaya yang berbeda.
  • Ada kesadaran di antara kelompok untuk menghadapi musuh dari luar.

2. Faktor Penghambat Proses Asimilasi

  • Masih ada kelompok minoritas yang terisolasi atau tertutup dengan perkembangan zaman.
  • Kurangnya pengetahuan masyarakat dan pemahaman tentang perubahan dan kemajuan di berbagai bidang.
  • Ada prasangka sekelompok orang terhadap kelompok-kelompok baru yang datang ke lingkungan mereka.
  • Perbedaan mencolok dalam karakteristik fisik dapat menyebabkan beberapa anggota masyarakat memiliki prasangka negatif dan menyebabkan masalah sosial.
  • Adanya penolakan dan penindasan dari mayoritas terhadap minoritas karena mereka memiliki budaya yang berbeda.

Baca Juga: Arti Attitude dan Peran Attitude Dalam Mengambangkan Karir

Ciri dan Karakteristik Asimilasi

Proses terjadi assimilation melalui proses interaksi sosial yang berkelanjutan. Menurut John Lewis Gillin dan John Philip Gillin, ada beberapa karakteristik asimilasi, diantaranya adalah::

  • Berkurangnya perbedaan dalam masyarakat karena berbagai upaya untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan perbedaan antara individu dan kelompok.
  • Eratnya kesatuan dari tindakan, sikap dan perasaan, dan sebagian besar berkaitan dengan kepentingan dan tujuan bersama.
  • Ada interaksi langsung dan berkelanjutan antara individu-individu dalam kelompok komunitas.
  • Timbulnya kesadaran individu memberikan gambaran tentang budaya lain untuk mewujudkan kepentingan bersama.

Syarat-Syarat Terbentuknya Asimilasi

Ada beberapa kondisi yang harus dipenuhi untuk proses pembentukan assimilation. Berikut ini beberapa persyaratan asimilasi, yaitu sebagai berikut:

  • Ada sejumlah kelompok orang yang memiliki budaya berbeda.
  • Adanya interaksi sosial langsung antara individu dan juga kelompok sosial secara terus menerus.
  • Adanya perubahan budaya di masyarakat sebagai upaya beradaptasi dengan perkembangan, termasuk penyesuaian dengan globalisasi yang terjadi.

Dampak Positif dan Negatif Dari Asimilasi

Berikut ini beberapa dampak dari terjadinya proses assimilation disuatu daerah, diantaranya adalah:

1. Dampak Positif

  • Menambah kekayaan budaya baru dan unik
  • Secara tidak langsung menjadikan pribadi yang lebih baik dan unggul karena mempelajari pola pikir dan kebiasaan dari budaya lain.
  • Meningkatnya sikap toleransi

2. Dampak Negatif

  • Pudarnya kebudayaan asli
  • Lahirnya generasi yang berbeda dengan budaya asli
  • Dapat menimbulkan perselisihan

Contoh-Contoh Proses Asimilasi

Proses terjadinya assimilation dalam kehidupan orang Indonesia dapat dilihat dari berbagai bentuk, seperti dari budaya, kebiasaan, dan gaya hidup orang Indonesia, yang mengalami proses assimilation. Berikut ini adalah beberapa contoh bentuk asimilasi di Indonesia:

  • Kebiasaan menggunakan sendok dan garpu untuk makan bagi sebagian orang di Indonesia. Awalnya, praktik ini ditiru oleh elit Indonesia dari masyarakat Eropa, tetapi sekarang kebanyakan orang Indonesia menggunakan sendok / garpu untuk makan.
  • Penyerapan dan penggunaan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari Indonesia, misalnya, bus, data, radar, video, sorry, guitar, jus dan lain-lain.
  • Muslim Indonesia mengenakan pakaian koko karena mereka menganggapnya sebagai pakaian muslim. Baju koko sebenarnya adalah pakaian khas orang Cina di Indonesia pada zaman dulu.
  • Perpaduan budaya Betawi dengan Cina telah menghasilkan budaya baru, seperti tarian Cokek dan tarian Legong.
  • Musik dangdut, yang disukai oleh banyak orang Indonesia, juga merupakan campuran budaya tradisional lokal dengan musik India.
  • Banyaknya artis dan selebriti keturunan Indo, yang merupakan hasil dari pernikahan silang antara orang Indonesia dengan warga negara asing.

Baca Juga: Pengertian Sistem Pendidikan Karakter dan Kelebihannya

Kesimpulan

Proses asimilasi merupakan bentuk dari globalisasi yang seharusnya kita terima. Tentunya peran pemerintah sangat penting untuk menciptakan program-program yang bisa menjadi sarana untuk mengembangkan budaya nasional lebih terdepan, walaupun telah terasimilasi dengan budaya lain.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *