Pengertian Bisnis dan Ruang Lingkup Dalam Pertumbuhan Ekonomi

Pengertian Bisnis dan Ruang Lingkup Dalam Pertumbuhan Ekonomi
photo by pexels/fauxels

Istilah kata “bisnis” berasal dari bahasa English yaitu “business” yang bermakna kesibukan. Namun, apa yang dimaksud dengan bisnis dalam konteks yang lebih luas? Secara umum, pengertian bisnis adalah aktivitas yang dilakukan oleh individu atau organisasi yang melibatkan kegiatan-kegiatan produksi, pengemasan, distribusi, jual-beli, atau pertukaran barang dan jasa untuk mendapatkan laba dan keuntungan.

Istilah bisnis juga digunakan di berbagai bidang yang dapat dibedakan menjadi 3, yaitu:

  • Penggunaan istilah bisnis pada komunitas produsen barang atau jasa.
  • Penggunaan istilah bisnis pada badan usaha, yang orientasinya untuk mencari keuntungan.
  • Penggunaan istilah bisnis pada sektor pasar tertentu, seperti pasar modal dan pasar uang.

Pengertian Bisnis Menurut Pendapat Para Ahli

Para ahli secara rinci telah menjelaskan definisi bisnis menurut konteksnya, yaitu seperti:

1. Brown & Pretello

Pengertian bisnis adalah “aktivitas lembaga atau organisasi dalam menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan pelanggan, serta segala hal yang mencakup semua aktivitas usaha yang dilakukan swasta atau pemerintah tidak peduli mengejar keuntungan ataupun tidak.”

2. L.R. Dicksee

Definisi bisnis adalah “segala bentuk aktivitas yang tujuan utamanya untuk memperoleh laba bagi yang mengusahakannya atau yang memiliki kepentingan dalam terjadinya aktivitas tersebut.”

Baca Juga: Analisis SWOT : Pengertian, Fungsi, Manfaat, Dan Contonya

3. Hughes & Kapoor

Pengertian bisnis atau business adalah “suatu bentuk kegiatan dan aktivitas individu yang terorganisasi untuk memproduksi barang dan jasa dan menjual untuk mendapatkan keuntungan ekonomis dalam memenuhi kebutuhan pelanggan atau masyarakat.”

4. Jeff Madura

Definisi business adalah “perusahaan yang menyediakan barang atau layanan yang diinginkan oleh masyarakat.”

Fungsi-Fungsi Bisnis

Fungsi bisnis adalah untuk membuat, mengolah, atau mengelola sesuatu yang tidak memiliki nilai menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis dan dapat dirasakan manfaatnya oleh pelanggan. Selain itu ada beberapa fungsi lainnya, diantaranya yaitu:

  • Form Utility
    Bisnis dalam fungsi produksi untuk menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan pasar. Contohnya, perusahaan jasa keuangan, perusahaan makanan, dan lainnya.
  • Possessive Utility
    Bisnis dalam fungsi penjualan untuk merumuskan strategi penjualan yang tepat dan efisien.
  • Place Utility
    Bisnis dalam fungsi distribusi dalam menyalurkan produk ke lokasi yang dapat dijangkau pelanggan.
  • Time Utility
    Bisnis dalam fungsi penyimpanan dan pemasaran.

Di dalam buku yang berjudul “The World Of Business” karya Steinhoff, menjelaskan bahwa ada 3 (tiga) fungsi utama bisnis, yaitu:

  1. Acquiring Raw Materials (mencari bahan mentah)
  2. Manufacturing Raw Material Into Product (mengubah bahan mentah menjadi barang jadi)
  3. Distributing Product to Consumers (menyalurkan produk ke konsumen)

Baca Juga: Arti COD, Tips-Tips Bertransaksi Dengan COD, Kelebihan dan Kekurangan COD

Jenis-Jenis Bisnis

Mengacu pada pengertian bisnis yang menekankan pada sektor-sektor yang dikelola dan diambil manfaatnya, maka ada beberapa macam bisnis yang sering kita temui, diantaranya sebagai berikut:

1. Bisnis Manufaktur

Bisnis manufaktur adalah sektor usaha yang bergerak dalam pengolahan bahan mentah atau bahan baku menjadi bahan jadi.

2. Bisnis Pertanian (Agri Bisnis)

Bisnis pertanian adalah usaha yang bergerak dalam pengelolaan bidang pertanian yang meliputi pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, pembibitan dan lainnya.

3. Bisnis Jasa

Bisnis jasa adalah sektor usaha yang bergerak pada kegiatan menciptakan layanan, contohnya jasa pengiriman, konsultan, jasa keuangan, dan lainnya.

4. Bisnis Keuangan

Bisnis keuangan adalah kegiatan usaha yang bergerak pada sektor keuangan, seperti asuransi, permodalan, kredit kepemilikan barang, dan lain-lain.

5. Bisnis Telekomunikasi

Bisnis telekomunikasi adalah aktivitas usaha yang bergerak di sektor telekomunikasi, seperti telepon, radio, televisi, dan lain sebagainya.

6. Bisnis Konstruksi

Bisnis konstruksi adalah usaha yang bergerak pada bidang pembangunan konstruksi dan infrastruktur, seperti jalan raya, pelabuhan, bandara, gedung perkantoran, dan lainnya.

7. Bisnis Perdagangan

Bisnis perdagangan adalah usaha yang berfokus pada sektor perniagaan yang berperan sebagai perantara produsen dan pembeli.

8. Bisnis Transportasi

Bisnis transportasi adalah usaha yang bergerak dalam penyediaan mobilisasi masyarakat dalam menyalurkan barang dan jasa, misalnya kereta api, pesawat terbang, kapal laut, dan lainnya.

9. Bisnis Produksi Bahan Mentah

Bisnis yang bergerak pada sektor pertambangan dan kehutanan yang produknya adalah bahan mentah yang akan diolah kembali.

Baca Juga: Definisi Freelance, Syarat-Syarat Bekerja Freelance, dan Keuntungan Menjadi Freelancer

Tujuan dan Manfaat Bisnis

Dikutip dari laman maxmanroe, ada beberapa manfaat dan tujuan bisnis, diantaranya sebagai berikut:

  • Untuk mendapatkan keuntungan finansial
  • Untuk pengadaan barang dan jasa
  • Untuk menciptakan lapangan pekerjaan
  • Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat
  • Untuk menunjukan prestasi dan prestise
  • Untuk menunjukan eksistensi perusahaan
  • Untuk mencapai kesejahteraan pemilik dan masyarakat.

Kesimpulan

Bisnis adalah faktor utama dalam pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Dengan bisnis banyak permasalahan masyarakat dapat diselesaikan dan dirasakan manfaatnya.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *