4 Contoh Recount Text Beserta Artinya, Pengertian dan Jenis-jenisnya

4 Contoh Recount Text Beserta Artinya, dan Juga Pengertian dan Jenis-jenisnya
Photo by Athena from Pexels

Dalam tatanan bahasa inggris ada dikenal dengan istilah recount text. Pengertian recount text adalah salah satu jenis atau macam text dalam bahasa inggris yang berfungsi untuk menceritakan kembali mengenai kejadian, peristiwa, atau pengalaman di masa lampau.

Adapun tujuan utama dari penerapan recount text adalah untuk menginformasikan atau menghibur para pembaca/pendengar agar tidak tercipta konflik. Selain itu, pengertian lain dari recount text adalah suatu kegiatan untuk mengingat kembali sebuah kejadian yang telah terjadi pada masa lampau ke dalam cerita sebuah teks.

Sama seperti jenis-jenis teks lainnya, recount text memiliki ciri dan karakteristik tersendiri, yaitu:

  • Menggunakan “kalimat past tense”, karena menceritakan atau menyampaikan suatu kejadian yang telah terjadi.
  • Menggunakan “action verbs”, seperti walk, talk, go, visit, eat, dan lain-lain.
  • Menggunakan “conjunction dan time connectives”, seperti then, when, before, after, dan first untuk merangkai satu kejadian dengan kejadian lainnya agar tersusun runtun.
  • Menggunakan “adverbs dan adverbial phrase”.

Baca Juga: Pengertian Monolog dan Contoh Teks Monolog

Struktur Dalam Recount Text

Berikut ini 3 struktur dalam recount text, yaitu sebagai berikut:

1. Pembuka (Orientation)

Pembukaan kalimat yang berupa pengenalan yang memberikan informasi tentang siapa, kapan serta dimana kejadian atau peristiwa tersebut terjadi di masa lampau.

2. Isi (Event)

Isi yang merupakan rangkaian peristiwa yang terjadi, dan biasanya disampaikan dalam urutan kronologis, seperti “In the first day …”, “And in the next day …:”, “And on the last day …”. Pada bagian isi ini terdapat juga komentar pribadi mengenai kejadian atau peristiwa yang diceritakan.

3. Kesimpulan dan Penutup (Reorientation)

Yang terakhir adalah bagian kesimpulan dan penutup, dimana berisi pengulangan tentang rangkuman kejadian atau peristiwa yang diceritakan.

Jenis-Jenis Recount Text

Secara umum ada 4 jenis recount text, yaitu sebagai berikut:

1. Personal Recount

Personal recount adalah jenis teks yang menceritakan pengalaman pribadi penulis. Contohnya seperti tentang pengalaman yang tidak terlupakan, pengalaman berlibur ke suatu tempat, atau pengalam di sekolah.

2. Factual Recount

Factual recount adalah jenis teks yang berupa laporan peristiwa yang benar-benar terjadi secara fakta dapat dibuktikan, seperti laporan kepolisian, teks laporan percobaan ilmu pengetahuan, dan lainnya.

3. Imaginative Recount

Imaginative recount adalah jenis teks yang menceritakan imajinasi penulis mengenai sesuatu hal dan dituliskan dalam bentuk past tense, atau dapat berupa tulisan kembali tentang kejadian atau peristiwa yang sudah terjadi.

4. Historical Recount

Historical recount adalah jenis teks yang membahas tentang sejarah bait itu pada tempat yang bersejarah ataupun benda bersejarah. Contohnya seperti cerita bersejarah di Candi Borobudur.

Baca Juga: Pengertian Teks Negosiasi

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam menulis recount text, yaitu sebagai berikut:

  • Berfokus pada seorang individu dengan menggunakan subjek “I” atau “We”.
  • Menulis dengan menggunakan kata lampau (past tense), seperti kata “had visited”.
  • Gunakan kata yang menerangkan waktu kapan, contohnya seperti “after lunch” dan kata-kata yang menjelaskan dimana peristiwa terjadi, seperti “in the restaurant”.
  • Gunakan action words, seperti crutched, helped, dan lainnya.

Contoh Recount Text Beserta Artinya

Contoh 1

My First Time in Yogyakarta City

My family and I visited my grandfather’s house in Yogyakarta city last month. It was my first trip to this town. We went there four days after my brother’s graduation ceremony in Solo.

We arrived at Yogyakarta in the morning. We spent five days staying in my grandfather’s house, which is 10 minutes away on foot to Malioboro street.

At noon, we were exhausted after a long trip from Solo to Yogyakarta. So we decided to rest at home. I walk around the neighbourhood with my brother just to experience how it feels to be in Yogyakarta city.

There were too many classic houses, and I think, which made the range between a house and the other was too tight, even the road was also small that only motorcycles and bicycles can go through.

On that day, all of us went to Malioboro street. We saw so many merchants with various products which they claim to be a traditional product of Yogyakarta.

I bought some wooden figurines and a T-shirt with the word “Yogyakarta” printed on it, while my brother bought some leather cute handbag. My parents were too busy choosing some merchandise to be brought home when we came back.

On the second day, we went to Keraton Ngayogyakarta, Hadiningrat and Taman Sari to see some historical buildings in Yogyakarta city. We took a lot of pictures there.

We also took some pictures of the other building so we could see it again at home. We found someplace providing Yogya traditional food around the building, and we jumped in right away.

We spent the rest of our week in Yogyakarta by visiting some shopping malls such as Malioboro Mall, Jogja City Mall, Ambarrukmo Plaza and Hartono Mall.

We realized that Yogyakarta turned out to be very warm during the day, that was the reason why we decided to spend more time in the air-conditioned building like this.

Terjemahannya

Pertama Kali Saya di Kota Yogyakarta

Saya dan keluarga mengunjungi rumah kakek saya di kota Yogyakarta bulan lalu. Itu adalah perjalanan pertama saya ke kota ini. Kami pergi ke sana empat hari setelah upacara wisuda kakak saya di Solo.

Kami tiba di Yogyakarta pada pagi hari. Lima hari kami habiskan di rumah kakek saya, yang jaraknya 10 menit jalan kaki ke jalan Malioboro.

Siang hari kami kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh dari Solo ke Yogyakarta. Jadi kami memutuskan untuk istirahat di rumah. Saya berjalan-jalan di lingkungan sekitar dengan saudara saya hanya untuk merasakan bagaimana rasanya berada di kota Yogyakarta.

Terlalu banyak rumah klasik, dan menurut saya, yang membuat jarak antara satu rumah dengan yang lain terlalu sempit, bahkan jalannya juga kecil sehingga hanya bisa dilalui sepeda motor dan sepeda.

Hari itu kami semua pergi ke jalan Malioboro. Kami melihat banyak sekali pedagang dengan berbagai produk yang mereka klaim sebagai produk tradisional Yogyakarta.

Saya membeli beberapa patung kayu dan kaos dengan tulisan “Yogyakarta” di atasnya, sementara adik saya membeli beberapa tas kulit lucu. Orang tua saya terlalu sibuk memilih beberapa barang dagangan untuk dibawa pulang ketika kami kembali.

Di hari kedua, kami pergi ke Keraton Ngayogyakarta, Hadiningrat dan Taman Sari untuk melihat beberapa bangunan bersejarah di kota Yogyakarta. Kami mengambil banyak foto di sana.

Kami juga mengambil beberapa foto gedung lainnya agar kami bisa melihatnya kembali di rumah. Kami menemukan suatu tempat yang menyediakan makanan tradisional Jogja di sekitar gedung, dan kami langsung terjun.

Kami menghabiskan sisa minggu kami di Yogyakarta dengan mengunjungi beberapa mall seperti Malioboro Mall, Jogja City Mall, Ambarukmo Plaza dan Hartono Mall.

Kami menyadari bahwa Yogyakarta ternyata sangat hangat pada siang hari, itulah alasan mengapa kami memutuskan untuk menghabiskan lebih banyak waktu di gedung ber-AC seperti ini.

Contoh 2

My Holiday with My Family at Kuta Beach

Three month ago was a New Year holiday. My family and I went to Kuta beach for a vacation. We took a tour bus to go there. We left at 08.00 o’clock in the morning. The trip took about 2 hours, and we arrived at around 10.00 am.

As we arrived there, I walked down to the beach. It was a lovely sunny day with a blue sky and a gentle breeze. I saw some seagulls flying around hunting for fish.

The waves there were suitable for swimming, but I didn’t swim because I couldn’t swim and only play with the water in the shallow part. We also didn’t miss our opportunity here taking some pictures with the background of scenic Pangandaran beach.

Before we went home, I looked for some beautiful souvenirs at the nearby shop there. Eventually, we went home at about 07.00 pm. It was a memorable experience for me with my family.

Artinya

Liburan Saya Bersama Keluarga di Pantai Kuta

Tiga bulan yang lalu merupakan liburan tahun baru. Saya dan keluarga pergi ke pantai Kuta untuk berlibur. Kami naik bus wisata untuk pergi ke sana. Kami berangkat jam 08.00 pagi. Perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam, dan kami sampai sekitar jam 10.00 pagi.

Saat kami tiba disana, saya berjalan ke pantai. Itu adalah hari yang cerah dan indah dengan langit biru dan angin sepoi-sepoi. Saya melihat beberapa burung camar terbang berkeliling berburu ikan.

Ombak di sana memang cocok untuk berenang, tapi saya tidak berenang karena saya tidak bisa berenang dan hanya bermain air di bagian yang dangkal. Kami juga tidak melewatkan kesempatan untuk berfoto di sini dengan latar belakang pemandangan pantai Pangandaran.

Sebelum kami pulang, saya mencari oleh-oleh yang indah di toko terdekat di sana. Akhirnya kami pulang sekitar pukul 19.00 malam. Itu adalah pengalaman yang tak terlupakan bagi saya bersama keluarga.

Baca Juga: Teks Laporan Hasil Observasi

Kesimpulan

Dalam menyusun recount text dibutuhkan keahlian dalam mengelola diksi dengan baik agar tercipta sebuah karangan cerita yang menarik untuk dibaca.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *