Pengertian Database atau Basis Data dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Database atau Basis Data dan Jenis-Jenisnya
Photo by luis gomes from Pexels

Database atau basis data penggunaannya sangat identik dengan sistem pada sebuah software atau aplikasi. Dalam pemrograman, seorang programmer harus menguasai setidaknya 1 jenis program database. Secara umum, database berfungsi sebagai wadah tempat informasi dan data disimpan pada suatu program.

Lalu, Apa itu database sebenarnya? Apa yang dimaksud dengan basis data? Apa pengertian database (basis data) menurut para ahli? Apa saja fungsi dan manfaat database? Serta, apa saja tipe dan jenis-jenis database? Untuk memahaminya lebih dalam, mari simak paparan berikut ini.

Apa itu database?

Pengertian basis data atau database adalah kumpulan data dan informasi yang disimpan dan disortir pada komputer secara sistematis yang dapat diperiksa, diproses, atau dimanipulasi oleh program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data.

Istilah database mengacu pada kumpulan data yang saling terkait satu sama lain, dimana tujuan database digunakan untuk mengelola data secara lebih efektif dan efisien. Adapun software atau perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil basis data disebut sistem manajemen basis data atau database management system.

Baca Juga: Sejarah Komputer dan Perkembangannya

Pengertian Database atau Basis Data Menurut Para Ahli

Beberapa pakar di bidang teknologi informasi telah menjelaskan tentang pengertian basis data / database, diantaranya sebagai berikut:

1. S. Atte

Pengertian basis data atau database adalah kumpulan dari data yang saling berhubungan yang ada dalam suatu organisasi atau enterprise dengan berbagai kegunaan.

2. Jogiyanto

Pengertian basis data adalah kumpulan informasi dan data yang saling berhubungan satu sama lain, dimana data disimpan dalam repositori di luar komputer dan dibutuhkan perangkat lunak untuk mengelolanya.

3. Fabbri dan Schwab

Database adalah suatu sistem file terintegrasi yang dirancang khusus untuk meminimalkan redundansi data.

4. Abdul Kadir

Pengertian database atau basis data adalah suatu organisasi dari sekumpulan data yang saling berhubungan untuk memudahkan kegiatan memperoleh informasi.

5. Toni Fabbri

Basis data adalah suatu sistem yang terintegrasi dari file dan data dimana file dan data mempunyai kunci utama (primary key) untuk melakukan pengulangan data.

6. CJ Dates

Yang dimaksud database (basis data) adalah kumpulan data / informasi operasional yang sengaja disimpan dan juga menggunakan sistem aplikasi organisasi.

7. Gordon C. Everest

Definisi database atau basis data adalah kumpulan data yang bersifat mekanis, terbagi, didefinisikan secara formal, dan dikendalikan. Kontrol dipusatkan dalam sebuah organisasi.

Fungsi Basis Data atau Database

Setelah memahami definisi dari basis data, jelaslah bahwa Anda juga perlu mengetahui apa itu fungsi basis data. Berikut beberapa fungsi database:

  • Mengelompokkan data dan informasi agar lebih mudah dipahami.
  • Mencegah inkonsistensi data dan duplikasi data.
  • Menyederhanakan proses menyimpan, mengakses, memperbarui, dan menghapus data.
  • Menjaga kualitas data dan informasi yang dimasukkan.
  • Membantu proses penyimpanan data dengan kapasitas besar.
  • Membantu meningkatkan kinerja aplikasi / software yang membutuhkan penyimpanan data.

Baca Juga: Pengertian Internet, Sejarah, dan Manfaatnya Bagi Manusia

Manfaat Database atau Basis Data

Sebelum Anda mengetahui jenis perangkat lunak apa yang dapat digunakan untuk mengkompilasi database, berikut adalah beberapa kelebihan yang dapat diperoleh dengan bekerja dengan sistem database:

1. Tidak ada redudansi data

Seperti yang disebutkan dalam definisi database sebelumnya, database dapat membantu meminimalkan redundansi data. Redundansi sendiri adalah munculnya banyak data dalam file yang berbeda.

2. Integritas data terjaga

Database menjamin integritas data yang tinggi, dimana database akan menjamin akurasi, aksesibilitas, konsistensi dan kualitas data yang tinggi.

3. Menjaga independensi data

Database menjaga independensi data sehingga orang lain tidak dapat mengubah data meskipun data dapat diakses.

4. Kemudahan berbagi data

Database menggunakan software (piranti lunak) yang dapat digunakan untuk berbagi data atau informasi dengan pengguna lain.

5. Pemeliharaan keamanan data

Database memastikan keamanan informasi dan data, di mana Anda dapat memasukkan kode akses untuk data tertentu yang tidak dapat diakses.

6. Kemudahan akses data

Dengan adanya database Anda dapat mempermudah dalam mengakses dan memperoleh data karena semua data telah tertata dengan baik.

Baca Juga: Pengertian Kabel Fiber Optik, Jenis, Komponen, Prinsip Kerja, Kelebihan dan Kekurangan

Jenis dan Tipe-Tipe Basis Data atau Database

Perangkat lunak khusus diperlukan untuk menyimpan dan mengambil data dan informasi dari basis data. Ini sering dikenal sebagai Database Management System (DBMS) atau sistem manajemen basis data.

Berikut ini adalah jenis-jenis database:

  • Analytical database (database analitik)
    Yaitu jenis database untuk menyimpan informasi dan data yang diambil dari database operasional dan eksternal.
  • Operasional database (basis data operasional)
    Artinya database yang menyimpan data rinci yang dibutuhkan untuk mendukung operasi organisasi secara keseluruhan.
  • Distributed database (basis data terdistribusi)
    Yaitu kelompok kerja dan departemen database lokal di berbagai kantor dan tempat kerja lainnya.
  • Data warehouse (gudang data)
    Yaitu gudang data yang menyimpan berbagai data dari tahun-tahun sebelumnya hingga sekarang.
  • End-user database (database pengguna akhir)
    Yaitu, database pengguna akhir yang terdiri dari beberapa file data yang dikembangkan oleh pengguna akhir di workstation mereka.
  • Real-Time Database (basis data waktu nyata)
    Yakni sistem pemrosesan yang dirancang untuk mengelola beban kerja suatu program yang dapat berubah, berisi data berkelanjutan, dan tidak berpengaruh dari waktu ke waktu.
  • Document oriented database (basis data berorientasi dokumen)
    Merupakan perangkat lunak komputer yang dibuat untuk aplikasi dan berorientasi pada dokumen.
  • In memory database (database dalam memori)
    Yaitu, basis data yang bergantung pada memori untuk menyimpan informasi / data pada komputer
  • Navigational database
    Penelusuran database, query menemukan objek yang diikuti referensi objek tertentu.
  • Database hypermedia web
    Yaitu satu set halaman multimedia yang saling berhubungan dari sebuah situs web, terdiri dari halaman utama dan hyperlink multimedia (gambar, teks, grafik audio, dll.).
  • External database (database eksternal)
    Database yang menyediakan akses ke data pribadi eksternal dan online.
  • Relational database (database relasional)
    Yakni standar komputasi bisnis dan database yang paling banyak digunakan saat ini.

Baca Juga: Apa itu Hardware? Pengertian dan Jenis-Jenisnya

Jenis-Jenis Perangkat Lunak Basis Data (Database Software)

Setelah Anda memahami arti dari basis data dan manfaat yang dapat diperoleh dari penggunaan perangkat lunak basis data, berikut adalah jenis perangkat lunak basis data terbaik yang dapat Anda penggunaan:

1. Microsoft Access

Salah satu program database yang paling umum digunakan. Microsoft Access cocok untuk kebanyakan komputer relasional. Selain itu, jika Anda menjalankan bisnis dalam skala rumahan, Anda dapat memilih sistem database ini karena sangat ringan untuk digunakan dan format datanya sangat umum, sehingga mudah dibaca dan dikelola

2. Oracle

Software database Oracle sangat mampu menyimpan data dengan ukuran maksimal hingga terabyte. Oracle lebih banyak digunakan dalam bisnis, terutama yang sedang berkembang karena aksesnya tersedia secara gratis.

3. Ms SQL Server

Software database SQL Server merupakan manajemen database yang umum digunakan di Microsoft dengan bahasa pemrograman yang digunakan adalah Transact-SQL. Jenis data yang digunakan cukup banyak, sehingga sangat efektif dalam menunjang kinerja Anda.

4. MongoDB

Software database jenis ini tidak memiliki relasi (non-relasional) antar data yang disimpan tidak dalam format table. Database ini menggunakan konsep NoSQL berbasis dokumen.

5. MySQL

Salah satu program open access dan database yang kompatibel pada sistem operasi Windows dan Linux. Keuntungan yang dapat Anda gunakan dengan program MySQL adalah dapat digunakan untuk banyak pengguna. Keuntungan lain dari MySQL adalah tersedia secara gratis, permintaan data (data query) cepat dan berlisensi resmi.

6. Firebird

Bisa dikatakan software database ini memiliki fitur sistem standar dan ringan, yaitu fungsi ANSI SQL-99 dan SQL-2003. Sangat kompatibel digunakan pada sistem operasi Windows, Linux dan Unix.

7. MariaDB

MariaDB merupakan relational database management system (DBMS) open source. Software ini merupakan pengganti MySQL yang telah ditingkatkan dan dropin.

8. OrientDB

Software database yang dapat digunakan pada platform windows dan linux. OrientDB merupakan database berbasi grafik, yang banyak digunakan untuk keperluan big data dan analisis data yang real time.

9. PostgreSQL

PostgreSQL menyediakan sistem database open source dengan GPL / General Public License. Perangkat lunak ini menggunakan C ++, C, SQL, PHP dan bahasa pemrograman lainnya. Jika digunakan untuk pekerjaan pribadi, software ini sangat disarankan untuk digunakan.

10. Cloudera

Cloudera adalah sistem manajemen basis data yang sangat atraktif dan digunakan untuk perusahaan besar. Dimana software ini akan memberikan efisiensi dalam mengelola data dalam kapasitas besar dan memiliki tingkat keamanan yang sangat baik.

Baca Juga: Penjelasan Lengkap Topologi Jaringan Komputer dan Macam-Macamnya

Kesimpulan

Jika kamu saat ini sedang menimba ilmu di bidang teknologi informasi, sudah seharusnya kamu menguasai kemampuan dalam menggunakan software database tersebut.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *