Pengertian Jurnal Umum Dalam Ilmu Akuntansi, Fungsi, Manfaat, Format, dan Contohnya

Pengertian Jurnal Umum Dalam Ilmu Akuntansi, Fungsi, Manfaat, Format, dan Contohnya
image by thebalancesmb.com

Pengertian jurnal umum adalah salah satu bentuk laporan keuangan usaha berbentuk jurnal yang digunakan untuk mencatat semua jenis bukti-bukti transaksi keuangan yang muncul dari semua aktivitas transaksi keuangan suatu perusahaan atau lembaga usaha dalam suatu periode tertentu. Setiap perusahaan membutuhkan laporan jurnal untuk membantu manajemen dalam menyusun strategi bisnis.

Secara etimologis, kata jurnal itu sendiri berasal dari bahasa Perancis yaitu “Jour” yang artinya adalah hari. Jurnal umum ini digunakan untuk mencatat berbagai kegiatan transaksi keuangan secara kronologis berdasarkan tanggal, termasuk nama transaksi, kelompok akun, dan jumlahnya pada kolom debit atau kredit.

Maka dapat disimpulkan bahwa pengertian jurnal umum adalah jurnal yang digunakan untuk mencatat semua transaksi keuangan yang terjadi dalam suatu periode tertentu. Dan pada prinsipnya, laporan jurnal dibuat untuk melengkapi jenis laporan keuangan lainnya.

Tujuan Penyusunan Jurnal Umum

Seperti yang telah dijelaskan diatas, dengan adanya laporan jurnal, maka seorang akuntan dapat mengidentifikasi dan melakukan hal-hal yang berkaitan dengan transaksi keuangan, diantaranya:

  1. Mengidentifikasi transaksi yang terjadi pada perusahaan
  2. Mengevaluasi segala jenis transaksi bisnis
  3. Mencatat dampak ekonomi dari transaksi yang terjadi di perusahaan

Disamping itu, pembuatan jurnal umum ini juga bertujuan untuk memudahkan proses transfer dampak transaksi yang terjadi ke akun tergantung pada jenis transaksi.

Prinsip Dasar Dalam Pembuatan Laporan Jurnal

Dalam praktek ilmu akuntansi ada beberapa prinsip dasar yang harus diperhatikan untuk menyusun laporan jurnal, diantaranya adalah:

  • Proses mengidentifikasi bukti-bukti transaksi keuangan yang terjadi di suatu perusahaan. Misalnya nota, kwitansi, nota, faktur, invoices dan lain-lain.
  • Tentukan akun yang terpengaruh oleh transaksi yang terjadi dan klasifikasikan menjadi hutang, aset, atau ekuitas.
  • Tentukan apakah ada pengurangan atau penambahan pada akun terkait transaksi.
  • Tentukan apakah akan mengkredit atau rekening debet langsung yang terkait dengan transaksi.
  • Membuat catatan transaksi berdasarkan bukti transaksi yang ada.

Fungsi Utama Jurnal Umum

Dalam prakteknya, jurnal umum memiliki lima fungsi penting bagi sebuah perusahaan khususnya perusahaan jasa, diantaranya seperti:

Fungsi pencatatan

Setiap transaksi yang terjadi di perusahaan dicatat kedalam jurnal umum. Dengan demikian, perubahan pendapatan, modal, biaya, dan kekayaan,harus dicatat terlebih dahulu di laporan jurnal agar dalam penyusunan laporan keuangan perusahaan dapat dilakukan dengan benar.

Fungsi analisis

Semua jenis transaksi registrasi yang dilakukan di jurnal umum merupakan hasil analisis transaksi debit dan kredit yang terkena dampak langsung. Proses analisis ini meliputi pengklasifikasian nama akun, pencatatan debit dan kredit, dan jumlah / ukuran transaksi.

Fungsi instruksi

Jurnal umum memiliki fungsi instruktif dalam proses pengolahan data keuangan ke dalam buku besar. Proses pendaftaran buku besar tidak hanya terbatas pada dokumen transaksi, tetapi juga perintah atau instruksi kredit atau debit.

Fungsi historis

Semua transaksi yang terjadi wajib dicatat berdasarkan tanggal transaksi. Jurnal umum menggambarkan kegiatan suatu perusahaan setiap hari secara kronologis/berurutan dan berkesinambungan. Dengan kata lain, fungsi utama laporan jurnal yaitu fungsi historis karena dilakukan secara sistematis dan kronologis (berurut).

Fungsi informatif

Dalam laporan jurnal terdapat informasi dan penjelasan pencatatan bukti-bukti transaksi yang terjadi di perusahaan.

Manfaat Menggunakan Laporan Jurnal Umum

Berdasarkan dari pemaparan fungsi-fungsi di atas, ada beberapa keunggulan laporan jurnal yang dapat diperoleh suatu perusahaan, antara lain:

  1. Sebagai informasi tentang penambahan atau pengurangan suatu perkiraan/estimasi.
  2. Untuk mengetahui jumlah yang akan dicatat dalam satu atau lebih perkiraan.
  3. Untuk mengetahui jumlah utang dan piutang yang harus dibayar dan diterima.
  4. Untuk mengetahui jumlah yang telah dicatat dengan perkiraan yang benar di buku besar menurut perkiraan dengan menggunakan tanda atau referensi.
  5. Untuk mengetahui jumlah transaksi yang telah dicatat dengan perkiraan yang benar di buku besar sesuai dengan jumlah perkiraan dengan membuat tanda atau referensi.

Bentuk dan Format Jurnal Umum Yang Digunakan Oleh Perusahaan

Berikut ini adalah bentuk dan format jurnal umum yang banyak digunakan di berbagai instansi dan lembaga usaha.

Keterangan gambar

  1. Kolom tanggal / bulan / tahun dilakukannya kegiatan transaksi. Penulisan bulan dan tahun cukup ditulis hanya satu kali per halaman judul, kecuali ada perubahan bulan / tahun.
  2. Kolom untuk menjelaskan nomor dokumen transaksi.
  3. Isi akun yang terpengaruh oleh transaksi yang akan ditagih atau dikreditkan.
  4. Kolom kode akun yang angkanya sudah dipindahkan / dicantumkan pada buku besar.
  5. Kolom untuk menjelaskan nilai nominal akun yang didebitkan.
  6. Kolom untuk menjelaskan nilai nominal akun yang dikreditkan.
  7. Kolom untuk penjelasan singkat tentang transaksi (opsional).

Contoh Jurnal Umum

Contoh jurnal umum, sebuah perusahaan bernama PT Hip Hip Hooray mencatat transaksi selama periode Januari 2021 dengan transaksi sebagai berikut:

  • Tanggal 2, pembelian ATK secara tunai Rp. 4.500.000
  • Tanggal 8, pembayaran internet secara tunai Rp. 750.000
  • Tanggal 12, pembayaran sewa ruko per tahun secara tunai Rp 35.000.000

Dibawah ini bentuk laporan jurnal PT Hip Hip Hooray:

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa jurnal umum merupakan salah satu laporan keuangan yang sangat membantu perusahaan dalam mengukur efektivitas kegiatan bisnisnya. Selain itu juga dapat digunakan untuk pengambilan keputusan yang bersifat strategis.

1 Shares:
Leave a Reply