Apa Pengertian Kemiskinan? Jenis, Penyebab, dan Dampak Dari Kemiskinan

Apa Pengertian Kemiskinan? Jenis, Penyebab, dan Dampak Dari Kemiskinan
Photo by Jimmy Chan from Pexels

Secara umum, kemiskinan dapat didefinisikan sebagai suatu kondisi dimana seseorang atau sekelompok masyarakat tidak mampu untuk memenuhi segala kebutuhan dasarnya seperti sandang, pangan, papan, pendidikan, dan fasilitas kesehatan yang layak.

Dari aspek sosiologi kuantitatif, kemiskinan merupakan keadaan yang dimana taraf hidup seorang individu serba kekurangan atau tidak memiliki sedikitpun harta benda. Selain itu, dari aspek kualitatif, definisi kemiskinan yaitu suatu keadaan hidup seorang manusia yang tidak layak.

Kemiskinan berkaitan erat dengan problem kesejahteraan kelompok masyarakat dan menjadi standar minimum yang diperoleh berdasarkan standar hidup masyarakat di suatu daerah atau negara. Masalah kemiskinan telah menjadi masalah global sedari dulu, dimana setiap negara pasti memiliki anggota masyarakat yang hidupnya berada di bawah garis kemiskinan.

Pengertian Kemiskinan Menurut Para Ahli

Setelah kita mengetahui definisi kemiskinan secara umum, berikut ini adah pendapat para ahli mengenai polemik kemiskinan, diantaranya yaitu:

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)

Kemiskinan adalah kondisi dan situasi seseorang yang serba kekurangan karena suatu keadaan yang tidak dapat dihindari olehnya dengan kekuatan yang dimilikinya.

Reitsma dan Kleinpenning

Pengertian kemiskinan adalah suatu kondisi ketidakmampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhannya, baik kebutuhan yang bersifat material maupun kebutuhan non-material.

Levitan

Pengertian kemiskinan adalah kondisi hidup yang serba kekurangan barang dan pelayanan yang dibutuhkan untuk mencapai standar hidup yang layak.

Suparlan

Arti kemiskinan adalah standar tingkat hidup yang relatif sangat rendah karena kekurangan materi atau harta benda pada sejumlah atau golongan orang jika dibandingkan dengan taraf kehidupan yang berlaku di masyarakat sekelilingnya.

Hall dan Midgley

Kemiskinan adalah suatu kondisi deprivasi materi dan sosial yang mengakibatkan seseorang hidup di bawah standar kehidupan layak, atau suatu kondisi di mana seseorang mengalami deprivasi relatif dibandingkan dengan individu lainnya dalam suatu kelompok masyarakat.

Faturrahman dan Marcellinus Molo

Pengertian kemiskinan adalah ketidakmampuan seseorang atau beberapa orang kelompok dalam memenuhi kebutuhan dasarnya.

Friedman

Definisi kemiskinan adalah ketidaksamaan kesempatan untuk memformulasikan kekuasaan sosial berupa aset, sumber keuangan barang atau jasa, jaringan sosial, pengetahuan dan keterampilan, organisasi sosial politik, dan juga akses informasi.

Jenis dan Macam Kemiskinan

Ada beberapa jenis dan macam kemiskinan yang dapat kita jumpai di tengah-tengah masyarakat, berikut ini diantaranya:

Kemiskinan relatif

Kemiskinan yang bersifat relatif yaitu suatu bentuk kemiskinan yang terjadi dikarenakan adanya pengaruh kebijakan pembangunan yang belum atau tidak sampai ke semua lapisan masyarakat di suatu negara atau daerah. Pelaksanaan kebijakan-kebijakan tersebut menimbulkan ketimpangan penghasilan dan juga standar kesejahteraan. Contohnya seperti, banyaknya pengangguran karena lapangan pekerjaan yang sedikit.

Kemiskinan subjektif

Kemiskinan yang bersifat subjektif ini terjadi karena seorang individu memiliki mindset dengan anggapan bahwa banyak kebutuhannya yang belum terpenuhi secara cukup, walaupun individu tersebut tidak terlalu miskin. Contohnya seperti, para pengemis musiman yang merebak di kota-kota besar.

Kemiskinan absolut

Kemiskinan yang bersifat absolut maksudnya adalah suatu bentuk kemiskinan dimana seseorang atau sebuah keluarga memiliki penghasilan/pendapatan di bawah standar layak atau dapat dikategorikan dalam hidup di bawah garis kemiskinan. Penghasilannya tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhan sandang, pangan, papan, kesehatan, dan juga pendidikan. Contoh seperti, keluarga yang kurang mampu.

Kemiskinan kultural

Kemiskinan kultural merupakan suatu bentuk kemiskinan yang terjadi sebagai akibat kebiasaan dan sikap masyarakatnya dengan budaya santai, dan tidak ingin memperbaiki keadaan hidupnya seperti pada masyarakat modern. Contohnya seperti, suku badui yang teguh mempertahankan budaya adat istiadat dan menolak modernisasi.

Kemiskinan alamiah

Kemiskinan alamiah adalah suatu jenis kemiskinan yang terjadi karena kondisi alam di sekitarnya yang langka akan sumber daya alam. Faktor ini menyebabkan masyarakat di daerah tersebut memiliki tingkat produktivitas yang sangat rendah. Contohnya seperti, masyarakat di benua Afrika yang memiliki kondisi tanah yang kering dan tandus.

Kemiskinan struktural

Kemiskinan struktural terjadi dikarenakan struktur sosial yang tidak mampu mengintegrasikan masyarakat dengan sumber daya yang dimiliki. Contohnya seperti, masyarakat papua yang tidak mendapatkan manfaat dan keuntungan dari bisnis pertambangan Freeport.

Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Berikut ini adalah faktor-faktor penyebab terjadinya kemiskinan, diantaranya adalah:

Laju pertumbuhan penduduk yang tinggi

Angka kelahiran di suatu daerah yang relatif tinggi akan menyebabkan laju pertumbuhan penduduk dalam jumlah besar. Jika laju pertumbuhan tersebut tidak sebanding dengan angka pertumbuhan ekonomi, maka fenomena ini akan menyebabkan naiknya angka kemiskinan di suatu negara.

Tingkat pendidikan yang sangat rendah

Suatu komunitas masyarakat yang tingkat pendidikannya sangat rendah akan cenderung tidak memiliki wawasan, keterampilan, dan juga pengetahuan yang memadai. Sehingga mereka tidak dapat bersaing dengan masyarakat lain yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi di dunia kerja dan dunia bisnis. Faktor ini kemudian akan membuat angka pengangguran dan juga kemiskinan menjadi ikut bertambah.

Distribusi ekonomi yang tidak merata

Ketidaksamaan bentuk kepemilikan suatu sumber daya dapat menimbulkan ketimpangan dalam distribusi pendapatan. Umumnya, masyarakat yang memiliki sumber daya terbatas dan berkualitas rendah akan berada di bawah taraf hidup yang rendah.

Tingginya angka pengangguran

Lapangan kerja yang sedikit akan menyebabkan angka pengangguran menjadi tinggi di suatu daerah. Jika semakin banyak pengangguran, maka akan berdampak pada angka kemiskinan juga akan meningkat. Meningkatnya angka pengangguran juga menimbulkan masalah lain seperti munculnya pelaku-pelaku tindak kejahatan, pengemis, dan lainnya.

Dampak-Dampak Dari Kemiskinan

Umumnya, kondisi kemiskinan yang dialami suatu keluarga atau kelompok masyarakat akan memberikan dampak negatif bagi sekitarnya. Berikut dibawah ini adalah dampak-dampak kemiskinan yang sangat sering terjadi:

Akses pendidikan sulit dan tertutup

Biaya pendidikan yang relatif tinggi membuat masyarakat miskin tidak mampu menjangkau dunia pendidikan yang layak. Ini akan memperburuk situasi masyarakat miskin karena kurangnya akses pendidikan akan membuatnya tidak dapat bersaing, dan tidak bisa bangkit dari keterpurukan.

Angka kematian yang relatif tinggi

Masyarakat yang hidup garis kemiskinan seringkali tidak mendapatkan akses kesehatan yang layak. Ini dapat menyebabkan angka kematian yang tinggi pada masyarakat miskin. Selain masalah tersebut, gizi buruk juga menjadi masalah yang harus dihadapi masyarakat miskin. Asupan gizi dan nutrisi yang kurang dapat menyebabkan kondisi kesehatan dan perkembangan fisik masyarakat menjadi buruk.

Angka kriminalitas akan meningkat

Kemiskinan seringkali berkaitan dengan fenomena kriminalitas. Karena masyarakat yang hidup miskin sangat cenderung melakukan apa saja untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, termasuk melakukan tindak kejahatan. Beberapa bentuk tindak kejahatan tersebut seperti pencurian, perampokan, penipuan, dan bahkan pembunuhan.

Pengangguran semakin banyak

miskin yang tidak mendapatkan pendidikan yang layak akan sangat sulit bersaing di dunia kerja, maupun bisnis. Faktor ini akan menyebabkan angka pengangguran semakin meningkat.
Munculnya konflik ditengah-tengah masyarakat. Rasa kecewa serta ketidakpuasan masyarakat miskin umumnya akan dilampiaskan dengan berbagai bentuk tindakan anarkis. Seringkali konflik SARA muncul ditengah masyarakat sebagai bentuk pelampiasan kekecewaan tersebut.

Kesimpulan

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa kemiskinan merupakan sektor yang benar-benar menjadi konsen pemerintah untuk segera ditangani. Tujuannya agar meminimalisir konflik yang mungkin dapat terjadi.

sumber: maxmanroe.com

2 Shares:
Leave a Reply