Menu

Pengertian Manajemen Industri, Sejarah, Perkembangan, & Tingkatannya

Pengertian Manajemen Industri, Sejarah, Perkembangan, & Tingkatannya

Definisi Manajemen Industri

Secara umum pengertian manajemen industri adalah suatu proses mengelola atau mengatur (POAC – Planning, Organizing, Actuating, Controlling) yang dilaksanakan oleh suatu perusahaan industri untuk mencapai tujuan bisnis secara efisien dan efektif.

Jadi dapat disimpulkan bahwa manajemen industri adalah kemampuan mengelola suatu industri dengan menerapkan fungsi-fungsi manajemen dalam upaya mengembangkan berbagai sektor di dalam industri, dari sdm, modal, bahan baku, mesin dan lainnya hingga produk dapat diserap oleh pasar sasaran perusahaan.

Dari penjelasan definisi manajemen industri diatas menggambarkan bahwa manajemen industri sangat penting diterapkan secara profesional oleh perusahaan agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

Baca Juga: Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Tingkatan Manajemen Industri

Pada umumnya tingkatan manajemen perusahaan atau organisasi dibagi menjadi 2 bagian (kelompok), yaitu tingkatan manajemen horizontal dan vertikal.

Tingkatan Manajemen Secara Horizontal

Tingkatan manajemen horizontal umumnya terdiri dari 6 bagian, yakni sebagai berikut:

  1. Administrasi, merupakan bagian, departemen atau divisi yang bertugas dan memiliki tanggung jawab atas pembuatan, pengarsipan dan pengiriman dokumen-dokumen surat dari dan untuk perusahaan atau organisasi.
  2. Keuangan, adalah departemen, divisi, atau bagian yang bertugas untuk mengatur, mengelola dan mengalokasikan dana perusahaan untuk memenuhi keperluan operasional setiap divisi di dalam perusahaan.
  3. Produksi, merupakan departemen yang memiliki tugas untuk mengelola, merencanakan, pengendalian, serta pelaksana produksi. Fungsi utamanya adalah mengolah bahan baku menjadi barang jadi yang memiliki nilai jual.
  4. Akuntan, adalah departemen yang bertanggung jawab dan bertugas untuk mencatat setiap transaksi keuangan, termasuk pemasukan dan pengeluaran. Tugas utamanya adalah membuat neraca laba rugi secara berkala.
  5. Litbang, departemen yang memiliki tugas untuk melakukan riset pasar, pengembangan produk, dan analisis persaingan pasar.
  6. Personalia, adalah departemen yang bertanggung jawab dan bertugas untuk mengelola sumber daya manusia, baik pengadaan serta pemeliharaan. Tugas utamanya adalah perekrutan, training, promosi, demosi, dan penilaian kinerja karyawan.

Baca Juga: Pengertian Perdagangan Internasional

Tingkatan Manajemen Secara Vertikal

Tingkatan manajemen vertikal terbagi atas 3 bagian, yakni sebagai berikut:

  1. Top Management (Manajemen Puncak), sering disebut sebagai CEO (Chief Executive Officer) terdiri dari beberapa orang pimpinan perusahaan. Tugas CEO adalah membuat berbagai kebijakan strategis.
  2. Middle Management (Manajemen Menengah), disebut sebagai manajer divisi yang bertugas dalam membuat perencanaan dan pelaksanaan secara taktis.
  3. First Line Management (Manajemen Bawah), dikenal dengan sebutan manajer fungsional, supervisor atau mandor yang bertugas mengarahkan karyawan kepada kegiatan operasional perusahaan yang telah direncanakan oleh manajer puncak.

Baca Juga: Pengertian Manajemen Informatika

Bidang Studi Manajemen Industri

Saat ini semakin banyak lembaga pendidikan yang telah membuka bidang studi manajemen jurusan manajemen industri. Bidang studi ini memiliki kelebihan, misalnya berfokus pada suatu bisnis industri tertentu.

Berkecimpung didunia manajemen industri, maka kamu dapat memprediksi bagaimana suatu perusahaan dapat bertumbuh dan berkontribusi dalam pemecahan masalah logistik dan operasional dalam perusahaan.

Berikut ini beberapa jurusan manajemen yang bisa kamu pilih:

Baca Juga: Pengertian Ekonomi Mikro Menurut Para Ahli

Sejarah dan Perkembangan Manajemen Industri

Manajemen industri adalah pengembangan dari bidang manajemen pabrik, keduanya memiliki kemiripan yaitu memiliki manajemen teknis. Di dalam manajemen industri dapat menangani berbagai macam pekerjaan seperti pembukuan pabrik.

Dalam sejarah perkembangan manajemen industri itu sendiri dibentuk oleh MIT School of Management Industry tahun 1952. Lalu pada tahun 1964 berganti nama menjadi MIT Sloan School of Management.

Tujuan dari MIT School of Management Industry adalah untuk memberikan dan membentuk manajer ideal melalui program manajemen pascasarjananya. Kemudian program tersebut menjadi referensi bagi lembaga pendidikan bidang manajemen lainnya di seluruh dunia.

Demikian penjelasan mengenai pengertian manajemen industri, sejarah, perkembangan, dan tingkatannya dalam perusahaan.Dengan memahaminya dapat memudahkan kamu dalam memilih bidang studi yang cocok dengan minatmu. Semoga bermanfaat.

Pengertian Manajemen Industri, Sejarah, Perkembangan, & Tingkatannya