Pengertian, Fungsi dan Tujuan Manajemen Organisasi

Pengertian, Fungsi dan Tujuan Manajemen Organisasi Menurut Para Ahli
Photo by fauxels from Pexels

Apa itu yang dimaksud dengan manajemen organisasi? Kita harus mengetahui pengertian manajemen dan konsep perusahaan untuk memahami definisi ini.

Secara singkat, pengertian manajemen adalah mekanisme di mana individu atau organisasi mengatur atau mengelola apa pun untuk mencapai tujuan tertentu dengan menggunakan resources yang tersedia.

Sementara itu, definisi organisasi adalah lingkungan di mana komunitas individu bekerja sama secara sistematis untuk mencapai tujuan bersama.

Apa yang dimaksud dengan manajemen organisasi?

Manajemen organisasi umumnya merupakan metode untuk mengatur, mengkoordinasikan, dan mengelola modal organisasi agar berhasil dan efisien mencapai tujuan organisasi. Tentu saja, tujuan dari setiap perusahaan bergantung pada organisasi itu sendiri mungkin berbeda dan berbeda-beda.

Dengan adanya organisasi diharapkan pengelolaan perusahaan perusahaan akan membentuk efisiensi pegawai yang lebih berhasil, khususnya dalam hal kolaborasi antar departemen atau cabang.

Manajemen organisasi yang dimaksud di sini didokumentasikan dalam kaitannya dengan manajemen sumber daya dalam sebuah perusahaan atau perusahaan. Dalam hal ini, tata kelola perusahaan terkait dengan seni menangani sumber daya manusia dalam sebuah bisnis.

Pengertian Manajemen Organisasi Menurut Para Ahli

Memang, konsep tata kelola perusahaan berlaku untuk kontrol manajer atas sumber daya perusahaan sehingga dapat membentuk koordinasi dan kolaborasi yang efisien antar tim. Arti manajemen organisasi menurut para profesional adalah:

George R. Terry

Manajemen organisasi adalah perencanaan, pengkoordinasian, tindakan dan pengawasan menurut George R. Terry, yang semua hal tersebut ditujukan untuk mencapai tujuan organisasi.

M. Gulick Luther

Pengertian manajemen organisasi berkaitan dengan perencanaan, penjadwalan, manajemen personalia, koordinasi, pemantauan (penganggaran) dan pembangunan akun, menurut Luther M. Gulick.

Henry Fayol

Henry Fayol mengatakan manajemen perusahaan (kontrol), di mana serangkaian tindakan dan kegiatan dilakukan untuk mencapai tujuan, jadwal, pengaturan, koordinasi, dan pelacakan organisasi.

Cyril O’Donnell dan Harold Koontz

Menurut Koontz dan O’Donnell, semua tugas operasional yang berkaitan dengan perencanaan, koordinasi, penyelesaian staf, administrasi dan pengawasan adalah manajemen organisasi.

Secara umum, uraian yang didefinisikan oleh para ahli manajemen di atas adalah sama. Namun pelaksanaannya berbeda, sesuai dengan visi dan tujuan masing-masing organisasi.

Tujuan Manajemen Organisasi

Manajemen suatu organisasi mempunyai tujuan utama melakukan sebaik mungkin apa yang dibutuhkan organisasi. Sehingga stabilitas perusahaan dapat terjamin dalam jangka panjang.

Manajemen dalam suatu organisasi, terutama dalam perusahaan yang sedang berkembang, bukanlah sesuatu yang dapat diabaikan. Tanpa manajemen yang cermat, profitabilitas akan turun dan perpecahan internal akan terjadi.

Secara umum beberapa tujuan manajemen organisasi adalah sebagai berikut:

  • Menjalin komunikasi yang kuat antara individu dan divisi.
  • Untuk meningkatkan efektivitas sumber daya dengan memberi pekerja rasa aman dan solidaritas.
  • Ciptakan suasana yang positif dan damai dalam bekerja.
  • Memotivasi staf untuk mengambil tanggung jawab.
  • Mencapai tujuan utama perusahaan secara lebih efektif dengan mengembangkan alat karakter.

Dengan persiapan dan pemantauan yang cermat di tempat kerja, para manajer bertujuan untuk memaksimalkan resource mereka. Hal ini memungkinkan karyawan untuk melaksanakan tugas dan tugasnya terkait dengan perusahaan.

Fungsi-Fungsi Manajemen Organisasi

Manajemen perusahaan terdiri dari kemampuan organisasi untuk mengontrol dan memelihara sumber dayanya. Salah satu tugas yang akan dilaksanakan dalam organisasi adalah sebagai berikut:

Peran perencanaan (planing)

Manajer bertanggung jawab untuk merencanakan dan mempersiapkan operasi bisnis sumber daya. Ini akan menjadi langkah penting dalam memutuskan jenis keputusan potensial yang dapat diambil untuk mencegah ketidakpastian.

Secara teknis, persiapan harus dicapai dalam lokakarya di mana jadwal kerja dan anggaran dirancang oleh kerja tim.

Fungsi organisasi (pengorganisasian)

Manajer diharapkan mengadopsi kebijakan penggunaan sumber daya yang tepat dalam fungsi ini. Tugasnya adalah mencapai hasil maksimal setiap karyawan.

Misalnya, jika organisasi memiliki operasi terkait pemasaran, pengumpulan layanan harus dipilih oleh divisi pemasaran.

Fungsi kepegawaian (staffing)

Untuk menjaga lingkungan kerja yang aman di perusahaan, perusahaan membutuhkan manajemen yang baik. Selain itu, penting juga bagi organisasi untuk merekrut oleh anggota yang tepat.

Fungsi pengarahan

Bukan hal yang aneh jika seorang manajer memiliki peran dalam memimpin anggota tim ke tujuan tertentu. Perannya adalah untuk memastikan bahwa sumber daya mengalir dengan cara yang benar untuk memenuhi tujuan perusahaan.

Fungsi kontrol (pengendalian)

Selain itu, pengelola harus berfungsi sebagai pengontrol untuk setiap operasi sumber daya. Jika organisasi atau tim perusahaan terpengaruh oleh perilaku, bos berhak membuat keputusan.

Fungsi manajemen waktu

Organisasi yang beroperasi secara efisien dalam manajemen waktu akan berkembang dengan cepat dan sehat. Semua berkaitan dengan cara orang bekerja sesuai jadwal dan dengan cara yang benar.

Fungsi motivasi perusahaan

Moral juga berperan penting dalam memotivasi anggotanya. Para karyawan akan terpacu untuk tampil lebih giat lagi dengan inspirasi ini.

Motivasi diberikan dalam bentuk remunerasi atau ucapan selamat atas kerja positif karyawan.

Konsep Dasar Manajemen Organisasi

Dalam implementasinya dalam organisasi terdapat tiga prinsip manajemen, yaitu:

Ilmu manajemen

Luther Gullich mengemukakan gagasan ini, dimana menurutnya manajemen adalah suatu lingkungan di mana untuk mempertimbangkan bagaimana sekelompok individu harus bekerja sama untuk mencapai tujuan tersebut.

Definisi manajemen merupakan sains bertujuan untuk menjelaskan fenomena yang berbeda sehingga manajer dapat membimbingnya tentang apa yang harus dilakukan.

Manajemen merupakan seni

Henry M. Boettinger mengemukakan ide ini, dimana dia mengklaim manajemen adalah seni dalam proses pengambilan keputusan.

Dengan kata lain, manajemen adalah kapasitas, keahlian atau kompetensi untuk menerapkan konsep dan strategi manajemen sumber daya untuk mencapai tujuan.

Manajemen sebagai profesi

Metode manajemen pada kenyataannya membutuhkan pengalaman apapun untuk mencapai suatu tujuan. Dengan kata lain, sektor manajemen adalah pekerjaan yang hanya dapat dimiliki oleh siapa pun yang memiliki keahlian tersebut. Karena tidak semua orang dapat dengan cepat dan andal melakukan tugas.

Ada banyak syarat dan ciri untuk menjadikan manajemen sebagai karir, menurut Edgar H. Schein dalam bukunya “The Organization of Socialization and Career on Management”, menjelaskan bahwa:

  • Profesional menentukan kasus dan kondisi berdasarkan konsep dasar. Potensi tersebut dibantu dengan pelatihan yang bertujuan untuk melatih orang menjadi profesional. Misalnya: akademi manajemen profesional, seminar, pelatihan, dll.
  • Setelah mencapai tingkat keunggulan tertentu, profesional diberi status. Standar tersebut tidak berlaku untuk keimanan, keturunan, ras, pilihan dan lain-lain.

Kesimpulan

Dari penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa manajemen organisasi sangat dibutuhkan agar perusahaan dapat dengan mudah dan cepat mencapai tujuan yang telah disusunnya.

Sumber: maxmanroe.com

1 Shares:
Leave a Reply