Pengertian Observasi Menurut Para Ahli, Jenis-Jenis Observasi, Serta Tujuan dan Manfaat

Pengertian Observasi Menurut Para Ahli, Jenis-Jenis Observasi, Serta Tujuan dan Manfaat
photo by pexels/olly

Akhir-akhir ini kementerian sosial sedang melakukan observasi dan meneliti perilaku masyarakat dalam menghadapi ekonomi digital. Nah, kamu pasti pernah mendengar istilah kata “observasi”. Namun, apa sih yang dimaksud dengan observasi tersebut? Secara umum, definisi observasi yaitu suatu tindakan dalam mengamati sesuatu atau objek tertentu dengan cermat dengan tujuan untuk mendapatkan atau membuktikan informasi suatu penelitian.

Ada juga yang menjelaskan pengertian observasi (observation) adalah aktivitas pengamatan suatu objek secara teliti dan cermat serta langsung di lokasi penelitian, dan mencatat secara berurutan mengenai setiap gejala-gejala terjadi pada penelitian tersebut.

Proses observasi termasuk kedalam salah satu teknik atau cara pengumpulan data yang disesuaikan dengan tujuan riset. Dalam penerapannya, proses observasi harus direncanakan serta dicatat secara sistematis, sehingga dapat dipastikan kesahihannya (validitas) dan kehandalannya (reliabilitas).

Baca Juga: Kriteria dan Aspek-Aspek Efektivitas

Definisi Observasi Menurut Para Ahli

Para ahli telah menjelaskan secara rinci mengenai pengertian observasi, berikut diantaranya:

Kartini Kartono

Definisi observasi yaitu “suatu proses pengujian yang memiliki tujuan tertentu mengenai sesuatu, terutama dengan tujuan untuk mengumpulkan fakta, nilai, verbalisasi atau pengungkapan dengan kata-kata mengenai segala sesuatu yang telah diamati.”

Prof. Dr. Bimo Walgito

Pengertian observasi adalah “suatu penelitian yang dijalankan secara sistematis dan disengaja dilakukan dengan menggunakan alat indera (terutama mata) atas fenomena-fenomena yang langsung dapat ditangkap pada waktu kejadian berlangsung.”

Hanna Djumhana

Arti observasi adalah “suatu metode ilmiah yang paling utama di dalam ilmu pengetahuan empiris dan masih mendapatkan pengakuan dari dunia penelitian karya ilmiah sebagai metode yang sering digunakan dalam melakukan pengumpulan data (data collection).”

Sutrisno Hadi

Pengertian observasi adalah “suatu kegiatan yang cukup kompleks yang terdiri dari berbagai macam process, baik itu proses biologis atau proses psikologis yang lebih mengutamakan proses-proses pengamatan dan ingatan.”

Suharsimi Arikunto

Definisi observasi adalah “pengamatan secara langsung terhadap suatu objek yang ada dilingkungan, baik yang sedang berlangsung saat ini maupun masih berjalan meliputi berbagai aktivitas perhatian terhadap suatu kajian objek dengan menggunakan penginderaan terutama indera penglihatan.”

Baca Juga: Pengertian Statistik Menurut Para Ahli, Jenis, Fungsi, dan Tujuan

Jenis-Jenis Observasi

Terdapat beberapa jenis observasi di dalam proses penelitian, diantaranya sebagai berikut:

Observasi Eksperimental (Experimental Observation)

Observasi jenis ini adalah observasi yang dilakukan terhadap situasi yang sudah dipersiapkan dengan matang untuk meneliti objek tertentu.

Observasi Sistematis (Systematic Observation)

Observasi ini juga dikenal sebagai observasi berkerangka yaitu observasi yang telah ditentukan terlebih dahulu kerangka nya. Di dalam kerangka tersebut ada berbagai macam faktor-faktor yang akan diamati berdasarkan kategorinya.

Observasi Partisipasi (Partisipan Observation)

Observasi jenis ini dilakukan dengan observer (pengamat) yang terlibat langsung secara aktif dalam objek yang diteliti. Ada juga observasi non-partisipasi yang penelitian dilakukan tanpa ada keterlibatan langsung observer.

Manfaat dan Tujuan Observasi

Dalam kegiatan observasi terdapat beberapa manfaat dan tujuan, diantaranya sebagai berikut:

1. Manfaat Observasi

  • Dengan adanya observasi, memungkinkan peneliti melakukan penafsiran akan hasil penemuan serta bagaimana akan diinterpretasikan.
  • Proses observasi bisa mencatat keadaan yang sulit direplikasikan dalam suatu eksperimen.
  • Proses observasi dapat digabungkan dengan menggunakan sistem lainnya.
  • Hasil dari observasi dapat dikonfirmasi dengan hasil penelitian yang akan dipublikasi.
  • Observasi bisa menjelaskan tentang suatu fenomena/peristiwa serta dapat diuji kualitasnya, dan dapat menimbulkan spekulasi mengenai fenomena tersebut dalam aturan nyata.
  • Deskripsi observasi akan memperkirakan atau menjelaskan tentang dunia nyata.
  • Suatu fenomena/peristiwa dapat dicatat secara berurutan.
  • Dalam proses observasi akan mencatat indikasi yang sering tidak nyata berlangsung dalam penelitian.

Baca Juga: Pengertian Komunikasi, Fungsi, Tujuan, Dan Jenis-Jenis Komunikasi

2. Tujuan Observasi

  • Untuk mendapatkan data dan informasi yang dapat dibagikan dalam bentuk karya ilmiah atau non ilmiah.
  • Untuk menarik kesimpulan tentang objek yang diamati, yang mana kesimpulan tersebut disusun dalam bentuk laporan-laporan yang relevan dan bermanfaat.
  • Untuk menggambarkan suatu objek dan segala hal yang berhubungan dengan objek penelitian melalui proses pengamatan dengan menggunakan panca indera.

Kesimpulan

Dengan memahami pengertian observasi secara menyeluruh akan memudahkan kamu dalam menyusun rencana dalam melakukan penelitian. Observasi yang memiliki jenis-jenis dapat disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Sehingga dapat menghasilkan penelitian yang bermanfaat. Semoga pembahasan ini bermanfaat.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *