Pengertian Paragraf, Fungsi, Jenis dan Contohnya

Pengertian Paragraf, Fungsi, Jenis dan Contohnya
photo by unsplash/sincerelymedia

Karya sastra termasuk karya yang memiliki unsur intrinsik di dalamnya. Ada banyak bentuk karya sastra yang bisa kita temukan, misalnya buku, novel, artikel, biografi, jurnal, dan sebagainya. Di dalam karya tulis, terdapat unsur yang sangat penting yaitu paragraf. Yang mana berfungsi sebagai ide-ide pokok tulisan tertuang. Lalu, apa itu paragraf? apa pengertian paragraf? Apa fungsi dan ciri paragraf yang baik? Dan, Apa saja jenis-jenis paragraf? Untuk memahaminya secara lebih detail, mari kita ulas satu persatu.

Pengertian Paragraf

Secara umum, pengertian paragraf adalah bagian yang berbeda dari sebuah esai, biasanya terkait dengan topik tertentu dan ditandai dengan baris baru, indentasi, atau penomoran. Pandangan lain mengatakan bahwa, definisi paragraf adalah seperangkat kalimat dalam karangan dimana ada ide utama, serta cara penulisan menggunakan baris baru atau lebih tepatnya lebih kedalam.

Paragraf juga disebut alinea di mana ada beberapa kalimat yang saling berhubungan satu sama lain. Dalam sebuah paragraf setidaknya ada 2 kalimat yang biasanya saling terkait untuk menghasilkan informasi.

Baca Juga: Contoh dan Pengertian Paragraf Persuasif

Pengertian Paragraf atau Alinea Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami apa itu paragraf, kita dapat merujuk pada pendapat beberapa pakar berikut:

1. Lamuddin Finoza (2004: 149)

Paragraf adalah satuan bentuk bahasa yang biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat.

2. Ramlan (2010: 23)

Pengertian paragraf adalah bagian dari karangan yang terdiri dari beberapa kalimat yang mengekspresikan unit informasi dengan ide utama sebagai pengontrol.

3. Akhadiah DKK (1999: 14)

Pengertian paragraf adalah inti pemikiran yang didukung dalam setiap kalimat paragraf. Ini, dari kalimat identifikasi, kalimat utama atau kalimat tematik, kalimat penjelas hingga kalimat penutup. Kumpulan kalimat ini disatukan dalam satu rangkaian untuk membentuk sebuah ide atau gagasan utama.

4. Arifin & S. Amran Tasai (2006: 125)

Definisi paragraf adalah seperangkat kalimat yang membahas suatu ide atau topik. Kalimat-kalimat dalam paragraf menunjukkan kesatuan pikiran atau memiliki koneksi untuk membentuk ide atau topik.

5. Gorys Keraf (1979: 62)

Pengertian alinea adalah unit pikiran, unit yang lebih tinggi atau lebih luas daripada kalimat dan yang merupakan serangkaian kalimat terkait dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah ide.

Fungsi Paragraf

Paragraf memiliki beberapa fungsi dalam suatu karangan. Fungsi paragraf adalah sebagai berikut:

1. Mengungkapkan Gagasan

Paragraf dapat memberikan ide atau perasaan melalui serangkaian kalimat yang disusun sedemikian rupa sehingga mereka membentuk ide utama yang terpadu.

2. Sebagai Penanda Transisi Ide-ide Baru

Artinya, pada setiap artikel atau karangan terdiri dari beberapa paragraf dan dalam setiap paragraf ada ide yang berbeda, tetapi masih terkait dengan ide utama.

3. Memfasilitasi Menulis dan Membaca

Tujuannya, dengan paragraf, seorang penulis dapat mengekspresikan idenya dengan lebih mudah. Selain itu, paragraf juga lebih mudah untuk memahami ide-ide utama dari suatu artikel jika penulisan dilakukan dalam paragraf yang baik.

4. Membantu Mengembangkan Topik

Artinya, topik penulisan yang lebih kecil dapat lebih mudah disampaikan melalui pemisahan paragraf.

5. Variabel Kontrol

Paragraf juga akan memudahkan penulis untuk mengontrol variabel dalam esai mereka, membuatnya lebih mudah untuk dipahami.

Ciri dan Karakteristik Paragraf / Alinea

Paragraf dapat dengan mudah dikenali dengan memperhatikan cirinya. Adapun karakteristik paragraf adalah sebagai berikut:

  • Dalam paragraf ada ide utama yang disampaikan melalui setiap kalimat yang ditulis oleh penulis.
  • Dalam paragraf tersebut ada frasa topik dan frasa perkembangan untuk menyampaikan ide-ide utama pengarang dalam tulisannya.
  • Dalam paragraf ada juga kalimat penjelas yang berisi perincian kalimat topik. Dengan kata lain, esai hanya berisi satu kalimat topik, tetapi terdiri dari beberapa kalimat penjelasan.
  • Dalam jenis tulisan yang biasa, penulisan pada awal setiap paragraf dibuat agak sedikit ke dalam.
  • Setiap paragraf terdiri dari setidaknya 2 baris kalimat.

3 Syarat Menulis Paragraf Yang Baik dan Benar

Ketika menulis sebuah paragraf harus memenuhi kaidah dan syarat agar dapat menghasilkan karya tulis yang menarik untuk dibaca. Berikut ini adalah 3 syarat dalam menulis paragraf yang baik dan benar:

  • Harus memiliki unsur-unsur, seperti gagasan utama, kalimat utama, dan kalimat penjelas.
  • Setiap unsur-unsur paragraf harus saling membentuk satu kesatuan yang utuh.
  • Memiliki ke paduan di antara setiap unsur di dalamnya.

Jenis-Jenis Paragraf

Secara umum, paragraf dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis. Dengan mengacu pada definisi paragraf sebelumnya, sehubungan dengan jenis paragraf adalah sebagai berikut:

1. Jenis Paragraf Berdasarkan Fungsi

  • Paragraf pembuka, yaitu paragraf pembuka dari karangan yang berfungsi untuk mengundang keingintahuan pembaca tentang isi penuh artikel.
  • Paragraf isi, yaitu paragraf yang berisi bagian utama tulisan atau karangan.
  • Paragraf penghubung, yaitu paragraf yang berfungsi untuk menghubungkan setiap paragraf ke dalam komposisi karangan sehingga menjadi satu kesatuan.
  • Paragraf penutup, yaitu paragraf yang berisi kesimpulan, ringkasan, harapan, saran, atau referensi tentang poin-poin penting dalam karangan.

2. Jenis Paragraf Berdasarkan Letak Ide Utama

  • Paragraf deduktif, yaitu paragraf yang ide utamanya ada di awal paragraf.
  • Paragraf induktif, yaitu paragraf yang ide utamanya ada di akhir paragraf.
  • Paragraf berulang (ineratif), yaitu paragraf yang ide utamanya ada di tengah paragraf.
  • Paragraf campuran, yaitu paragraf yang ide utamanya ada di awal dan akhir paragraf.

3. Jenis Paragraf Berdasarkan Isi

  • Paragraf naratif, yaitu paragraf yang isinya menjelaskan suatu peristiwa dengan cara tertentu untuk membuat pembaca merasa senang atau terhibur.
  • Paragraf eksposisi, yaitu paragraf yang isinya dimaksudkan untuk menjelaskan informasi singkat dan ringkas kepada pembaca.
  • Paragraf persuasi, yaitu paragraf yang berisi bujukan atau rayuan untuk mempengaruhi pembaca agar tertarik pada gagasan yang disampaikan oleh penulis.
  • Paragraf deskripsi, yaitu paragraf yang memberikan penjelasan tentang suatu peristiwa atau kondisi di mana karangan tersebut akan membuat pembaca tampak dapat melihat, merasakan, dan mendengar peristiwa atau kondisi yang dijelaskan.
  • Paragraf argumentasi, yaitu paragraf yang berisi argumen kuat mengenai suatu masalah, agar pembaca mau dan bersedia menerima ide-ide yang disampaikan oleh penulis.

Baca Juga: Contoh dan Pengertian Paragraf Induktif, Deduktif, dan Campuran

Contoh Paragraf Yang Baik dan Benar

Contoh paragraf yang sesuai dengan kaidah penulisan.

Sampah plastik selamanya selalu memusingkan. Tidak sedikit seminar diadakan untuk membahas bahayanya sampah plastik. Namun, kendala yang kita hadapi sekarang adalah kepedulian masyarakat yang memang masing sangat kurang akan pentingnya mengelola sampah plastik dengan baik. Penimbunan sampah yang terus terjadi mengakibatkan pencemaran air dan sumber utama dari permasalahan banjir. Selama pengumpulan, pengolahan dan pembuagan akhir belum dapat diatasi dengan baik, maka selamanya sampah akan menjadi masalah yang tak terselesaikan.

Kesimpulan

Paragraf merupakan bagian terpenting dalam suatu karya tulis. Dengan paragraf penulis dan pembaca akan lebih mudah mengembangkan konsep yang diberikan. Pada prinsipnya, paragraf adalah sekumpulan informasi yang saling terkait satu dengan lainnya, sehingga membentuk sebuah gagasan utama yang diinginkan oleh penulisnya.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *