Apa Itu Produsen, Distributor, dan Konsumen? Pengertian, Fungsi dan Peran

Apa Itu Produsen, Distributor, dan Konsumen? Pengertian, Fungsi dan Peran

Ekonomi merupakan sektor terpenting dalam kehidupan manusia hingga saat ini dan tidak akan pernah bisa digantikan. Dalam dunia ekonomi terdapat berbagai macam istilah penting yang sebenarnya pernah kita dengar sehari-hari. Istilah pertama yang paling umum di dengan dan perlu ketahui artinya adalah apa itu produsen, distributor, dan konsumen.

Dalam teori dan praktik disiplin ilmu ekonomi tidak bisa berjalan sendiri tanpa adanya hubungan antara produsen, distributor, dan konsumen. Ketiga pihak tersebut menjadi instrumen dan komponen penting  dalam membentuk hubungan ekonomi yang bersinergi.

Nah, untuk memahaminya lebih dalam berikut ini adalah pemaparan rinci apa itu produsen, distributor, dan konsumen. Serta apa saja fungsi dan peran dari ketiga komponen tersebut.

Apa Itu Produsen?

Produsen dalam suatu sistem ekonomi memegang peran penting dimana produsen bertugas untuk produksi dan menyediakan produk (barang/jasa) yang dibutuhkan pasar. Jika didefinisikan menurut bahasa, produsen adalah pihak yang menghasilkan atau bisa disebut badan, lembaga, organisasi atau individu yang memproduksi atau menciptakan barang dan jasa untuk dimanfaatkan konsumen.

Kegiatan produksi berarti suatu kegiatan yang memberikan atau menambah nilai guna pada suatu benda tertentu, atau menciptakan suatu baru baru dari faktor produksi untuk kebutuhan pelanggan. Ketika individu atau organisasi memberikan fungsi nilai tambah dan daya guna pada suatu barang dan kegiatan tersebut tidak mengubah bentuk awal, maka kegiatan ini disebut  dengan produksi jasa.

Semua aktivitas yang dilakukan dalam kegiatan produksi memerlukan campur tangan manusia sebagai inisiator dan pengendali, meskipun tetap membutuhkan bantuan alat atau mesin. Manusia selalu melakukan kegiatan produksi untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya, dan juga agar bisa mencapai makmur. Jika produksi diartikan sebagai membuat sesuatu, maka produsen adalah pelakunya.

Peran dan Fungsi Produsen

Pada prinsipnya, peran produsen dalam dunia ekonomi yaitu sebagai pembuat (penghasil) produk baik barang atau jasa. Namun jika dikaji lebih jauh, sebenarnya produsen berperan banyak, seperti berikut ini:

  • Menghasilkan atau menciptakan barang dan jasa yang diperlukan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya.
  • Mengelola barang mentah, alat, dan modal yang menjadi faktor produksi untuk menjalankan kegiatan menciptakan barang atau jasa
  • Membuka  dan menyediakan lapangan pekerjaan, serta menjadi tempat berlangsungnya kegiatan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat.
  • Memberikan harga dan segala pembayaran pada faktor produksi yang telah digunakan dalam bentuk sewa atau upah tetap.
  • Menjadi agen utama yang berperan dalam pembangunan dan pertumbuhan ekonomi nasional dengan tanggung jawab terhadap para karyawan/pegawai/buruh, dan juga lingkungan sekitar.
  • Mendapatkan pembayaran terhadap apa yang telah diberikan, sehingga perputaran uang dapat terus berlangsung dan kegiatan ekonomi bisa berkelanjutan.
  • Membayarkan pajak pendapatan kepada negara atau pemerintah, sehingga pendapatan negara bisa terus berlangsung serta tetap bisa menjalankan fungsi-fungsinya sebagai negara.

Apa Itu Distributor?

Secara umum, distributor dapat didefinisikan sebagai pihak penyalur yang berarti individu/badan/lembaga/organisasi yang membeli produk dari pihak produsen untuk disalurkan pada konsumen akhir atau retailer.

Distributor tidak hanya berperan untuk menyalurkan produk perdagangan pada konsumen akhir saja tetapi juga menyalurkan produk kepada retailer untuk disalurkan kembali. Penyalur di sini merupakan pihak yang hanya mengambil barang dari produsen dalam bentuk jadi tanpa ada lagi proses modifikasi, perakitan, perubahan yang dilakukan.

Peran distributor biasanya membeli produk (barang/jasa) dari produsen dalam jumlah banyak (massive), sehingga bisa mendapat potongan harga (diskonto) dari produsen. Selisih harga itulah yang menjadi keuntungan distributor dalam aktivitas perdagangan. 

Tugas dan Fungsi Distributor

Pada prinsipnya, fungsi utama distributor (penyalur) adalah sebagai perantara dari produsen dengan konsumen, atau pengecer (retail). Berikut ini adalah fungsi dan peran lain dari distributor:

1. Membeli Produk (Barang/Jasa) dari Produsen

Barang yang telah diproduksi oleh produsen harus bisa disalurkan ke pasar, sehingga uang dan transaksi bisa terus berputar menjadi modal kembali. Distributor yang menjalankan fungsi tersebut, yaitu sebagai pembeli hasil akhir dari produsen, kemudian menyalurkan produk tersebut dan dijual ke konsumen.

2. Mengklasifikasikan Produk

Umumnya suatu produk memiliki klasifikasi tersendiri, baik itu dalam segi kualitas, ukuran, bentuk dan lainnya. Distributor juga berperan untuk memecah produk tergantung pada ukuran, jenis, warna, spesifikasi dan kualitasnya sehingga lebih terorganisir secara baik.

3. Menyimpan Produk

Ketika telah membeli produk dari produsen, pihak distributor tidak bisa langsung menyalurkan kepada konsumen. Hal ini disebabkan karena perilaku konsumen yang cenderung membeli barang dalam jumlah kecil atau sedikit sehingga diperlukan penyimpanan barang. Pihak distributor lah yang bertugas untuk menyimpan produk di gudang selama beberapa waktu sebelum produk tersebut disalurkan. 

4. Mengangkut Produk

Proses yang dilakukan distributor juga meliputi perpindahan barang dari produsen ke konsumen. Nah, fungsi ini dilaksanakan oleh distributor, yang dimana biasanya biaya pengangkutan tersebut akan dibebankan kepada pembeli dalam bentuk harga produk.

5. Menjual Produk ke Konsumen

Penjualan produk distributor lakukan biasanya terjadi pada pengecer atau bisa juga langsung kepada konsumen akhir. Dalam penjualan produk tersebut, distributor akan mematok harga lebih tinggi dari pembelian sebelumnya untuk mendapatkan keuntungan dari kegiatan perdagangan tersebut.

Apa Itu Konsumen?

Konsumen adalah rantai terakhir dalam aliran suatu produk yang ditandai bahwa disinilah produk akan dipakai, digunakan, dan dihabiskan. Fungsi dan tugas konsumen adalah memanfaatkan nilai guna suatu produk yang telah diproduksi oleh produsen.

Pada dasarnya, konsumen sendiri diartikan sebagai individu atau lembaga yang menggunakan produk (barang atau jasa) dengan tujuan memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. Konsumen adalah orang atau organisasi yang hanya akan menggunakan produk yang dibelinya, tanpa menjual kembali kepada pihak-pihak lain.

Philip Kotler mendefinisikan konsumen adalah individu yang melangsungkan kegiatan pembelian, memperoleh, dan memakai barang untuk dikonsumsi sendiri. Jadi bisa disimpulkan, bahwa konsumen adalah mata rantai terakhir dari aliran produk (barang dan jasa) dari faktor-faktor produksi.

Jenis dan Macam Konsumen

Konsumen tidak hanya perorangan atau individu saja melainkan juga bisa lembaga atau organisasi. Jenis konsumen perorangan umumnya menggunakan produk untuk keperluan pribadinya, sedangkan konsumen lembaga atau organisasi melakukan pembelian untuk memenuhi kebutuhan kegiatan dan operasional organisasinya.

Ciri dan Karakteristik Konsumen

Dalam kegiatannya ekonomi, konsumen memiliki ciri dan karakteristik tertentu yang berbeda dengan produsen dan distributor. Konsumen hanya melakukan aktivitas pembelian, kemudian menggunakan/memakai barang sesuai dengan apa yang ia butuhkan untuk terus hidup. Umumnya Barang yang dibeli berupa produk (barang atau jasa) yang memiliki nilai, manfaat, dan kegunaan tertentu baginya.

Selain itu, perilaku konsumen cenderung memilih barang berkualitas baik atau mutunya yang telah terjamin sebelumnya. Produk (barang atau jasa) yang menjadi pilihan konsumen juga merupakan barang dengan kesesuaian dengan kemampuan dan daya beli yang konsumen miliki.

Kesimpulan

Dari pembahasan mengenai pengertian produsen, distributor, dan konsumen diatas, dapat disimpulkan bahwa ketiga pihak tersebut saling terhubung. Dimana ketiganya memiliki peran dan fungsinya masing-masing.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *