Apa Yang Dimaksud Dengan Profesi? Ciri, Karakteristik, dan Syarat

Apa Yang Dimaksud Dengan Profesi Ciri, Karakteristik, dan Syarat
photo by pexels.com/@olly

Ada banyak profesi yang dapat kita temui di dunia kerja, mulai dari profesi dokter, pengacara, akuntan, pebisnis, guru, seniman, atlit, dan lainnya. Umumnya profesi harus memiliki keterampilan khusus serta wajib mengikuti training untuk menunjang pekerjaannya. Selain itu, profesi juga identik dengan pekerjaan yang hanya bisa dilakukan oleh segelintir orang saja.

Lalu, untuk memahami lebih dalam, apa itu profesi? apa pengertian profesi? Apa saja karakteristik profesi? Dan, apa syarat-syarat menjalankan profesi? Mari kita ulas satu persatu secara rinci.

Apa Yang Dimaksud Dengan Profesi?

Kata “profesi” diadaptasi ke dalam bahasa Inggris yaitu “profession” yang diserap dari bahasa Latin “professus”. Kedua kata tersebut memiliki arti yaitu mampu atau ahli di bidang tertentu. Jadi secara bahasa pengertian profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan keterampilan tertentu yang diperoleh di perguruan tinggi, yang pada umumnya mencakup pekerjaan mental yang didukung oleh kepribadian dan sikap profesional.

Secara umum, arti profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pengetahuan atau keterampilan khusus, sehingga orang yang memiliki pekerjaan tersebut harus mengikuti beberapa pelatihan agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan baik.

Orang-orang yang bekerja di bidang tertentu biasanya disebut profesional, yaitu seseorang yang memiliki pengalaman teknis di bidang tertentu. Misalnya dokter, arsitek, pengacara, akuntan, tentara, desainer, dll.

Baca Juga: Pengertian Kreatif, Ciri-Ciri Orang Kreatif, dan Bentuk-Bentuk Kreativitas

Pengertian Profesi Menurut Para Ahli

Untuk lebih memahami apa pengertian profesi tersebut, maka dapat kita mengacu pada pendapat para ahli berikut ini:

1. Hughes EC (1963)

Arti profesi adalah pekerjaan dalam bidang tertentu di mana seorang profesional memiliki pengetahuan yang lebih baik daripada kliennya tentang sesuatu yang terjadi pada klien.

2. Schein EH (1962)

Pengertian profesi adalah sekumpulan pekerjaan yang membangun sekumpulan aturan yang sangat spesifik yang berasal dari peran khusus dalam masyarakat.

3. Peter Jarvis (1983: 21)

Definisi profesi adalah pekerjaan berdasarkan studi intelektual atau pelatihan khusus yang tujuannya adalah untuk memberikan layanan keterampilan bagi orang lain dengan gaji tertentu.

4. Dedi Supriadi (1998: 95)

Pengertian profesi adalah pekerjaan atau jabatan yang membutuhkan pengalaman khusus, keahlian khusus, tanggung jawab serta loyalitas dalam bekerja.

5. Doni Koesoema

Arti profesi adalah pekerjaan yang berwujud sebagai jabatan dalam hierarki birokrasi, yang membutuhkan keahlian, pengalaman dan etika khusus untuk jabatan tersebut, serta standar pelayanan bagi masyarakat.

6. Cogan (1983: 21)

Definisi profesi adalah suatu keterampilan khusus yang dalam prakteknya didasarkan pada struktur teoritis tertentu dari berbagai bagian ilmu.

Karakteristik Profesi

Pada prinsipnya, profesi sangat erat hubungannya dengan pekerjaan, namun tidak semua jenis pekerjaan merupakan profesi. Terdapat beberapa karakteristik khusus yang membedakan antara profesi dan pekerjaan lain, yaitu seperti:

  • Keahlian dan keterampilan berdasarkan pengetahuan teoritis, profesional memiliki pengetahuan teoritis yang luas dan periode untuk mempraktikkan pengetahuan ini.
  • Adanya pendidikan ekstensif, yakni proses pendidikan yang panjang dengan tingkat pendidikan yang tinggi untuk profesi-profesi bergengsi.
  • Ada proficiency test (uji kompetensi), yaitu ujian tentang pengetahuan di bidang tertentu, di mana biasanya ada persyaratan untuk lulus ujian yang menguji pengetahuan teoritis.
  • Ada pelatihan institusional, yakni kursus pelatihan untuk mendapatkan pengalaman langsung sebelum menjadi anggota penuh organisasi profesional.
  • Adanya asosiasi profesi, yaitu organisasi profesi yang berupaya untuk meningkatkan status anggotanya.
  • Adanya license/lisensi, yaitu sertifikasi pada suatu bidang tertentu agar seorang profesional dianggap berpengalaman dan terpercaya.
  • Kode etik profesi, yaitu tata cara organisasi profesi yang mengatur anggotanya untuk bekerja sesuai aturan.
  • Otonomi kerja, yakni kontrol kerja dan pengetahuan teoritis profesional untuk menghindari intervensi eksternal.
  • Swa-regulasi (mengatur diri), seorang profesional diatur oleh organisasi profesi tanpa campur tangan pemerintah.
  • Pelayanan publik dan altruisme, yaitu penghasilan atau pendapatan dari pekerjaan profesional yang dipertahankan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
  • Status dan penghargaan yang tinggi, seorang profesional yang sukses akan mendapatkan manfaat, prestise, dan penghargaan yang memadai sebagai pengakuan atas jasa yang diberikan kepada publik.

Baca Juga: Arti Kata Komitmen, Ciri-Ciri, dan Bentuk Sikap Komitmen

Syarat-Syarat Profesi

1. Persyaratan Profesi

Secara umum ada beberapa persyaratan suatu profesi. Adapun syarat profesi tersebut adalah sebagai berikut:

  • Memiliki pengetahuan khusus dalam bidang ilmu tertentu.
  • Melibatkan berbagai aktivitas intelektual.
  • Membutuhkan adanya permasalahan yang cukup dalam, jadi ini bukan hanya sekedar latihan.
  • Membutuhkan pendidikan berkelanjutan untuk melakukan pekerjaan atau posisi mereka.
  • Mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
  • Adanya organisasi profesi yang sesuai dengan bidang profesinya.
  • Terdapat kode etik atau standar dalam pelaksanaan pekerjaan.

2. Ciri Khusus Profesi

Ada beberapa sifat dan ciri suatu profesi yang tidak terdapat pada jenis pekerjaan yang bukan profesi. Adapun ciri-ciri profesi sebagai berikut:

  • Adanya keahlian atau pengetahuan khusus sesuai dengan bidang pekerjaannya, dimana pengalaman atau pengetahuan tersebut diperoleh dari pendidikan atau pengalaman.
  • Terdapat aturan dan standar moral yang tinggi yang berlaku bagi para profesional berdasarkan aktivitas kode etik profesi.
  • Untuk menjalankan profesinya perlu mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
  • Seorang profesional harus memiliki izin khusus untuk bekerja sesuai profesinya.
  • Secara umum, seorang profesional adalah anggota dari suatu organisasi profesi di bidang tertentu.

Beberapa Jenis Profesi

Saat ini ada banyak profesi yang bisa ditemukan di masyarakat sesuai bidang tertentu. Beberapa contoh profesi adalah:

  • Arsitek, seseorang yang dianggap ahli dalam mendesain, merancang dan mengawasi pembangunan konstruksi bangunan.
  • Akuntan, yaitu seseorang yang dianggap ahli dalam bidang akuntansi dan masalah lain yang berkaitan dengan informasi keuangan.
  • Dokter, seseorang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman yang baik di bidang kesehatan.
  • Perawat, yaitu seseorang yang memiliki pengetahuan yang baik untuk merawat dan membantu kesembuhan orang yang sakit.
  • Lawyer (pengacara), yaitu seseorang yang ahli di bidang hukum, sehingga dipercayai untuk memberikan nasihat dan pembelaan bagi orang lain terkait dengan penyelesaian suatu perkara di pengadilan.
  • Dosen, yaitu seseorang yang ahli dibidang pendidikan tinggi, sehingga mereka mengajar di institusi pendidikan tinggi.

Baca Juga: Pengertian Etika Profesi

Kesimpulan

Untuk menjadi berkecimpung didunia profesi, kamu harus menempuh pendidikan yang tinggi dan memiliki pengalaman pada bidang yang kamu tekuni. Sering sekali para profesional ini dianggap memiliki status sosial yang tinggi karena kontribusinya terhadap layanan publik.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *