Pengertian Redenominasi, Tujuan dan Dampak Bagi Perekonomian

Pengertian Redenominasi, Tujuan dan Dampak Bagi Perekonomian

Pengertian Redenominasi

Pengertian redenominasi adalah penyederhanaan nilai mata uang menjadi lebih kecil tanpa mengubah atau menurunkan nilai tukarnya. Pada saat sebuah negara mengalami inflasi, maka jumlah satuan moneter yang sama akan mempengaruhi daya beli masyarakatnya. Sebagai contoh, harga produk dan jasa yang tertera dengan jumlah yang besar, ketika semakin besar angka-angka tersebut, maka ini akan mempengaruhi transaksi harian serta ketidaknyamanan bagi pelanggan saat harus membawa sejumlah lembaran uang.

Pihak yang berwenang untuk mengatasi masalah tersebut adalah pemerintah dengan regulasi redenominasi yaitu dengan mengganti satuan mata uang lama dengan satuan mata uang yang baru. Biasanya redenominasi merupakan bilangan positif yaitu kelipatan 10, 100, 1000 dan seterusnya. Cara ini disebut dengan “penghapusan angka nol” dalam nominal mata uang.

Baca Juga: Pengertian Sanering

Tujuan Kebijakan Redenominasi

Ada beberapa tujuan dari diberlakukannya redenominasi pada suatu negara, salah satunya untuk mempermudah kegiatan yang berkaitan dengan perekonomian dan transaksi keuangan. Dengan redenominasi pencatatan dan transaksi keuangan jauh lebih sederhana baik dalam penyusunan anggaran suatu negara dan juga dalam bisnis. Untuk perdagangan internasional, kredibilitas mata uang suatu negara dapat meningkat di mata dunia. Jadi, dengan redenominasi akan berdampak pada neraca perdagangan negara bisa lebih baik dan positif.

Dampak Redenominasi

Dampak yang akan dirasakan dari kebijakan redenominasi. Meskipun dampak yang timbul tidak akan mempengaruhi daya beli masyarakat, dan tidak akan berpengaruh besar pada ekonomi mikro. Namun pemerintah harus tepat mengantisipasi dampak buruk (negatif) yang mungkin terjadi jika terburu-buru dalam memberlakukan kebijakan ini.

Ada beberapa negara yang sedikit kewalahan di awal ketika memberlakukan redenominasi ini, seperti Rusia, Korea Utara, Brazil, Argentina, dan Zimbabwe. Sebelum pemerintah Indonesia memberlakukan redenominasi ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti sosialisasi pada masyarakat.

Baca Juga: Pengertian Perekonomian Makro

Agar pemberlakuan redenominasi berjalan mulus, sebaiknnya kondisi suatu negara dalam keadaan stabil, dan harus disosialisasi secara perlahan-lahan. Untuk menghindari kepanikan saat melakukan transaksi, serta high cost adjustment di kalangan pebisnis. Maka harus ada adaptasi, seperti mengubah sistem pencatatan komputerisasi.

Demikian penjelasan pengertian redenominasi, tujuan dan dampak bisa menambah pengetahuan kamu di bidang perekonomian nasional. Semoga bermanfaat.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *