Pengertian Ritel, Fungsi, Peran, dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Ritel, Fungsi, Peran, dan Jenis-Jenisnya
Photo by Mehrad Vosoughi from Pexels

Mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita dengan istilah retail atau ritel dalam bisnis atau perdagangan. Ritel adalah suatu sistem pemasaran paling populer saat ini, walaupun konsep tersebut telah ada selama berabad-abad.

Saat ini dapat kita jumpai berbagai macam ritel baik itu offline dan online. Dengan kemajuan teknologi dan informasi sekarang kita bisa mengakses ritel hanya dari genggaman tangan saja. Dengan bermodalkan koneksi internet ratusan bahkah ribuat produk ritel dapat dijumpai dengan mudah.

Apa Yang Dimaksud Dengan Ritel?

Yang dimaksud dengan ritel adalah kegiatan perdagangan yang melibatkan penjualan barang atau menawarkan jasa secara langsung kepada konsumen akhir. Umumnya, barang yang dibeli dari perusahaan eceran akan digunakan oleh konsumen untuk konsumsi pribadi atau untuk keperluan keluarga dan rumah tangga, bukan untuk tujuan dijual kembali.

Ritel juga dikenal sebagai bisnis eceran, ritel bertindak sebagai perantara pemasaran yang menghubungkan produsen besar atau grosir besar dengan konsumen yang membeli dalam jumlah atau unit kecil. Setelah membeli sejumlah barang dari kelompok usaha yang lebih besar, pedagang grosir atau pengecer akan menjual barang tersebut dengan menetapkan harga tambahan tertentu untuk mendapatkan keuntungan.

Fungsi Ritel Dalam Kegiatan Ekonomi

Berikut ini adalah beberapa fungsi dan manfaat ritel dalam kegiatan distribusi pemasaran:

Menyediakan barang dan jasa yang diperlukan konsumen

Kehadiran retail akan memudahkan konsumen memperoleh barang dan jasa yang diinginkan. Tanpa ritel, konsumen akan kesulitan memenuhi kebutuhannya karena harus membelinya langsung dari produsen besar.

Memberikan keuntungan bagi produsen dan grosir

Selain menguntungkan konsumen dalam hal kemudahan pembelian, bisnis ritel juga dapat memberikan keuntungan finansial kepada produsen dan grosir. Retailer biasanya membeli sejumlah besar stok dari pabrikan. Keuntungan penjualan yang didapat dari pengecer dapat digunakan sebagai modal bagi produsen dan dapat diperbanyak dalam proses produksi barang.

Berperan langsung dalam promosi produk

Pengecer yang telah membeli berbagai produk dari produsen akan mempromosikan produk tersebut kepada konsumen melalui berbagai metode promosi dan strategi periklanan. Kegiatan ini tentunya dapat meningkatkan popularitas produk yang dihasilkan oleh produsen.

Penawaran berbagai macam produk dengan harga berbeda

Biasanya pengecer akan mensuplai berbagai produk dari berbagai produsen. Harga yang ditawarkan juga sangat beragam. Hal ini menciptakan variasi pasar yang berbanding lurus dengan peningkatan kepuasan pelanggan.

Jenis dan Macam Retail

Jenis ritel dapat diklasifikasikan berdasarkan produk yang dijual, kepemilikan, dan lokasi penjualan. Berikut ini penjelasannya:

Berdasarkan produk yang dijual

Tergantung dari produk yang dijual, retail dibedakan menjadi tiga jenis yaitu retail produk yang menjual barang, retail yang menawarkan jasa layanan, dan retail yang menggunakan media tertentu untuk memasarkan produk mereka.

Contoh produk eceran adalah toko mainan dan toko elektronik yang menjual lebih sedikit produk dari pusatnya. Layanan reparasi kendaraan, pemeliharaan armada, serta layanan babysitter dan driver termasuk dalam layanan retail, sedangkan toko non-store mencakup vending machine dan toko online yang tergabung dalam e-commerce marketplace.

Berdasarkan kepemilikan

Terdapat tiga jenis ritel yang diklasifikasikan berdasarkan sifat pemiliknya, yaitu ritel mandiri, waralaba, dan kelompok usaha. Seperti namanya, ritel independen beroperasi secara mandiri tanpa bergabung dengan pihak manapun. Selain itu, toko, warung dan sebagainya adalah beberapa contoh pengecer yang termasuk dalam jenis mandiri.

Berbeda dengan pengecer mandiri yang menjalankan bisnis sendiri, waralaba retail melibatkan perusahaan sentral (pemberi waralaba) dan pengusaha turunan (franchisee) dalam memasarkan produk yang sama. Sedangkan kelompok usaha adalah jaringan ritel yang terhubung satu arah, seperti supermarket atau department store.

Berdasarkan lokasi penjualan

Retail juga dapat dibedakan menurut lokasi penjualan. Ritel yang memiliki akses langsung ke jalan raya umum termasuk dalam jenis mall atau lahan komersial. Sementara itu, terdapat pula business center dan mall yang merupakan gabungan dari para pengusaha grosir yang memasarkan produk dan jasanya di area atau gedung yang sama.

Kesimpulan

Retail merupakan salah satu sistem pemasaran yang sangat populer saat ini karena memiliki pangsa pasar yang cukup besar. Oleh karena itu, dengan mengetahui arti, fungsi, dan berbagai jenis retail bisa dijadikan informasi tambahan bagi kamu yang berencana menjadi retailer atau mengembangkan bisnis sendiri.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *