Pengertian Sistem, Jenis-Jenis, Elemen dan Unsur-Unsur di Dalamnya

Pengertian Sistem, Jenis-Jenis, Elemen dan Unsur-Unsur di Dalamnya
photo by pexels/luis-gomes-166706

Pernah mendengar istilah sistem operasi, sistem informasi, atau sistem demokrasi? Pasti pernah kan, tapi apa sih pengertian sistem itu? Secara bahasa atau etimologis kata “sistem” berasal dari bahasa latin yaitu “systema” dan bahasa yunani (sustema) yang artinya adalah suatu kesatuan yang terdiri atas elemen atau komponen yang dihubungkan untuk memudahkan aliran energi, materi, atau informasi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. (id.wikipedia)

Selain itu, sistem dapat didefinisikan sebagai suatu kesatuan, baik objek abstrak maupun objek nyata yang terdiri dari unsur-unsur atau komponen yang saling berkaitan, saling mendukung, saling bergantung, dan secara keseluruhan saling bersatu dalam satu-kesatuan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Untuk lebih jelasnya mari kita pahami pengertian sistem menurut para ahli.

Pengertian Sistem Menurut Para Ahli

Para ahli telah menjelaskan secara lengkap dan jelas mengenai pengertian sistem, diantaranya sebagai berikut:

Andri Kristanto

Pengertian sistem yaitu “suatu jaringan kerja dari suatu prosedur yang saling berkaitan, berkumpul bersama untuk bisa melakukan aktivitas serta menyelesaikan suatu target tertentu”

Baca Juga: Pengertian Observasi Menurut Para Ahli, Jenis-Jenis Observasi, Serta Tujuan dan Manfaat

Jogiyanto

Definisi sistem adalah “kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu yang menggambarkan berbagai peristiwa/kejadian dan kesatuan yang nyata, seperti benda, tempat, dan juga orang-orang yang betul keberadaannya dan terjadi.”

Indarjit

Arti sistem adalah “kumpulan dari beberapa komponen yang saling memiliki unsur keterkaitan satu dengan lainnya.”

Harijono Djojodihardjo

Pengertian sistem adalah “gabungan objek yang memiliki hubungan secara fungsi dan hubungan antara setiap ciri objek, secara keseluruhan menjadi suatu kesatuan yang berfungsi.”

Jerry Fitz Gerald

Definisi sistem yaitu “suatu jaringan kerja dari beberapa prosedur yang saling berkaitan, berkumpul secara bersama-sama agar dapat menjalankan suatu aktivitas dan mencapai tujuan tertentu.”

Collin Cherry

Makna istilah sistem adalah “suatu keseluruhan yang telah dibentuk dari berbagai macam bagian, variabel, atau suatu ansambel dari berbagai jenis sifat dan bagian-bagian tersebut.”

A. Hall & R. Fagen

Definisi sistem adalah “kumpulan dari objek yang memiliki suatu hubungan antar masing-masing objek termasuk hubungan mengenai sifat-sifat yang mereka miliki.”

Baca Juga: Pengertian Statistik Menurut Para Ahli, Jenis, Fungsi, dan Tujuan

Jenis-Jenis Sistem

Dikutip dari laman maxmanroe, jenis-jenis sistem dibedakan menjadi 2 (dua) kategori, diantaranya yaitu:

1. Sistem Berdasarkan Komponen

Sistem berdasarkan komponen terdiri dari 2 jenis, yaitu:

  1. Sistem Fisik
    Sistem fisik adalah suatu sistem yang mempunyai komponen materi dan energi.
  2. Sistem Non-Fisik
    Sistem non-fisik adalah suatu sistem yang bentuknya bersifat abstrak, seperti konsep, idea, dan lainnya.

2. Sistem Berdasarkan Keterbukaan

Sistem berdasarkan keterbukaan terdiri dari 2 jenis, yaitu:

  1. Sistem Terbuka
    Sistem terbuka maksudnya adalah sistem yang dapat dipengaruhi oleh pihak eksternal disebabkan karena adanya akses yang dibuka atau terbuka.
  2. Sistem Tertutup
    Sistem tertutup maksudnya adalah sistem yang tidak dapat dipengaruhi oleh pihak eksternal karena aksesnya ditutup atau tertutup.

Elemen dan Unsur-Unsur Di Dalam Sistem

Terdapat 7 (tujuh elemen pembentuk suatu sistem, diantaranya adalah:

  • Tujuan (Goals)
    Semua sistem yang diciptakan memiliki tujuan (goal). Tujuan inilah yang memotivasi arah sistem bekerja. Jika, sistem tidak memiliki tujuan akan tidak terkendali dan terarah. Dan setiap sistem memiliki tujuan yang berbeda-beda.
  • Masukan (Input)
    Masukan sistem (input) merupakan segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem yang selanjutnya akan diproses. Masukan dapat berbentuk fisik (berwujud atau tampak) atau tidak berbentuk (abstrak). Contoh masukan, seperti bahan mentah, atau informasi.
  • Proses (Process)
    Proses (process) adalah bagian yang bertugas melakukan transformasi atau perubahan dari masukan (input) menjadi keluaran (output) yang memiliki nilai dan berguna.
  • Keluaran (Output)
    Keluaran (output) adalah hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, output dapat berupa suatu informasi, cetakan laporan, saran, dan lain sebagainya.
  • Batas (Boundary)
    Batas sistem (boundary) adalah pemisah antara sistem dan lingkungan diluar sistem. Batas-batas ini akan menentukan ruang lingkup, konfigurasi, serta kemampuan sistem.
  • Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik (Control Mechanism and FeedBack)
    Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan adanya umpan balik (feedback). Umpan balik tersebut digunakan untuk mengendalikan masukan dan proses, serta bertujuan untuk mengatur sistem berjalan sesuai dengan tujuan (goal)
  • Lingkungan (Environment)
    Lingkungan (environment) adalah segala sesuatu yang ada di luar sistem. Lingkungan dapat mempengaruhi operasi sistem dalam artian bisa menguntungkan atau bahkan bisa merugikan sistem tersebut.

Baca Juga: Pengertian Komunikasi, Fungsi, Tujuan, Dan Jenis-Jenis Komunikasi

Unsur-Unsur di dalam sebuah sistem, yaitu:

  • Objek (Object), sesuatu yang berupa variabel, elemen, atau bagian, dan dapat berbentuk fisik, atau abstrak, atau juga keduanya sekaligus.
  • Atribut (Attribute), hal yang menentukan sifat kepemilikan objek dan sistemnya, atau kualitasnya.
  • Hubungan Internal, hubungan yang terjadi antara objek-objek di dalam sistem.
  • Lingkungan (Environment), tempat dimana sistem dibangun atau berada.

Kesimpulan

Dengan mempelajari pengertian sistem secara tepat akan memudahkan kita untuk menciptakan sistem yang memiliki nilai dan berguna untuk masyarakat.Semoga pembahasan ini bermanfaat.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *