Pengertian Storyboard, Fungsi, Manfaat, Dalam Berbagai Bidang

Pengertian Storyboard, Fungsi, Manfaat, Dalam Berbagai Bidang
Photo by Martin Lopez from Pexels

Film atau tayangan iklan yang sering muncul di TV dan media online, selalu ada storyboard dalam produksinya. Storyboard umumnya dibuat oleh script writer atau sutradara. Dalam seni peran, istilah ini sangat umum digunakan. Di dalam pemaparan pengertian storyboard menjelaskan secara rinci mengenai fungsi dan perannya.

Sebagai sastrawan atau marketing sudah seharusnya memahami secara detail apa itu storyboard? Apa pengertian storyboard menurut para ahli? Apa fungsi dan manfaat nya? Bagaimana cara membuatnya? Serta, dalam bidang apa saja storyboard digunakan?

Apa Itu Storyboard?

Beberapa orang beranggapan bahwa storyboard adalah peta atau deskripsi dari cerita utama sebuah video. Secara umum pengertian storyboard adalah kumpulan sketsa gambar yang disusun secara berurutan dan disesuaikan dengan naskah sehingga ide cerita dapat dengan mudah tersampaikan.

Saat ini, storyboard digunakan dalam berbagai bidang, seperti perfilman, animasi, hingga dunia periklanan. Dalam prosesnya, sutradara dan sinematografer akan membahas sepenuhnya adegan-adegan tersebut dan kemudian menghubungi artis storyboard untuk menerjemahkan idenya tersebut ke dalam rangkaian gambar-gambar.

Dari sini akan dibuat desain pemotretan. Script ini memberikan gambaran yang jelas kepada para pemain dan kru agar bisa berfungsi dengan baik.

Pada prinsipnya, storyboard terdapat penataan visual dari scene yang akan dikerjakan. Tidak hanya itu, skrip grafis juga penting bagi editor agar ia dapat mengatur adegan yang berbeda sesuai dengan skenario yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Teks Deskripsi, Struktur, Jenis, Kaidah, dan Contohnya

Pengertian Storyboard Menurut Para Ahli

Beberapa ahli telah menjelaskan tentang pengertian storyboard secara rinci, antara lain:

1. Giuseppe Cristiano

Yang dimaksud dengan storyboard adalah sketsa atau draf suatu produksi dalam bentuk rangkaian gambar.

2. John Halas

Pengertian storyboard adalah rangkaian gambar yang dibuat secara manual untuk memberikan gambaran / penjelasan suatu alur cerita.

3. Martin Luther

Pengertian storyboard adalah gambaran dari setiap adegan yang bertujuan untuk menjelaskan / mendeskripsikan objek multimedia dan memperlakukannya dengan jelas.

Fungsi, Manfaat dan Tujuan Storyboard

Seperti yang telah dijelaskan diatas, storyboard berfungsi sebagai sarana penyampaian ide atau gagasan kepada orang lain dalam bentuk gambar. Storyboard berisi informasi pendukung seperti pesan teks, penjelasan gambar, audio, dan lainnya.

Ada banyak kegunaan dari storyboard, baik dalam industri hiburan, maupun dalam bisnis dan pendidikan. Berikut beberapa di antaranya:

Dunia BisnisIndustri HiburanDunia Pendidikan
Mempromosikan ide produk dan jasaPlanning pengambilan gambar dalam video (film, vlog, iklan, acara TV, dan lain-lain)Meringkas teks
Membuat instruksi tutorialsMerencanakan narasi dalam pemuatan animasiMembuat cerita bergambar
Memberikan gambaran hasil dari suatu kampanye pemasaranMerencanakan tata panggung dan dekorasiMelacak karakter dalam teks
Mempresentasikan gagasan kepada klien atau partner bisnisMerencanakan dalam pembuatan novel atau komikMenunjukan langkah-langkah dalam suatu eksperimen

1. Fungsi storyboard

Secara rinci di bawah ini adalah beberapa fitur umum storyboard:

  • Memberikan penjelasan cerita berdasarkan gambaran besarnya, dari awal cerita, ke bagian tengah, ke akhir cerita.
  • Storyboard berfungsi sebagai sarana untuk merencanakan video atau film pendek.
  • Fungsi terpenting dari storyboard yaitu untuk memfasilitasi penciptaan dan pemahaman sebuah cerita.

2. Manfaat storyboard

Storyboarding akan memberikan keuntungan yang besar kepada sineas dalam menyampaikan ide dan gagasannya. Dan menjadi lebih mudah bagi orang lain untuk memahami ide-ide yang disajikan kepada mereka. Berikut ini beberapa manfaat storyboard:

  • Membantu proses produksi film menjadi lebih cepat
  • Membantu menampilkan sisi artistik dari sebuah video atau film pendek.
  • Membantu memberikan detail tentang tata letak visual setiap adegan.

3. Tujuan pembuatan storyboard

Berikut beberapa tujuan pembuatan storyboard:

  • Untuk memudahkan dan mempercepat proses pembuatan film, baik film pendek maupun film layar lebar
  • Agar lebih mudah bagi orang lain untuk memahami alur dan isi cerita yang akan disampaikan.
  • Agar lebih memudahkan pembuat film untuk memvisualisasikan idenya.
  • Memudahkan dalam menyampaikan alur naratif dari sebuah cerita.
  • Memandu tim yang terlibat dalam pembuatan film / video (sutradara, aktor, dan tim) agar dapat bekerja secara optimal.

Baca Juga: Pengertian Promosi Menurut Para Ahli

Penggunaan Storyboard Diberbagai Bidang

Berikut ini merupakan penggunaan storyboard untuk berbagai bidang bisnis, seni, serta pendidikan.

1. Storyboard dalam pembuatan film

Dalam industri perfilman, storyboard juga dikenal sebagai shooting board. Pengertian storyboard dalam film adalah sekumpulan gambar yang memuat peristiwa dalam film. Bentuk storyboarding dalam film ini tentunya berupa komik khusus yang bisa diambil sebelum menjalankan proses produksinya.

Keunggulan storyboard dalam film sangat banyak. Ini membantu sutradara, klien terkait periklanan, pembuat film, dan lainnya menemukan kelemahan yang mungkin timbul. Tidak hanya itu, skrip grafik akan membantu mereka menemukan gambaran biaya produksi dan waktu yang dibutuhkan.

2. Storyboard pada pementasan teater

Banyak orang mengira bahwa papan cerita tidak digunakan di teater. Nyatanya, skrip grafis ini masih digunakan untuk menentukan desain yang dibutuhkan.

3. Storyboard dalam pembuatan animasi

Meskipun dalam dunia animasi sudah terdapat gambar yang bergerak, namun terlihat jelas bahwa storyboard masih digunakan untuk mendeskripsikan bagaimana ide-ide cerita muncul dalam gambar. Tentunya hal ini juga berkaitan dengan posisi kamera, masalah waktu, dan list tertentu yang dibutuhkan untuk produksi film-film animasi.

4. Storyboard pada periklanan

Dunia periklanan itu sendiri pada dasarnya sama seperti film yang dijelaskan pada poin sebelumnya, pada storyboard digunakan untuk membuat gambaran suatu adegan atau ide iklan.

5. Storyboard dalam bisnis

Khususnya di dunia bisnis, penggunaan storyboard juga sangat diperlukan. Hal ini berkaitan dengan sifat konsumen yang cenderung lebih mudah mengingat informasi bila dikemas dalam bentuk cerita.

Tentu saja, ini adalah sesuatu yang unik daripada menunjukkan contoh dan memberikan deskripsi yang membosankan. Nah, kuncinya adalah memberi karakter yang bisa mewakili cerita terkait produk. Selain berkaitan dengan periklanan, storyboard ini juga bisa digunakan untuk hal lain dalam berbagai keperluan bisnis, misalnya:

  • Bernegosiasi dengan pelanggan
  • Story telling
  • Customer journey mapping
  • Untuk bimbingan atau pelatihan dalam percakapan yang sulit dijabarkan
  • Untuk mendemonstrasikan suatu proses (dapat product atau service)

6. Storyboard dalam dunia pendidikan

Ada beberapa aspek pendidikan yang dapat diserap dan dapat digunakan untuk kegiatan pengajaran. Bahkan, penerapan storyboard dapat memudahkan siswa dalam menyerap lebih banyak materi karena disusun dalam konsep yang sederhana. Jadi, penggunaan gambar-gambar ini lebih efektif daripada narasi sederhana. Beberapa fungsi utama storyboard dalam dunia pendidikan meliputi:

  • Membuat narasi
  • Ringkasan teks
  • Membuat ilustrasi
  • Membantu menghafal kosa kata
  • Membantu presentasi
  • dan lainnya.

Baca Juga: Pengertian Strategi Pemasaran, Konsep, Ciri, Fungsi dan Tujuan

Cara Membuat Storyboard Yang Baik dan Benar

Membuat storyboard cukup mudah bagi kebanyakan orang. Namun melalui ilustrasi, terdapat beberapa langkah dalam membuat storyboard:

  • Cara pertama adalah membuat detail naskah
  • Mencatat poin-poin penting yaitu ide dan konsep yang akan dijadikan acuan storyboard.
  • Tentukan media yang akan dimasukkan ke dalam storyboard. Bisa dalam bentuk gambar tangan atau aplikasi komputer.
  • Membuat sketsa kasar plot storyboard, disertai penjelasan dan deskripsi dalam pembuatan video / film tersebut.
  • Visualisasikan adegan utama secara nyata.

Storyboard yang dibuat harus dilengkapi dengan informasi berikut:

  1. Sketsa / deskripsi layar, halaman / frame
  2. Warna, bentuk dan ukuran grafis jika yang diperlukan
  3. Naskah atau teks asli
  4. Jika Anda menggunakan teks, kami sarankan Anda menyertakan informasi tentang warna, ukuran dan jenis tulisan
  5. Narasi (bila diperlukan)
  6. Animasi (bila diperlukan)
  7. Video (bila diperlukan)
  8. Audio (bila diperlukan)
  9. Interaksi dengan publik (bila diperlukan)

Contoh Video Storyboard

Source: youtube/The Media Insider

Kesimpulan

Dalam prakteknya storyboard akan memudahkan dalam pembuatan video film atau video yang bersifat komersial. Para ilustrator menjadi orang yang mampu membuat storyboard untuk berbagai keperluan.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *