Pengertian Sumber Daya Alam dan Jenis-Jenisnya

Pengertian Sumber Daya Alam dan Jenis-Jenisnya
photo by pexels/umaraffan499

Setiap negara di dunia memiliki sumber daya alamnya masing-masing. Namun, Apa sih yang dimaksud dengan sumber daya alam (SDA) tersebut? Mengapa beberapa negara kesulitan mengelola sumber daya alamnya? Dan apa dampak jika pengelolaan sumber daya alam tidak baik? Mari kita bahas satu persatu.

Pengertian sumber daya alam adalah segala sesuatu yang bersumber dari alam baik itu tanah, air, hutan, sinar matahari dan lainnya, yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ada juga yang menjelaskan bahwa, sumber daya alam adalah semua zat dan bahan seperti mineral, tanah hutan, dan air yang terdapat di alam dan dapat dimanfaatkan untuk keuntungan finansial bagi manusia.

Alam sebagai sumber kehidupan bagi manusia, telah menyediakan makanan, minuman, dan kebutuhan lainnya untuk keberlangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya. Jadi dapat disimpulkan, SDA adalah kekayaan alam berupa biotik dan abiotik yang dapat digunakan untuk memenuhi segala kebutuhan hidup manusia.

Baca Juga: Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

Sumber Daya Alam Menurut Pendapat Para Ahli

Para ahli telah melakukan penelitian yang mendalam mengenai sumber daya alam, sehingga mereka dapat meyimpulkan definisinya, diantaranya sebagai berikut:

1. Soerianegara

Pengertian sumber daya alam adalah “semua unsur-unsur pada lingkungan alam, baik fisik dan hayati yang manusia butuhkan dalam pemenuhan segala kebutuhannya guna meningkatkan kesejahteraan hidup bersama.”

2. J. A. Katili

Pengertian sumber daya alam adalah “semua unsur tata lingkungan biofisik yang potensial untuk memenuhi kebutuhan manusia.”

3. Walter Isard

Sumber daya alam adalah “keadaan lingkungan dan sumber bahan-bahan mentah yang digunakan oleh manusia dengan tujuan memenuhi segala kebutuhan dan memperbaiki kesejahteraan.”

4. Valentine Jackson Chapman

SDA adalah “hasil penilaian manusia terhadap unsur-unsur yang ada pada lingkungan hidup dan yang diperlukan, seperti resources (sumber daya), total stock (persediaan total), dan reserve (cadangan).

5. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Definisi pengertian sumber daya alam adalah “segala potensi alam yang dapat dikembangkan untuk proses produksi.”

Baca Juga: Pengertian Manajemen Produksi Menurut Para Ahli

Fungsi dan Manfaat Sumber Daya Alam

Mengacu pada definisi SDA yang memberikan banyak manfaat bagi manusia. Berikut ini beberapa manfaat sumber daya alam secara spesifik:

  • Alam Sebagai Sumber Bahan Makanan
    Alam menjadi sumber utama untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia, seperti air, tumbuhan, dan hewan yang menjadi sumber bahan makanan dan minuman yang dibutuhkan manusia untuk bertahan hidup. Contohnya, sayuran, daging, dan bahan makanan lainnya yang tersedia di alam.
  • Alam Sebagai Sumber Bahan Bakar & Energi
    Dengan kemampuan manusia yang dapat mengubah sumber-sumber yang tersedia dari alam menjadi energi untuk memenuhi kebutuhannya. Contohnya, sumber mineral bumi yang dikonversi menjadi bahan bakar kendaraan, dan cahaya matahari yang dapat diubah menjadi energi listrik.
  • Menjaga Keseimbangan
    Selain menjadi sumber utama pemenuhan kebutuhan manusia, SDA juga berfungsi sebagai penjaga keseimbangan. Jadi, saat alam dieksploitasi secara berlebihan maka akan menimbulkan ketidak seimbangan alam.
  • Alam Untuk Pengembangan Teknologi
    Teknologi dan inovasi yang dilakukan manusia diberbagai bidang selalu membutuhkan bantuan alam agar dapat menghasilkan teknologi yang terbarukan. Maka alam berfungsi sebagai pemasok nomor satu yang tidak bisa digantikan.

Jenis dan Macam-Macam Sumber Daya Alam

SDA dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis berdasarkan sumber, sifat, dan penggunaannya. Adapun penjelasannya sebagai berikut:

1. Sumber Daya Alam Berdasarkan Sumbernya

Berdasarkan sumbernya, SDA dibagi menjadi 2 (dua) macam, yaitu biotik dan abiotik.

  • Sumber Daya Alam Hayati (Biotik), yaitu SDA yang berasal dari makhluk hidup. Contohnya, hewan tumbuhan, dan mikroorganisme. SDA yang berasal dari hewan akan menghasilkan daging, telur, ikan, dan lainnya. Sedangkan sumber daya nabati adalah produsen utama rantai makanan yang menghasilkan oksigen, sayuran, buah-buahan, rempah-rempah, rumput, daun-daunan, kayu, dan lainnya.
  • Sumber Daya Aalam Non Hayati (Abiotik), yaitu SDA yang berasal dari unsur-unsur alam atau benda mati yang tidak bernyawa. Contohnya, udara, air, tanah, batuan, sinar matahari, mineral, bahan tambang, dan lainnya.

2. Sumber Daya Alam Berdasarkan Sifatnya

Berdasarkan sifatnya, SDA dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu:

  • Sumber Daya Alam Yang Dapat Diperbaharui (Renewable), yaitu sda yang dapat digunakan berulang-ulang dan tidak dapat habis karena bisa diperbaharui oleh alam secara terus menerus. Walaupun begitu, penggunaan SDA jenis ini harus dikelola secara bijaksana dan perlu adanya upaya pelestarian. Contohnya, tumbuhan, hewan, tanah, air, udara, sinar matahari, dan lain sebagainya.
  • Sumber Daya Alam Yang Tidak Dapat Diperbaharui (Non Renewable), yaitu SDA yang jumlahnya relatif terbatas sehingga berpotensi akan habis atau punah jika digunakan secara terus-menerus. Adapun yang termasuk dalam SDA jenis ini adalah produk-produk tambang. Contohnya, batubara, logam, mineral, minyak bumi, dan lainnya.

Baca Juga: Pengertian Manajemen Operasional Menurut Para Ahli

3. Sumber Daya Alam Berdasarkan Kegunaannya

Berdasarkan kegunaannya, sda ini dapat dibedakan menjadi 2 jenis:

  • Sumber Daya Alam Penghasil Energi, yaitu segala kekayaan yang bersumber dari alam yang dapat menghasilkan energi yang dibutuhkan manusia. Contohnya, sinar matahari, air sungai, udara, gas bumi, ombak laut, dan lainnya.
  • Sumber Daya Alam Penghasil Bahan Baku, yaitu segala kekayaan yang bersumber dari alam yang dapat menghasilkan suatu benda atau barang yang memiliki nilai jual dan manfaat bagi manusia. Contohnya, hasil pertanian, hasil hutan, hasil peternakan, barang-barang tambang, dan lain sebagainya.

Kesimpulan

Dengan menjaga kelestarian sumber daya alam, kita dapat memastikan keberlangsungan hidup untuk generasi saat ini dan yang akan datang.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *