Pengertian Toleransi, Ciri, Manfaat, Fungsi, dan Sikap Bertoleransi

Pengertian Toleransi, Ciri, Manfaat, Fungsi, dan Sikap Bertoleransi
img by kompasiana.com

Secara bahasa atau etimologis, “toleransi” berasal dari bahasa latin kuno yaitu “tolerare” yang maknanya adalah menahan diri, sabar, atau membiarkan sesuatu terjadi. Sehingga definisi toleransi secara bahasa adalah sebuah perilaku saling menghormati antar sesama umat manusia dengan norma dan aturan yang berlaku di dalam masyarakat.

Lalu, ada juga yang mengartikan toleransi merupakan kemauan atau kemampuan seseorang untuk bersikap menahan diri dan sabar terhadap sesuatu yang terjadi, khususnya pada perbedaan opini, pandangan, budaya, agama atau perilaku orang lain yang mungkin tidak disetujui.

Pengertian Toleransi Menurut Para Ahli

Para ahli telah menjelaskan secara lengkap mengenai pengertian toleransi, diantaranya yaitu:

W. J. S. Poerwadarminta

Pengertian toleransi adalah “sikap menenggang berupa menghargai serta memperbolehkan suatu pandangan atau pendapat yang berbeda.”

Max Isaac Dimont

Definisi toleransi yaitu “pengakuan masyarakat yang majemuk yang mengakui perdamaian serta menunjukan perilaku dan sikap yang tidak menyimpang dari norma dan aturan, serta menghormati dan menghargai setiap tindakan orang lain.”

Michael Wazler

Makna toleransi adalah “sikap keniscayaan yang harus ada di dalam kehidupan bermasyarakat.”

Friedrich Heiler

Arti toleransi adalah “sikap mengakui adanya pluralitas agama dan menghargai semua agama tersebut.”

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Pengertian toleransi adalah “sikap atau perilaku toleran; batas ukur untuk penambahan atau juga pengurangan yang masih dibolehkan; penyimpangan yang masih dapat diterima dalam pengukuran kerja.”

Baca Juga: Pengertian Integrasi Nasional, Faktor-Faktor, Syarat, dan Contohnya

Ciri dan Karakteristik Sikap Toleransi

Berikut ini ciri-ciri sikap toleransi terhadap sesama:

  • Menghargai pandangan dan pendapat orang lain yang berbeda.
  • Memberikan kebebasan umat agama lain beribadah.
  • Menghormati dan menghargai orang lain walaupun berbeda suku, ras, dan agama.
  • Memberikan kesempatan yang sama kepada orang lain, walaupun berbeda suku, ras, budaya, atau agama.
  • Berbuat baik tanpa memandang perbedaan suku, ras, atau agama.

Manfaat dan Tujuan Toleransi

Berikut ini beberapa manfaat yang akan kita rasakan jika menerapkan sikap-sikap toleransi di masyarakat:

  • Meningkatkan rasa nasionalisme.
  • Meningkatkan rasa persaudaraan sebangsa dan setanah air.
  • Memudahkan dalam pembangunan ekonomi nasional.
  • Meningkatkan keimanan.
  • Memudahkan dalam mencapai kata mufakat.

Contoh-Contoh Sikap Toleransi

Berikut ini beberapa contoh sikap saling toleransi antar sesama manusia:

  1. Saling gotong-royong dan tolong menolong sesama warga tanpa ada membeda-bedakan.
  2. Membantu penyelenggaraan acara keagamaan yang berbeda.
  3. Turut menjaga kedamaian dan keharmonisan di dalam masyarakat yang majemuk.
  4. Menghormati dan menghargai hak serta kewajiban orang lain.

Baca Juga: Pengertian Demokrasi Menurut Para Ahli, Sejarah, Dan Jenis-Jenisnya

Kesimpulan

Dengan memahami definisi toleransi akan membuat kita lebih menghargai perbedaan yang orang lain miliki sehingga terciptanya keharmonisan dalam masyarakat yang majemuk. Semoga pembahasan ini bermanfaat.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *