Penjelasan Lengkap Mengenai Teks Eksplanasi, Ciri, Struktur, dan Kaidah Penulisan

Penjelasan Lengkap Mengenai Teks Eksplanasi, Ciri, Struktur, dan Kaidah Penulisan
photo by pexels/pixabay

Teks eksplanasi dapat didefinisikan sebagai sebuah susunan teks yang menjelaskan mengenai tahapan dan proses “mengapa” serta “bagaimana” terjadinya suatu peristiwa atau fenomena yang berhubungan dengan ilmiah, sosial, budaya, dan alam. Ada juga yang menjelaskan bahwa pengertian teks eksplanasi adalah suatu teks maupun paragraf yang isinya menjelaskan suatu informasi tentang proses terjadi sebuah fenomena, baik itu kejadian alam, sosial, budaya, atau ilmu pengetahuan. Jenis teks ini sering ditemukan dalam buku-buku sejarah, geografi, dan sains.

Semua peristiwa atau fenomena yang terjadi di sekitar kita pasti ada suatu proses serta hubungan sebab-akibat dengan fenomena lainnya. Teks ini bertujuan untuk memberi penjelasan mengenai hubungan sebab-akibat peristiwa tersebut dengan menggunakan aspek pertanyaan “mengapa” serta “bagaimana” sebuah peristiwa dapat terjadi.

Struktur Dalam Teks Eksplanasi

Bersumber dari situs maxmanroe.com, ada 3 (3) struktur dalam teks penjelasan, berikut diantaranya:

Sebuah Pernyataan Umum

Pada bagian ini teks memuat tentang sebuah pernyataan umum mengenai peristiwa atau topik yang dibahas. Umumnya berupa penjelasan atau pengenalan singkat tentang fenomena yang akan dijelaskan.

Bagian Deretan Penjelas

Pada bagian ini berisi informasi tentang sebab-akibat suatu fenomena atau peristiwa. Deretan penjelasan ini disusun secara secara berurutan sehingga dapat menjelaskan suatu peristiwa dari awal sampai akhir.

Bagian Interpretasi

Pada bagian ini teks ditutup, namun bukan suatu keharusan. Bagian interpretasi ini berisi tentang kesimpulan dari pernyataan umum dari deretan penjelasan peristiwa yang dibahas.

Baca Juga: Pengertian Teks Eksposisi, Ciri, Jenis, dan Kaidah Penulisan

Jenis-Jenis Teks Eksplanasi

Berikut ini beberapa jenis explanation text yang banyak ditemukan dalam artikel ilmiah atau buku.

1. Teks Eksplanasi Teoritis (Theoretical Explanatory Text)

Teks jenis ini adalah teks yang berisi tentang spekulasi atau kemungkinan yang dapat terjadi dibalik suatu fenomena. Contohnya, fenomena gempa bumi yang mungkin bisa memicu terjadinya bencana alam lainnya.

2. Teks Eksplanasi Sequential (Sequential Explanatory Text)

Teks jenis ini yaitu teks yang menjelaskan secara rinci proses dan tahapan terjadinya suatu fenomena. Contohnya, siklus kehidupan rantai makanan.

3. Teks Eksplanasi Faktorial (Factorial Explanatory Text)

Teks jenis ini yaitu teks yang menjelaskan mengenai efek dan hasil suatu proses. Contohnya, efek terjadinya penjajahan.

4. Teks Eksplanasi Kausal (Causal Explanatory Text)

Teks ini adalah jenis teks yang menjelaskan penyebab atau asal-muasal terjadinya perubahan pada suatu hal secara berurut dan bertahap. Contonya, proses terbentuknya embrio pada janin.

Baca Juga: Pengertian Teks Prosedur, Ciri, Fungsi, dan Contohnya

Ciri-Ciri dan Karakteristik Teks Eksplanasi

Ada beberapa ciri atau karakteristik explanatory text, diantaranya adalah:

  1. Topik yang dibahas adalah fenomena yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan bersifat ilmiah.
  2. Penjelasan menggunakan tanda yang berurutan, seperti pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya.
  3. Informasi yang disampaikan adalah fakta tanpa ada ditambahkan dengan opini penulis.
  4. Terdiri dari 3 struktur teks, yaitu bagian pernyataan umum, bagian deretan penjelas, dan bagian interpretasi.
  5. Jenis teks bersifat informatif yang tidak berusaha untuk mempengaruhi pembaca untuk mempercayai topik yang dibahas.

Kaidah Bahasa Dalam Teks Eksplanasi

Berikut ini beberapa kaidah bahasa yang terdapat dalam teks eksplanasi, diantaranya sebagai berikut:

  • Pembahasan topik bersifat umum, bukan partisipasi manusia. Contohnya, bencana alam gempa, tsunami, badai, gunung meletus, dan lainnya.
  • Penulisan bertujuan untuk menjustifikasi bahwa sesuatu yang dijelaskan itu benar adanya.
  • Dalam penulisannya menggunakan kalimat-kalimat pasif.
  • Dalam penulisannya banyak menggunakan kata-kata konjungsi kausal dan waktu, seperti pertama, kemudian, sebelum, jika, sehingga.
  • Banyak menggunakan kata kerja aktif seperti verba relasional dan verba material.
  • Dalam penulisannya harus banyak menggunakan istilah-istilah ilmiah.

Baca Juga: Pengertian Fiksi, Jenis, Ciri dan Karakteristik, Beserta Contohnya

Kesimpulan

Dengan memahami pengertian explanatory text akan memudahkan kita dalam menentukan explanatory text dalam suatu karya ilmiah atau buku-buku sains. Semoga pembahasan ini bermanfaat.

1 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *